
Di Jakarta
"Kakak tidak berbohong kan ?" tanya Delia
"Tidak sayang, semuanya baik-baik saja oke." bujuk Aditya yang mendengar nada khawatir dari sang istri
"Aku tidak akan memaafkan kakak kalau sampai terjadi sesuatu pada putriku dan aku tidak mengetahuinya." Delia langsung memutuskan sambungan telponnya tanpa menunggu jawaban sang suami.
Delia pun beranjak dari ranjangnya dan berjalan mondar mandir sambil menggigit jarinya.
"Apa aku tanya bang Jordy saja ya." gumam Delia sambil berpikir keras "Tidak-tidak,kalau aku menanyakan pada bang Jordy nanti dia pasti akan bicara pada Alexa. Lebih baik aku menyelidikinya sendiri, ya aku akan menyelidikinya sendiri tanpa sepengetahuan siapa pun." Delia langsung berjalan menuju ke lemari dan mengambil laptopnya yang sudah lama tidak ia gunakan.
Di bukanya laptop itu dan segera mencari tau apa yang tengah di sembunyikan dari sang putri dan suaminya.
Selang beberapa waktu, apa yang tengah di carinya pun terpampang nyata di layar laptopnya.
"Jessica Irawan, rupanya kamu ingin bermain-main dengan keturunan Wijaya." Delia menyeringai begitu mengetahui permasalahan yang tengah terjadi pada anak dan menantunya "Jadi kamu ingin menghancurkan kebahagiaan putriku dan menguasai seluruh harta menantuku, tidak akan aku biarkan, aku akan mencari kebusukan keluarga yang licik itu tanpa sepengetahuan siapapun termasuk putriku." tekad Delia sembari menutup kembali laptopnya
Delia pun memutuskan untuk segera beristirahat.
Esok paginya Alexa terbangun lebih dulu dan menggeliatkan tubuhnya di dalam pelukan sang suami.
Alexa membuka matanya perlahan dan mendapati wajah tampan sang suami yang masih terlelap sambil memeluknya erat.
Alexa pun menoleh ke arah jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 6 pagi.
Alexa melepaskan pelukan sang suami secara perlahan karena takut mengganggu tidur sang suami yang nampak sangat pulas.
Baru saja menurunkan satu kakinya dari ranjang, terasa ada yang menarik tangannya dari arah belakang sehingga Alexa pun kembali berbaring di ranjang dan langsung di peluk erat oleh sang suami.
"Mau kemana ?" tanya Diego dengan suara seraknya
"Aku mau mandi kak, ini sudah jam 6." jawab Alexa sembari mengusap kepala sang suami yang tengah bersandar di dadanya.
Diego pun mendongak ke atas menatap mata sang istri yang sangat meneduhkan itu.
"Kita mandi bersama saja ya, biar lebih cepat." ucap Diego yang di balas anggukan kepala oleh Alexa
"Tapi hanya mandi ya, kita harus mengantarkan ayah dan abang ke bandara." peringat Alexa yang di jawab anggukan kepala oleh Diego yang langsung beranjak dan menggendong tubuh sang istri ke dalam kamar mandi dan sesuai janji mereka hanya mandi saja.
Selesai mandi, mereka pun segera menuju ke hotel.
__ADS_1
Sementara di hotel tepatnya di kamar Aditya.
"Yah, adek kok belum datang juga ya." Abimanyu melirik ke arah jam yang melingkar di pergelangan tangannya.
"Mungkin macet Bi, sebentar pasti sampai." jawab Aditya tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel.
"Ck,padahal Abi udah lapar lho yah." decak Abimanyu kesal
Ting tong
"Bukalah, mungkin itu adikmu." ucap Aditya kepada Abimanyu.
Abimanyu pun beranjak dari sofa nya dan segera berjalan ke arah pintu.
Ceklek
"Ini dia yang di tungguin dari tadi, ga tau apa abang udah lapar." gerutu Abimanyu sembari berjalan masuk meninggalkan adik dan iparnya
Sementara Alexa dan Diego saling berpandangan sebelum akhirnya sama-sama masuk ke dalam kamar.
