
Di ruang keluarga.
"Bun,Delia takut Alexa nantinya tertekan." ucap Delia pada bunda Fenita
"Dengarkan bunda,Alexa tidak mungkin seperti itu,kamu yang lebih mengenalnya daripada bunda,kalau yang bunda lihat dia hanya belum siap tapi di sisi lain dia tidak ingin mengecewakan Ayra." ucap Bunda Fenita
"Bundamu benar nak,karena kalau sampai Alexa menolak mungkin akan berakibat fatal untuk kesehatan Ayra." timpal Ayah Daniel
"Maksud ayah ?" tanya Delia bingung
"Ayah yakin Alexa pernah mencari tau tentang keluarga Alexander,dan dia pasti tau kalau Ayra mengidap penyakit lemah jantung sehingga dia harus memenuhi keinginan Ayra." ucap Ayah Daniel yang membuat semuanya terkejut.
"Lemah jantung." lirih Delia sambil memejamkan matanya sejenak
"Setidaknya kita harus selalu ada di setiap Alexa membutuhkan kita." ucap Aditya menenangkan sang istri
"Kenapa aku tidak pernah tau kalau kak Ayra mengidap lemah jantung." sesal Delia yang memang belum sempat mencari tau tentang keluarga Alexander.
"Dek,kakak harap kamu selalu bisa menghibur Alexa,dia masih terlalu labil dalam mengambil sebuah keputusan,sebaiknya kamu selalu memperhatikannya." ucap Aldi
"Iya kak,terima kasih atas masukannya." ucap Delia
"Sebaiknya kalian istirahat,besok kita lanjutkan lagi pembicaraan ini." ucap Opa Banyu
Mereka pun menuju ke kamar masing-masing.
Sementara di kediaman Alexander.
"Mom." panggil Diego
"Ya sayang." jawab Ayra kepada sang putra sementara Devano hanya menatap saja pada Diego
"Apa ini tidak terlalu cepat Mom,Sandi tidak ingin Alexa tertekan karena pertunangan ini nantinya." ucap Diego
"Alexa sudah setuju San,jadi kalian tinggal menjalaninya saja." ucap Ayra "Bukankah kemarin kamu sendiri yang bilang sama Mom untuk meminangnya menjadi istri kamu ?" lanjut Ayra
"Sandi hanya tidak ingin Alexa merasa terpaksa atas keputusan yang di ambilnya." jawab Sandiego sambil berlalu ke kamarnya
"Tidak usah di pikirkan,nanti kita bicarakan lagi dengan keluarga Vernandes baiknya bagaimana." ucap Devano menghibur sang istri
"Baiklah Dad,semoga kesepakatan yang kita ambil tadi tidak berubah." harap Ayra sambil berlalu ke kamar di ikuti sang suami.
"Pasti Mom." ucap Devano
Esok harinya,saat Alexa masih asyik di dunia mimpinya,tiba-tiba di kejutkan oleh seseorang yang mencium pipinya.
Alexa pun membuka matanya perlahan dan mendapati sang kekasih tengah tersenyum manis kearahnya,sontak Alexa langsung memelototkan matanya tidak percaya.
"Kakak." ucap Alexa kaget sembari memposisikan diri untuk duduk
"Selamat pagi sayang." ucap Diego sambil menyelipkan rambut Alexa ke belakang telinganya
"Ngapain pagi-pagi kakak kesini ?" bukan menjawab ucapan selamat pagi dari sang kekasih malah balik bertanya
"Mau ajakin kamu jogging bareng mumpung hari minggu." jawab Diego sekenanya
__ADS_1
"Terus kakak ngapain masuk kamar aku ?" tanya Alexa sambil memicingkan matanya
"Bunda yang suruh." jawab Diego santai
"Ya udah sana turun,aku siap-siap dulu." ucap Alexa sambil melenggang pergi,tapi baru beberapa langkah Diego sudah mencekal pergelangan tangannya sehingga Alexa pun berbalik.
Cup
Diego langsung melenggang pergi setelah berhasil mengecup singkat bibir ranum sang kekasih.
Sementara Alexa masih mematung karena terkejut dengan serangan dadakan yang di berikan oleh Diego.
Alexa pun tersadar dan langsung merutuki kebodohannya sambil memukul pelan kepalanya.
