
Dimpele sunguh sangat panik entah kenapa ketika hendak mengeluarkan suara, suara itu menjadi anjing yang berkokok.
Kemudian Dimpele menujuk salah satu bawahan untuk menyerang Fai.
"Brengsek kamu apakan tuan Dimpele ini hah..!" Salah satu bwahan melotot sambil menyerang. Dengan tangan membuat kepalan langsung meninju ke arah Fai.
Fai tenang sambil tangan kanan memakan hidangan ini kemudian tangan kiri langsung menangkap tinju milik bawahan Dimpele.
"Tertangakap!"
Begitu Fai menangkap tinju dari bawahan Dimpele, Elona dan Kayden langsung berseru dia tidak mengira bahwa tukang sapu sapu yang miliki tangan seputih susu dan lemah lembut akan memiliki pertahanan yang sangat kuat.
Fai yang sudah menangakap tinju dari bawahan Dimpele tangan kanannya langsung mengunakan bakat telekenesis dengan tangan kanan melambai tiba-tiba bawahan itu langsung terpental menjauh beberapa meter.
Mata Dimpele juga ngeri dia mundur beberapa langkah karena takut.
Sementara itu di pojok duduklah seseorang wanita yang menatap pertarungan itu dengan serius.
"Bakat telekinesi?" Kata Callin. Dia curiga apakah mata penilai yang di miliki oleh dirinya mengalami kerusakan sehinga dia tidak bisa melihat bakat atribut milik Fai?
Di samping Fai setelah menerbangkan bawahan Dimpele langsung berdiri dan meningalakan Elona dan meraih Kayden untuk pergi. Tapi sebelum itu dia berkata seperti ini kepada Elona. "Ini adalah pertama dan terahir aku makan bersam kamu, aku harap di kemudian hari kamu tidak perlu repot-repot untuk mengundang aku untuk hal lain yang tidak perlu."
Fai menarik Kayden dan pergi bergegas meningalkan Elona sendiri yang sedang cemberut.
"Fai..!" Elona berteriak tapi tidak jadi. Setelah itu dia menatap tajam kepada Dimpele dengan penuh kebencian. Jika tadi tidak ada dia mungkin acara ini berjalan mulus.
"Kamu...pergi dari sini cepat...!" Elona mengertakan giginya sambil memarahi Dimpele.
Sementara itu Dimpele tidak berani mengeluarkan suara karena takut jika dia bersuara akan mengeluarkan anjing yang berkokok.
Tapi mata Dimpele menatap tajam ke arah Fai dengan tangan mengepal erat dia mencoba menyerang Fai dengan menyelinap.
"Sikat!"
__ADS_1
Dimpele sudah ada di belakang Fai dengan tangan kanan nya memegang sebuah pedang yang bagus.
Dia mencoba menebas kepala Fai.
"Fai hati-hati awas di belakang kamu..!" Elona berteriak dia sunguh kawatir akan keselamatan Fai.
Tapi seseolah Fai mempunyai mata di belakang tiba-tiba di tangan kanan Fai memunculkan pedang hijau dengan ukiran kaligrafi yang sangat bagus dari udara tipis.
Dimpele hendak menebas tapi tiba-tiba ada cahaya hijau yang mengenai bahu kanannya.
"Sikat!"
Dimple hendak menebas tapi dia tiba-tiba sadar bahwa tangan kanannya hilang karena terpotong.
Sekali lagi dia mundur tidak jadi untuk menyerang dia menatap ngeri kepada Fai. Dia juga melihat pedang yang di gengam oleh Fai.
Dia menilai bahwa pedang itu sudah memasuki Level tingi dan jika pedang itu di jual, mungkin akan merogeh bebrapa puluh juta Pr.
Elona juga melihatnya sehinga mulut itu terbuka membentuk huruf "O" Ketika dia melihat cara menyerang Fai sunguh membuat terpana apa lagi dia juga melihat pedang itu yang sangat bagus.
