
Alexa pun memutuskan untuk segera membersihkan diri setelah merasa cukup bermalas-malasannya.
Tepat saat Alexa akan beranjak dari ranjangnya, Diego menarik tangannya sehingga dia pun terjatuh ke atas dada bidang sang suami.
"Kak." ucap Alexa memelas agar sang suami mau melepaskannya
"Kita mandi bersama." ucap Diego masih dengan posisi memeluk sang istri yang berada di atas tubuhnya
"Hanya mandi." balas Alexa yang di jawab anggukan kepala oleh sang suami dan segera melepaskan pelukannya terhadap sang istri.
Alexa pun segera beranjak dan menuju ke kamar mandi dengan sang suami mengikuti di belakangnya.
Setelah menghabiskan waktu 30 menit, Alexa dan sang suami pun keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan jubah mandi saja.
Alexa segera membongkar kopernya untuk mengambil pakaiannya beserta pakaian sang suami.
Selesai bersiap,mereka pun keluar dari kamar dan langsung menuju ke lantai bawah.
Nampak pak Damar tengah berdiri di dapur dengan banyak belanjaan di meja dapur.
"Bapak yang belanja ?" tanya Alexa yang membuat Damar langsung menoleh ke asal suara
"Selamat pagi nona dan tuan,iya saya yang belanja karena ini merupakan salah satu tugas saya." jawabnya sambil menunduk hormat
"Selamat pagi pak, dan terima kasih, bapak istirahatlah biar saya siapkan sarapan." ucap Alexa sembari menghampiri Damar
"Mohon maaf sebelumnya nona,tapi dengan berat hati saya harus menolak tawaran anda karena istri saya sudah menunggu di rumah." ucap Damar sopan
"Baiklah, saya tidak mau membuat istri bapak menunggu lebih lama lagi, pergilah biar saya yang melanjutkan untuk menyusun belanjaan ini, sampaikan salam saya untuk istri bapak." ucap Alexa
"Terima kasih nona, saya permisi, mari tuan muda." ucapnya undur diri
Alexa pun kembali menyusun berbagai macam belanjaan yang sudah di beli oleh pak Damar.
"Mau masak apa ?" tanya Diego sembari menyusun buah di atas piring
"Kakak ingin sarapan apa ?" tanya balik Alexa sambil menoleh ke arah sang suami
"Apapun yang kamu siapkan pasti aku akan memakannya sayang." jawab Diego
Alexa pun mengecek rice cooker yang ternyata sudah ada nasi yang di yakini Pak Damar lah yang sudah memasaknya.
"Kita buat nasi goreng saja ya kak, sepertinya pak Damar sudah memasakkan nasi untuk kita." ucap Alexa sembari menunjukkan nasi yang sudah matang
"Apapun sayang." jawab Diego
Alexa pun segera menyiapkan bahan-bahan yang akan di gunakannya untuk membuat nasi goreng.
__ADS_1
Sebelum memasak nasi goreng, Alexa lebih dulu membuatkan kopi untuk sang suami.
"Ini kopinya kak." ucap Alexa sembari menyodorkan 1 cangkir kopi kepada sang suami yang tengah duduk di kursi makan sembari memainkan ponselnya.
"Terima kasih sayang." ucap Diego sembari menatap sang istri
Alexa pun kembali berkutat dengan peralatan masaknya untuk segera memasak nasi goreng.
Butuh waktu 30 menit untuk Alexa menyelesaikan acara memasaknya.
Alexa pun membawa 2 piring nasi goreng ke meja makan.
"Nasi goreng spesial ala chef Alexa." ucap Alexa sembari meletakkan 1 piring nasi goreng ke hadapan sang suami.
Diego hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah sang istri.
Alexa pun segera mendudukkan dirinya di samping sang suami.
"Selamat makan." ucap Alexa sembari menyendokkan nasi goreng ke mulutnya, sementara Diego terus menatap sang istri yang tengah menyantap nasi gorengnya.
Alexa yang merasa di perhatikan pun langsung menoleh ke arah samping dan mendapati sang suami yang tengah menatapnya sambil tersenyum.