"Baiklah, sebelum ke bandara mari kita sarapan terlebih dahulu." Aditya beranjak dari duduknya dan segera menghampiri sang putri
"Baiklah, sebelum ada yang merajuk karena kelaparan." Alexa tertawa meledek sang kakak.
Selesai sarapan, Aditya dan Abimanyu pun segera chek out dari hotel dengan Alexa dan Diego yang menunggu di lobi hotel.
Tring
Alexa mengambil ponselnya dari dalam tas selempangnya dan melihat ada pesan masuk berupa foto.
Alexa pun menyeringai begitu melihat foto tersebut dan segera mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru lobi dan ya, dia menemukan seorang yang mencurigakan berdiri di balik tembok dengan menggunakan masker dan topi.
Alexa mengeluarkan kaca mata hitam dari tasnya dan menyerahkan kepada sang suami.
Diego mengernyit bingung karena sang istri yang tiba-tiba menyerahkan sebuah kaca mata hitam dan masker kepadanya.
"Pakai, ada seseorang yang tengah mengawasi kita." ucap Alexa tanpa menatap sang suami yang langsung memakainya.
"Ayo." Alexa menarik tangan sang suami agar beranjak dari kursi yang di dudukinya.
Alexa mengajak sang suami ke parkiran dan segera menuju ke sebuah mobil yang nampak asing untuk Diego.
__ADS_1
"Kita tunggu ayah dan abang disini." ucap Alexa begitu duduk di dalam mobil
"Ini mobil siapa sayang ?" heran Diego
"Om Jordy." singkat Alexa sambil mengambil ponselnya dari dalam tas nya.
"Hallo ayah, kita ketemu di bandara saja ya." ucap Alexa begitu sambungan telpon terhubung
"Baiklah, kita bertemu disana." jawab Aditya yang langsung setuju tanpa banyak bertanya.
"Om Jordy yang akan mengantar ayah dan abang, Lexa pergi dulu ayah." ucap Alexa langsung memutuskan sambungan telponnya begitu mendengar jawaban sang ayah.
"Ada apa ayah ?" tanya Abimanyu
"Lexa dan Diego berangkat lebih dulu, kita di antar bang Jordy." ucap Aditya sembari berjalan di ikuti Abimanyu di belakangnya
"Apa ada sesuatu ayah ?" Abimanyu mulai mengerti keadaan yang tengah terjadi dan di balas anggukan kepala oleh Aditya.
Melihat Aditya yang menganggukkan ucapannya, Abimanyu pun tidak lagi bertanya dan segera mengikuti langkah Aditya untuk menuju ke parkiran.
Aditya yang sudah melihat mobil yang di maksud oleh sang putri pun segera mendekat dan segera masuk ke dalamnya.
"Selamat pagi tuan Aditya dan tuan muda Abimanyu." sapa Jordy begitu kedua tuannya masuk ke dalam mobil
"Pagi bang / om." jawab Aditya dan Jordy bersamaan
Jordy pun segera melajukan mobilnya menuju ke bandara.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 40 menit, mobil yang membawa Aditya dan Abimanyu pun tiba di bandara internasional London.
"Abang tidak ikut masuk ?" tanya Aditya kepada Jordy
"Tidak tuan, saya akan mengawasi dari sini." jawab Jordy yang di balas anggukan kepala oleh Aditya.
"Terima kasih om Jordy." ucap Abimanyu sembari membuka pintu mobilnya diikuti oleh Aditya.
Mereka pun segera masuk ke dalam bandara untuk mencari Alexa dan Diego.
Setelah melihat keberadaan sang putri dan menantunya, Aditya dan Abimanyu pun segera bergabung.
"Ayah." Alexa langsung memeluk sang ayah dengan erat.
__ADS_1
"Tidak apa, ayah yakin semua akan baik-baik saja." ucap Aditya meski tidak di pungkiri bahwa dia pun sangat mengkhawatirkan sang putri.
"Iya ayah, semua akan baik-baik saja Lexa janji." jawab Alexa meyakinkan sang ayah melihat ke khawatiran di mata sang ayah.