
Selesai makan malam, Diego dan Alexa tidak langsung pulang melainkan singgah di sebuah taman kecil yang cukup indah dengan di temani ribuan bintang di langit.
Mereka duduk berdua di sebuah bangku yang langsung menghadap ke langit.
Alexa memejamkan matanya menikmati angin malam yang berhembus menerpa wajah cantiknya.
Diego yang melihat sang istri memejamkan mata malah menatapnya tanpa berkedip.
Alexa membuka matanya secara perlahan dan mendapati sang suami yang tengah menatapnya tanpa berkedip.
Cup
Alexa mencium pipi sang suami yang langsung tersadar dari lamunannya.
"Apa yang kakak lamunkan ?" tanya Alexa
"Bidadari." jawab Diego sembari menatap lurus ke depan
"Bidadari ?" gumam Alexa sambil menggelengkan kepalanya
"Ya, bidadari yang sangat cantik." balas Diego yang mendengar gumaman sang istri
"Ada-ada saja." ucap Alexa sembari melihat jam tangan yang sudah menunjukkan pukul 9 malam. "Ayo pulang kak, sudah malam." ajak Alexa sembari beranjak diikuti sang suami yang langsung menautkan jemarinya
"Mau pulang kemana ?" tanya Diego di sela langkahnya
"Apartemen saja, besok kita harus ke kampus." jawab Alexa yang di balas anggukan kepala oleh sang suami.
Diego pun menggandeng tangan sang istri untuk menuju ke mobilnya.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit, mobil yang di kendarai Diego pun memasuki basemant apartemen Tifolia.
Nampak Alexa sudah terlelap di kursi samping kemudi.
"Sayang." ucap Diego membangunkan sang istri
"Eungh." lenguh Alexa yang hanya menggeliat saja dan kembali terlelap
Diego pun tersenyum dan menggelengkan kepalanya melihat tingkah menggemaskan sang istri.
Melihat sang istri yang masih terlelap, Diego pun memutuskan untuk menggendong sang istri sampai ke apartemennya.
Diego yang menggendong sang istri menjadi pusat perhatian orang-orang penghuni apartemen Tifolia.
"Lihatlah, sepertinya mereka penghuni baru." bisik 1
"Iya, kalau tidak salah si mereka menempati apartemen atas nama Delia Maharani yang konon katanya mahasiswi terbaik dari Oxford sepanjang beberapa tahun terakhir ini, dan sampai detik ini masih belum ada yang bisa menandingi kemampuannya." bisik 2
"Benarkah,mungkin ga si kalau salah satu dari mereka itu adalah keturunannya ?" bisik 3
__ADS_1
"Bisa jadi." bisik 1
"Sudah lah, bukan urusan kita juga." bisik 2
Diego yang mendengar bisik-bisik penghuni apartemen pun berlalu cuek.
"Bahkan nama bunda melegenda di apartemen ini." batin Diego sambil menatap sang istri di dalam gendongannya.
Ceklek
Diego pun langsung menuju ke kamar untuk merebahkan sang istri.
Di lepasnya sepatu dari kaki sang istri dan segera beranjak ke kamar mandi untuk mengambil baskom berisi air hangat dan handuk bersih.
Di basuhnya kaki sang istri yang masih terlelap tanpa merasa terganggu sedikitpun.
Setelah selesai membasuh kaki sang istri, Diego pun bergegas ke ruang ganti untuk mengambil baju tidur sang istri, di bukanya baju yang melekat di tubuh sang istri secara perlahan dan di gantinya dengan baju tidur yang tadi di ambilnya.
Melihat sang istri yang tidak terganggu sama sekali, Diego pun hanya mampu menggelengkan kepalanya heran.
"Sebegitu lelahnya kamu sayang." gumam Diego sembari mengusap sayang kepala sang istri
Cup
Diego mencium kening sang istri lama sebelum akhirnya memutuskan ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Selesai membersihkan diri, Diego pun merebahkan dirinya di samping sang istri yang masih terlelap.
"Good night my wife." bisik Diego sebelum akhirnya ikut terlelap menyusul sang istri yang sudah lebih dulu masuk ke alam mimpi.