"Apa ada yang salah ?" tanya Alexa sembari menepuk pipinya sendiri
"Kamu cantik." ucap Diego
"Apa ?" tanya balik Diego setelah tersadar dari lamunannya
"Kakak bicara apa ?" tanya Alexa lagi
"Memang aku bicara apa ?" tanya balik Diego yang di jawab gelengan kepala oleh Alexa
"Makanlah, bukankah hari ini kita akan ke universitas." ucap Alexa yang di jawab anggukan kepala oleh sang suami
Diego pun segera menyantap sarapannya sebelum kembali kehilangan fokusnya karena terus menatap istri cantiknya.
Selesai sarapan, Alexa pun membersihakan dapur terlebih dahulu sebelum akhirnya pergi ke universitas.
"Ayo." ajak Alexa yang sudah siap kepada sang suami yang tengah memainkan ponselnya di ruang tamu.
Mendengar suara lembut sang istri, Diego pun menoleh ke sumber suara dan tersenyum.
Dimasukkannya ponselnya ke dalam saku celana dan segera beranjak dari sofa yang di dudukinya.
"Ayo." balas Diego sembari menggenggam tangan sang istri.
Mereka pun berjalan beriringan meninggalkan apartemen untuk menuju ke universitas.
__ADS_1
Diego mengendarai mobilnya yang memang sudah di sediakan oleh sang Daddy.
Tidak membutuhkan waktu lama mobil yang di kendarai Diego memasuki gerbang Universitas Oxford.
Kedatangan mereka langsung menjadi pusat perhatian karena memang mobil yang di kendarai oleh Diego adalah mobil sport keluaran terbaru yang hanya bisa di miliki oleh orang-orang tertentu.
Begitu Diego dan Alexa keluar dari mobil, mereka langsung menjadi pusat perhatian oleh seluruh penghuni kampus yang kebetulan melihat mereka.
Bisik-bisik pun mulai terdengar di telinga Diego dan Alexa begitu mereka berjalan menyusuri koridor.
"Ya ampun, dia tampan sekali." histeris mahasiswi 1
"Iya benar, mimpi apa aku semalam bisa melihat pangeran tampan." mahasiswi 2
"Tapi sayang sudah ada pawangnya." mahasiswi 3 sendu
"Lihatlah, yang cewek juga cantik dan imut." mahasiswi 4
"Iya betul, aku yang cewek aja mengakui kecantikannya." mahasiswi 1
"Ya kau benar, kita bahkan tidak ada apa-apanya kalau di bandingkan dengannya." mahasiswi 2
"Sudah lebih baik sekarang kita ke kelas saja." mahasiswi 3
Mereka yang membicarakan Diego dan Alexa pun segera meninggalkan koridor untuk menuju ke kelasnya masing-masing.
Sementara yang di bicarakan hanya acuh saja dengan menampilkan wajah datarnya, berbeda dengan Alexa yang sesekali membalas sapaan mereka dengan tersenyum manis.
"Lihatlah betapa mereka memuja ketampanan kakak." bisik Alexa membuat sang suami menoleh ke arahnya sambil mengedikkan bahunya acuh.
"Ish, menyebalkan." ucap Alexa yang tidak mendapat jawaban.
Diego yang melihat sang istri merajuk pun langsung merangkul pundaknya.
"Biarkan mereka berkata apa,aku hanya akan menjadi milikmu." ucap Diego membuat Alexa bersemu merah karena malu.
Alexa pun sontak mencubit pinggang sang suami membuat Diego mengaduh kesakitan tanpa melepaskan rangkulannya.
Mereka pun melanjutkan perjalanannya untuk menuju ke ruang dosen.
Setelah urusan di kampus selesai,Diego pun berniat untuk mengajak sang istri singgah di rumah lamanya sebelum nantinya akan mengajak sang istri berjalan-jalan menikmati indahnya kota London,kota kelahiran Diego.
"Kita singgah sebentar ya sayang." ucap Diego memecah keheningan di dalam mobil
"Kemana kak ?" tanya Alexa sembari menoleh ke arah sang suami yang tengah fokus menyetir.
"Ke rumah lamaku." jawab Diego yang di balas anggukan kepala oleh sang istri.
__ADS_1