《Nama Pedang : Tidak di ketahui 》
《Level pedang : Lv12》
"Pedang itu sudah memasuki Lv12..!" Callin berseru dalam hati. Dia mempunyai pedang juga dan itu adalah pedang faforit. Tapi, pedang miliknya hanya masih Lv8 dan belum dia tingkatkan karena belum cukup banyak energi. Titik Energi akan ada ketika bangun tidur hanya mendapatkan 1 titik energi tapi untuk menaikan Level pedang anda harus mempunyai 100 titik energi.
Maka dari itu ketika Callin ingin meningakatkan Level pedang maka membutuhkan setidaknya dua atau tiga bulan untuk meningkatkan pedang menjadi Lv9.
Callin tidak percaya bahwa tukang sapu itu memiliki senjata yang mempunyai level tingi, dia juga ingin tahu dari mana dia mendapatkan pedang itu apakah hasil merampok?
Seperti yang anda ketahui bahwa di dunia ini rata-rata artefak pedang dan sebagainya dengan mempunyai Lv10 sudah tergolong cukup langka, tapi Callin tidak bisa berbuat apa-apa ketika tukang sapu itu memiliki senjata tingakat 12.
Sementara itu di sisi Fai setelah memotong lengan Dimpele berkata seperti ini dengan dingin. "Aku memotong tangan kamu untuk sebuah peringatan. Jika satu kali lagi kamu mencoba berhadapan dengan aku maka kamu akan mati."
__ADS_1
Kata-kata Fai membuat bulu Dimpele menjadi berdiri karena mrinding. Tapi walau dia tidak akan membuat tindakan, Fai sudah mengetahui bahwa dalam hati Dimpele dia tidak terima dan akan melancarkan serangan kedua enatah kapan.
Tapi Fai tidak takut malahan dia menungunya.
"Hei tungu..!" Tiba-tiba Elona bergegas menghampiri Fai mencoba menghentikan.
"Ada hal lain?" Fai tidak bisa apa-apa menghadapi Elona dia tidak berdaya.
"Umm apakah setelah ini, di kemudian hari aku bisa mengundang kamu lagi." Elona berharap.
"Tidak..! Jangan di pikirkan jika rutinitas berlanjut aku tidak bisa menghalau panah gelap." Fai langsung menolak.
"Kamu.. !" Elona megertakan giginya dan berbalik dengan marah.
"Ini..!" Kayden tidak bisa berkata karena pergantian ini sunguh aneh. Tepat sebelahnya tiba-tiba Fai berkata seperti ini. "Apakah kamu merasa bahwa wanita itu sunguh aneh?"
Kayden mengaguk dan Fai berkata lagi. "Jika kanu tidak ingin banyak masalah maka kamu di haruskan menjauh dari wanita yang aku sebutkan tadi.
Di sini Fai menjelaskan kepada Kayden apa itu akibat jika anda berdekatan dengan cewe cantik seperti tiba-tiba para pengagum dewi itu sendiri mendobrak pintu karena cemburu.
Setelah menjelaskan mereka berdua ahirnya pergi dan kebetulan karena hari sudah menjelang sore, maka dia memsuki tempat peristirahatan tertentu untuk mereka tingali.
Setelah Fai masuk kedalam dia tidak lupa membuka android. Banyak pesan yang banyak yang belum di jawab oleh Fai. Salah satunya isi pesan dari ibunya Nuwa.
Tapi dia masih mengabaikan dan membuka pesan ke Elia.
"Fai: Hey sedang apa kamu..!"
Dengan beberapa singkat tiba-tiba ElIa membalas dengan cepat.
"Elia: Fai kapan kamu balik? Pantat aku sudah tidak tahan ingin di gosok-gosok oleh kamu..!"
Setelah itu dia langsung mengirim gambar pantat milik Elia dengan alat viberator pink yang sangat besar itu yang menacap di setiap lobang pemandangan itu sangat indah.
__ADS_1
Elia juga mengirim video. Video itu ketika Bella sedang menjilat alat yang menacap di pantat dan dia juga melihat dari videonya bahwa Bella menjilat viberator yang ada di pantat yang penuh kotoran dan bau dan Elia mengemut adik laki-laki palsu mili Bella.
Pemandangan itu sangat menyegarkan bagi mata Fai. sehinga dia tidak tahan untuk menerkam ketiga wanitanya.