Esok paginya, Alexa menggeliatkan tubuhnya dan merasa sesak di perutnya, dilihatnya ke arah perut nampak lengan kekar yang memeluknya erat, Alexa pun menoleh ke arah samping dan mendapati sang suami masih terlelap.
Di belainya lembut pipi sang suami perlahan.
"Terima kasih." bisik Alexa dan segera mengangkat tangan sang suami dari atas perutnya.
Alexa beranjak dari ranjangnya secara perlahan agar tak mengganggu tidur sang suami yang masih nampak pulas, dilihatnya jam yang menggantung di dinding kamarnya sudah menunjukkan pukul 5.30 pagi, Alexa pun memutuskan untuk turun ke dapur menyiapkan sarapan untuk sang suami.
Setelah menghabiskan waktu 1 jam di dapur, masakan pun telah siap tersaji di meja makan.
Hanya nasi goreng seafood dan sudah ada 1 cangkir kopi serta 1 gelas susu.
Selesai menyiapkan sarapan, Alexa pun kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri sekalian membangunkan sang suami.
Ceklek
Nampak sang suami masih bergelung di bawah selimut.
Alexa menuju ke jendela dan membuka gordennya agar cahaya matahari bisa masuk ke dalam kamarnya.
__ADS_1
Terlihat Diego tengah mencoba mengerjapkan matanya karena adanya sinar matahari yang langsunh menerpa wajah tampannya.
Alexa pun menghampiri sang suami dan menarik selimutnya agar Diego terbangun.
"Masih ngantuk sayang." ucap Diego dengan suara seraknya dan kembali menarik selimutnya.
"Ini sudah hampir jam 7 kak, kita harus ke kampus kalau kakak lupa." balas Alexa kembali menarik selimutnya.
Mendengar kata kampus,Diego pun langsung bergegas bangun dan langsung berlari ke arah kamar mandi.
Alexa yang melihat tingkah sang suami pun hanya menggelengkan kepalanya saja dan langsung membereskan tempat tidurnya.
Selang 20 menit, Diego keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya.
"Sayang." panggil Diego sambil celingak-celinguk mencari keberadaan sang istri, nampak di atas ranjang sudah tersedia 1 set pakaian yang akan di gunakannya untuk pergi ke kampus.
"Al." panggil Diego lagi, karena tak mendapat sahutan Diego pun memutuskan untuk segera memakai pakaiannya.
Ceklek
Diego yang mendengar suara pintu di buka pun langsung menoleh dan mendapati sang istri yang masuk masih dengan rambut basahnya yang di gelung menggunakan handuk.
"Sayang, apa kau baru saja mandi ?" tanya Diego
"Iya, karena tadi kakak buru-buru ke kamar mandi jadi aku mandi di kamar mandi dapur." jawab Alexa sembari berjalan menuju ke meja rias.
"Tau begitu tadi aku ajak kamu mandi bareng." balas Diego
"Tidak apa." jawab Alexa sembari mengeringkan rambutnya
Selesai bersiap, Alexa pun mengajak sang suami untuk sarapan pagi sebelum pergi ke kampus.
"Makanlah." ucap Alexa sembari menyodorkan 1 piring berisi nasi goreng
"Terima kasih sayang." balas Diego sambil tersenyum manis
Diego pun memakan sarapannya dengan lahap.
Alexa yang melihat sang suami makan dengan lahap pun merasa senang.
"Kenapa kamu tidak makan sayang ?" tanya Diego yang melihat sang istri belum menyentuh makanannya.
"Tidak apa kak." jawab Alexa sembari menyendok nasinya
Diego pun meletakkan sendoknya dan menggenggam tangan sang istri.
"Apa ada yang mengganggu pikiranmu sayang ?" tanya Diego yang di jawab gelengan kepala oleh sang istri
"Tidak kak, aku hanya senang saja melihat kakak makan dengan lahap." jawab Alexa
__ADS_1
Diego yang mendengar jawaban sang istri pun kembali memakan sarapannya dengan lahap.
Selesai sarapan, Alexa pun membereskan meja makan terlebih dahulu sebelum akhirnya memutuskan untuk berangkat ke kampus karena waktu sudah menunjukkan pukul 8 pagi.