
Sinar matahari pagi menerobos melalui celah-celah jendela kamar bernuansa biru muda,memaksa kedua kelopak mata yang masih terpejam harus terbuka karena sinar matahari yang langsung menerpa wajahnya,di bukanya perlahan mata indah itu.
Alexa pun menggeliat dan segera duduk sambil bersandar.
"Selamat pagi dunia." gumam Alexa sambil beranjak dan berjalan ke arah jendela untuk membuka gorden.
Di tatapnya langit pagi yang nampak cerah.
Ceklek
Alexa pun menoleh ke arah pintu yang terbuka,nampak bunda Delia masuk dan langsung tersenyum melihat Alexa yang sudah berdiri di dekat jendela.
"Bunda pikir kamu masih belum bangun sayang." ucap bunda menghampiri sang putri "Apa yang kamu lihat?" sambung bunda Delia bertanya
"Langit biru yang nampak cerah." jawab Alexa sambil tersenyum
"Kalau oma bilang bunda adalah lentera keluarga ini,maka kamu adalah lentera untuk hidup bunda,kamu adalah anugerah terbesar dalam hidup ayah dan bunda." ucap Delia sambil membelai pipi sang putri
Alexa pun tersenyum dan masuk ke dalam pelukan sang bunda.
"Sudah siang,mandi lah nak nanti kamu terlambat ke sekolah." ucap Bunda Delia sambil melepaskan pelukan sang putri
"Baik bunda." jawab Alexa sambil berlalu ke kamar mandi.
Sementara Delia melipat selimut sang putri sebelum akhirnya memutuskan untuk turun ke lantai bawah.
Delia dan Lintang menyiapkan sarapan untuk semuanya.
"Dek." panggil Lintang kepada Delia
"Iya kak." jawab Delia sambil menoleh ke arah sang kakak
"Benar kata Abi semalam,kalau saja dulu kamu yang menikah dengan Kak Al,pasti tidak ada Abimanyu dan Alexa ya." ucap Lintang sambil tersenyum
"Akak bisa saja, akak dan kak Al memang sudah di takdirkan untuk bersama,jadi apapun yang terjadi kalian pasti akan bersama." jawab Delia "Tuhan selalu memberikan jalan untuk sebuah takdir kak,walaupun dulu aku tidak tau apapun kalau memang aku dan kak Al tidak di takdirkan untuk bersama maka kami tidak akan pernah bersama." lanjut Delia
"Lagi ngomongin apa si." tanya Adit setelah mencium pipi Delia
"Bukan apa-apa sayang." jawab Delia sambil membawa nampan berisi 3 cangkir kopi ke meja makan.
"Alexa belum bangun ?" tanya Adit pada sang istri
"Lagi mandi." jawab Delia sambil meletakkan 1 cangkir kopi di hadapan sang suami.
"Nanti kita balik ke rumah ya sayang." ucap Adit pada Delia
"Iya." jawab Delia singkat
Cup
Cup
__ADS_1
"Selamat pagi ayah, selamat pagi bunda." sapa Alexa setelah mencium pipi kedua orang tuanya.
"Selamat pagi sayang." jawab ayah Adit dan Bunda Delia bersama.
Cup
"Selamat pagi mommy." sapa Alexa setelah mencium pipi Lintang yang sedang menyusun sarapan
"Pagi sayang." jawab Lintang sambil tersenyum manis "Abangmu belum turun ?" tanya Lintang
"Lexa panggil bentar deh." ucap Lexa sambil berlalu
Di tengah tangga Alexa berpapasan dengan daddy Aldi
Cup
"Pagi daddy yang ganteng tapi masih gantengan Ayah aku." sapa Lexa yang membuat Aldi menggelengkan kepala sambil tersenyum
"Kok naik lagi ?" tanya Aldi
"Mau bangunin abang." jawab Alexa sambil berlanjut menaiki tangga
Aldiansyah pun melanjutkan langkahnya menuju meja makan.
Ceklek
"Abang." panggil Alexa yang melihat kamar Abimanyu kosong "Kemana dia." monolog Lexa sambil menyusuri kamar sang kakak.
Alexa yang mendengar suara gemercik air pun langsung pergi ke walk in closet untuk menyiapkan seragam sekolah sang kakak.
"Buruan uda di tungguin di bawah." ucap Alexa sambil melenggang pergi.