"Alexa bodoh,bisa-bisanya dia sampai 2x mencuri ciuman dariku." ucapnya sambil masuk ke dalam kamar mandi
"Apa Alexa sudah bangun ?" tanya Delia
"Sudah bun,Alexa sedang bersiap." jawab Diego sambil berjalan ke arah ruang keluarga
"Memangnya kalian mau kemana ?" tanya Delia sambil menyuguhkan 1 cangkir kopi dan 1 toples camilan "Di minum dulu Di sambil nunggu Alexa." lanjut Delia
"Mau jogging bun,mumpung hari minggu." ucap Diego sambil tersenyum
"Nanti mau ikut ke rumah kami ?" tanya Delia
"Iya bun,Diego memang berencana untuk ikut kesana." jawab Diego yang di jawab anggukan kepala oleh Delia
"Ya sudah,bunda tinggal ke dalam dulu ya Di." ucap Delia sambil berlalu.
Cup
"Pagi sayang." jawab Delia sambil tersenyum "Pergilah mumpung masih pagi,supaya nanti tidak kesorean pindahnya." lanjut Delia mengingatkan sang putra
"Iya bun." jawab Alexa sambil melenggang pergi
"Ayo." ajak Alexa sambil berdiri di depan Diego
Sontak Diego mendongak dan tersenyum seraya beranjak.
"Ayo." ucap Diego sambil menautkan jemarinya dengan jemari Alexa
Mereka pun berjalan sambil bergandengan tangan.
"Kalian mau kemana ?" tanya Fenita pada sang cucu yang kebetulan tengah menyiram bunga di depan bersama Wilna
"Mau jogging Oma." jawab Alexa
"Hati-hati,Diego Oma nitip cucu Oma yang nakal ini ya." ucap Fenita yang di sambut kekehan kecil oleh Wilna
"Alexa tidak nakal." jawabnya sambil berlalu
"Kami permisi dulu Oma." ucap Diego langsung berlalu mengejar Alexa
"Mereka pasangan yang cocok ya Nit." ucap Wilna
__ADS_1
"Iya Wil,semoga mereka selalu bahagia." ucap Fenita
Diego pun mengejar Alexa yang sudah berlari lebih dulu.
"Kenapa tidak menungguku." ucap Diego sambil mencekal pergelangan tangan Alexa
"Tidak apa." jawab Alexa cuek sambil kembali berlari,
Diego pun menggelengkan kepalanya dan segera berlari mengejar sang kekasih
Setelah lelah berlari,Alexa pun mendudukkan diri di bangku taman di ikuti Diego yang duduk di sampingnya.
Diego melihat Alexa tengah bersandar sambil memejamkam matanya.
Diego pun beranjak untuk membeli minuman dingin.
Setelah kembali ke bangku,ternyata Alexa masih setia memejamkan matanya menikmati angin pagi yang masih sejuk.
Di tempelkannya minuman dingin itu di pipi Alexa sehingga sang empunya pipi langsung membuka matanya dan tersenyum manis.
"Makasih kak." ucap Alexa sambil menerima minuman dingin tersebut
Diego pun menatap lurus ke depan sambil berkata "Aku berharap kamu tidak terpaksa menerima pertunangan ini Al." ucapnya tanpa menoleh ke arah Alexa.
Alexa pun terdiam sebelum akhirnya menjawab ucapan Diego "Entah lah kak,aku hanya tidak ingin mengecewakan siapapun." ucapnya sambil menatap lurus ke depan
"Apa kamu menerimanya karena sudah mengetahui kondisi kesehatan Mom ?" tanya Diego sambil menoleh menatap sang kekasih
Alexa pun menoleh dan saling bertatapan dengan Diego. "Kita jalani saja dulu kak,biar semuanya berjalan bagai air mengalir." ucap Alexa sambil tersenyum manis
Cup
Diego pun mencium kening Alexa dengan sayang.
"Aku mencintaimu." ucapnya langsung membawa Alexa ke dalam pelukannya
"Aku tau." jawab Alexa sambil membalas pelukan Diego dengan erat.
Kring kring kring
Diego langsung melepaskan pelukannya saat ponselnya berdering.
"Abimanyu." gumamnya dan segera menggeser tombol hijau
"Kalian dimana ?" tanya nya dari seberang telpon
"Di taman,kenapa ?" tanya Diego balik
"Buru balik,kita harus latihan basket kalau kamu lupa." ucap Abimanyu langsung mematikan sambungan telponnya.
"Abang kenapa ?" tanya Alexa penasaran
"Kita balik,aku lupa kalau pagi ini ada latihan basket bareng anak-anak." ucap Diego sambil beranjak dan menggandeng tangan Alexa
"Oke." jawab Alexa sambil melangkah beriringan dengan Diego.
__ADS_1
Mereka pun segera kembali ke kediaman Vernandes.