
Tok tok tok
Terdengar suara teriakan dari dalam ruangan yang mempersilakan untuk masuk.
Ceklek
Alexa pun menyembulkan kepalanya ke dalam ruangan sang ayah.
Aditya yang tengah berkutat dengan laptopnya pun sontak mendongak melihat ke arah pintu.
"Alexa,Abi." ucap Aditya sembari beranjak dari kursi kebesarannya.
Alexa pun masuk diikuti Abi di belakangnya.
"Ayah." ucap Alexa sembari memeluk erat sang ayah. "Rindu." manja Alexa sambil mendongak menatap sang ayah tanpa melepaskan pelukannya.
"Ayah juga rindu putri kecil ayah." jawab Adit sambil mencubit gemas hidung sang putri. "Tumben anak-anak ayah berkunjung ke kantor tapi ga kasih tau dulu." ucap Adit sembari melepaskan pelukan sang putri dan beralih menepuk pundak Abimanyu.
"Abi ada perlu sama ayah." ucap Abi to the point
"Ada apa Abi ?" tanya Adit sambil berlalu ke mejanya "Tolong antarkan 1 gelas jus jambu dan 2 cangkir kopi ke ruangan saya." ucap Adit di sambungan telponnya.
Adit pun berlalu ke arah sofa dan mendudukan dirinya di sebelah sang putri yang tengah memainkan ponselnya.
"Abi ingin belajar kerja ayah." ucap Abi to the point
"Apa ayah tidak salah dengar nak ?" tanya Adit sambil menaikkan sebelah alisnya
"Tidak ayah." jawab Abimanyu sungguh-sungguh.
Aditya pun terdiam dan mengingat ucapan sang Papa tadi saat bertemu.
"Jadi benar apa yang di bilang Opa Banyu kalau kamu ingin ikut andil di perusahaan ?" tanya Adit memastikan
"Iya ayah,Abi ingin mandiri." ucap Abimanyu
"Abang ingin mengikuti jejak Lexa ayah." celetuk Alexa tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel
Pluk
Abimanyu pun melempar sang adik dengan bantal sofa sehingga ponsel yang tengah di pegang Alexa terjatuh ke lantai.
"Abang." geram Alexa saat melihat layar ponselnya retak karena terjatuh
"Minta lagi sama ayah." ucap Abi dengan santainya.
Adit pun menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua anaknya yang tidak pernah akur.
"Nanti setelah ini kita beli yang baru ya." ucap Adit sembari menyerahkan ponsel Alexa yang sudah retak.
Alexa pun mencebikkan bibirnya karena kesal.
__ADS_1
"Jadi bagaimana Abi,kamu ingin menikah muda seperti Alexa sehingga kamu ingin belajar bekerja,begitu maksudnya ?" tanya Aditya
"Iya ayah." jawab Abi sambil menunduk.
Adit pun menyandarkan punggungnya ke sofa sambil menatap putra sang kakak.
"Ayah tidak mempermasalhkan kalau kamu ingin belajar bekerja di perusahaan nak,tapi satu yang ayah minta,belajarlah dengan sungguh-sungguh,apa kamu mengerti maksud ayah ?" tanya Adit yang tau bahwa selama ini Abimanyu paling malas kalau di suruh belajar mengenai bisnis.
"Abi janji ayah." jawab Abimanyu sungguh-sungguh
"Ayah tidak butuh janji tapi bukti Abi,apa kamu sanggup ?" tanya Adit lagi sehingga Abimanyu pun terdiam
Adit pun beranjak dan menepuk pelan bahu Abi.
"Menikah itu bukanlah perkara mudah nak,kita di berikan tanggung jawab yang besar setelahnya,kita harus bisa mempertanggung jawabkan janji kita di hadapan Tuhan,dan ayah akan dengan senang hati mengajari kamu." ucap Adit sambil tersenyum sehingga Abi langsung mendongak menatap Aditya.
"Sungguh ayah ?" tanya Abi
"Ya,kamu boleh belajar disini mulai besok." jawab Adit
"Terima kasih ayah." ucap Abi sambil beranjak dan memeluk Aditya
"Iya nak." ucap Aditya
"Permisi Tuan,ini pesanan anda." ucap seorang OG sambil membawa nampan
"Terima kasih." ucap Adit dan OG pun berlalu pergi.
Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore sehingga mereka pun pulang dari perusahaan.
"Kita cari ponsel dulu ?" tanya Adit yang di jawab anggukan kepala oleh sang putri.
"Abi langsung pulang saja ayah." pamit Abi
"Hati-hati." pesan Adit
"Iya ayah,dek abang langsung pulang ya." ucap Abi sambil mengusap sayang kepala sang adik
"Iya bang,abang semangat ya belajarnya." ucap Alexa yang di jawab anggukan kepala oleh Abi sambil berlalu pergi.
Adit pun mengajak sang putri untuk membeli ponsel baru di salah satu mall yang letaknya tidak terlalu jauh dari perusahaan.
Tidak membutuhkan waktu lama mobil yang di kendarai Adit pun sampai di mall.
Mereka langsung menuju ke toko ponsel untuk membeli ponsel baru.
Alexa memilih-milih ponsel yang sekiranya cocok untuk salah satu keahliannya.
Setelah mendapat apa yang dia mau,Alexa pun meminta sang ayah untuk mengantarkannya ke rumah sang mertua.
30 menit berkendara mobil Adit tiba di pekarangan rumah Devano.
__ADS_1
"Ayah langsung pulang ya nak,pasti bundamu sudah menunggu di rumah." ucap Adit sambil mengusap sayang kepala sang putri
"Terima kasih ayah,salam untuk bunda,nanti akhir pekan Lexa akan main ke rumah." ucap Alexa sambil membuka pintu mobilnya.
Alexa pun melambaikan tangannya sampai mobil sang ayah hilang dari pandangan matanya.
Alexa segera masuk ke dalam rumah dan mendapati sang mama mertua tengah duduk bersantai di ruang keluarga seorang diri.
"Mom." panggil Alexa sehingga Ayra langsung menoleh dan menepuk sebelah sofanya agat sang menantu mendekat.
Alexa pun mendekat dan duduk di sebelah sang mertua.
"Di anter siapa ? Kok tidak mampir ?" tanya Ayra sambil mengusap sayang rambut panjang sang mantu.
"Di anter sama ayah Adit Mom." jawab Alexa sambil tersenyum.
"Kamu sudah makan siang sayang ?" tanya Ayra lagi
"Sudah di kantor ayah tadi Mom." jawab Alexa
"Mandi lah,mungkin nanti saat makan malam para suami sudah pulang." ucap Ayra yang di jawab anggukan kepala oleh Alexa.
"Kalau begitu Lexa ke atas dulu ya Mom." ucap Alexa sambil mencium pipi sang mertua dan berlalu ke kamarnya.
Ceklek
Alexa masuk ke dalam kamar dan langsung menghempaskan tubuhnya di atas ranjang king size nya.
"Lexa bersyukur kalau abang bersatu dengan Salsa,dia gadis yang baik." gumam Alexa sambil memejamkan matanya.
Karena lelah Alexa pun terlelap padahal belum membersihkan dirinya.
"Apa Alexa sudah pulang Mom ?" tanya Diego yang baru datang bersama dengan sang Papa
"Sudah belum lama ini San,Mom suruh untuk mandi biar nanti kita makan malam bersama."jawab Ayra
"Kalau begitu Sandi ke atas dulu ya Mom." ucap Diego sambil berlalu menuju ke kamarnya.
Saat Diego masuk ke kamar,dia pun terdiam mendapati sang istri yang tengah terlelap dengan posisi kaki menggantung dan masih mengenakan sepatu.
Diego pun menggelengkan kepalanya dan berlalu masuk untuk menghampiri sang istri.
Diego menciumi seluruh wajah sang istri sehingga sang empunya wajah mengerjapkan matanya karena merasa terganggu.
"Kakak sudah pulang ?" tanya Alexa dengan suara seraknya
"Sudah." jawabnya sambil tersenyum "Kenapa tidak langsung mandi ?" tanya Diego sembari membelai lembut pipi sang istri.
"Tadinya mau mandi tapi malah ketiduran." ucap Alexa sambil beranjak duduk.
"Untuk mempersingkat waktu,kita mandi bersama oke." ucap Diego yang langsung mengangkat sang istri ke kamar mandi sehingga Alexa tidak sempat untuk menolak.
__ADS_1