"Berasa punya istri baju uda di siapin." monolog Abimanyu sambil terkekeh lucu
Abimanyu pun segera mengenakkan seragam sekolah yang sudah di siapkan oleh sang adik.
Setelah itu dia segera turun ke ruang makan.
"Selamat pagi semuanya." sapa Abimanyu kepada seluruh keluarganya yang sudah berkumpul di meja makan,Abimanyu pun segera menuju ke kursinya yang berada tepat di sebelah Alexa,Abimanyu mengacak rambut Alexa sebelum duduk di sebelahnya sambil berbisik."Makasih adik rasa istri,udah siapin seragam dan buku-buku abang." ucap Abimanyu yang membuat Alexa langsung menatapnya tajam.
Sementara Abimanyu yang di tatap seperti itu hanya menampilkan senyum manisnya.
Alexa pun memutar bola matanya malas dan segera meneguk susunya.
"Apa-apaan dia,adik rasa istri." gumam Alexa yang masih terdengar oleh Abimanyu.
Sarapan pun berlangsung dengan diiringi obrolan ringan serta Ayah Adit yang mengutarakan keinginannya untuk kembali ke rumah sendiri.
Rumah yang sudah membesarka Alexa hingga 2 tahun lalu sebelum pergi ke New York.
"Padahal mama masih rindu kalian lho." ucap oma Wilna
__ADS_1
"Tenang Oma, nanti Alexa pasti akan sering main kesini." bukan Alexa yang menjawab tapi Abimanyu
Sontak Alexa menatap sang kakak nyalang.
"Alexa usahain oma,soalnya kan kelas Xll sekarang sudah jauh lebih banyak kegiatannya." ucap Alexa meluruskan
"Ya sudah, kalau tidak nanti biar oma saja yang menginap di sana ya." ucap oma Wilna
"Ide bagus tuh,Abi akan temani oma kalau mau menginap disana." timpal Abimanyu
"Ya sudah, kalian berangkat saja sana sudah siang, jangan sampai terlambat." ucap Opa Banyu
"Baik Opa." jawab Abi dan Alexa
"Abimanyu sama Alexa berangkat dulu ya." pamit Abimanyu kepada seluruh keluarganya.
"Hati-hati." pesan oma Wilna pada kedua cucunya
Abimanyu dan Alexa pun berlalu keluar dari mansion keluarga Vernandes dengan mengendarai mobilnya masing-masing.
Di persimpangan Alexa belok ke kiri karena akan menjemput Amelia terlebih dahulu sedangkan Abimanyu langsung menuju ke sekolahnya.
Saat di tengah jalan, Abimanyu melihat seorang gadis yang tidak asing baginya.
Abimanyu pun menepikan mobilnya.
"Diandra." panggil Abimanyu membuat gadis yang di panggil Diandra itu menoleh.
"Oh hai Abimanyu." sapa Diandra canggung, pasalnya mereka hanya sebatas kenal
"Mobil kamu kenapa ?" tanya Abi
"Mogok,tadi aku uda telpon Alexa katanya mau jemput Amel dulu." jawab Diandra
"Jadi kamu nungguin Lexa ?Bareng aku aja kalau gitu, kasih tau Lexa kalau kamu uda bareng aku." ucap Abimanyu seraya menarik pergelangan tangan Diandra tanpa menunggu persetujuan si pemilik tangan
"Tapi Abi." ucap Diandra menghentikan langkahnya
"Uda gak apa-apa kalau kamu ga mau bilang biar aku aja yang bilang." ucap Abimanyu seraya mengeluarkan ponselnya
"Hallo bang." sapa Alexa dari seberang telpon
"Diandra uda sama aku." jawab Abimanyu langsung mematikan sambungan telponnya tanpa menunggu jawaban dari Alexa.
"Kenapa Al ?" tanya Amel yang duduk di sebelah Alexa
"Tadi Salsa telpon katanya mobilnya mogok,terus mau nebeng gitu, tapi barusan abang telpon katanya dia uda bareng sama Salsa." ucap Alexa
"Salsa?" tanya Amel sambil mengernyitkan dahinya
"Diandra maksud aku,uda kebiasaan di New York aku panggil dia Salsa." jawab Alexa
__ADS_1
"Ohh." jawab Amel sambil manggut-manggut.
Alexa pun segera melajukan mobilnya ke arah sekolah karena waktu sudah siang.