Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Sistem Tidak Bisa Di Andalkan


__ADS_3

Bab 169 Sistem Tidak Bisa Di Andalkan


"Hahaha aku baru pertama kalinya melihat kamu, membuat pose yang tidak berdaya." Sarah terkekeh.


Fai mengangukan kepalanya kemudian tersenyum dan berkata: "Itu tidak masalah selagi ini hanya sementara jika pertandingan sudah selesai maka aku memutuskan untuk keluar dari akademi itu."


Di situasi ini, Fai menjelaskan bahwa, pada mulanya dia hanya berniat untuk menjadi tukang sapu. Namun bakat dirinya yang terlalu mencolok dan ada Elona yang tidak mempunyai otak akhirnya dia terjerumus masalah yang semakin rumit.


Sarah yang mendengar apa yang di katakan Fai hanya tersenyum lalu berkata: "Kamu sangat percaya diri."


Fai mengangkat bahu dia menjawab masalah lain: "Bagai mana Grey tidak keluar, ayo kita lupakan masalah di waktu itu... Toh hanya sebatas pertarungan."


Namun Grey yang berada di ruangan lain sedang berdiskusi bersama sistem. "Sistem... tolong identifikasi apa yang ada di dalam tubuh Fai kenapa dia memiliki kekuatan yang menakutkan, aku hanya curiga bahwa Fai mempunyai sistem juga."


"Hah! Baik tuan rumah, sistem sedang mengidentifikasi tubuh Fai.


"Hah!" Sistem sedang mengidentifikasi...!"


"Harap tuan rumah menunggu..!"


Di sisi lain ketika Fai sedang berbincang dengan Sarah, tanpa di duga sistem yang sudah lama tidak berbunyi, akhirnya membunyikan 'Bip'.


"Terdeteksi bahwa ada energi asing yang sedang mencoba menembus pertahanan tubuh inang!"


"Kamu di serang energi asing, perlawanan diri +5, penguata sistem di perkuat +18"


"Kamu di serang terus menerus oleh energi tidak di ketahui selama dua menit. Perlawanan tubuh +10, penguatan sistem di tingkatkan +17."


"Hei! Sistem mendeteksi dan sudah mengidentifikasi bahwa energi itu bernama Sistem God Of War, sistem sedang menyerang balik dan mencoba menyusup pertahanan sistem God Of War."


"Harap tunggu.....!"


Fai tersenyum tipis dia sudah menebak bahwa sistem milik Grey setidaknya memiliki ke sadaran bahkan ketika dia membaca pikiran Grey, dia menemukan bahwa Grey sering bercakap kepada sistem seseolah sistem adalah gurunya.


Namun memikirkan sistem yang di miliki dirinya sangat hambar bahkan tidak pernah menampilkan panel profile pribadi dan tidak ada toko sitem.


Untuk mencoba barangkali sistem milik dirinya bisa di ajak berkomunikasi, dia berkata dalam hati: "Sistem apakah kamu bisa berkata? Aku ingin tahu nama sistem aku!"


Namun tidak ada tanggapan seseolah sistem itu hanya sebuah program monoton.


"Sial!" Fai dahinya penuh garis hitam dia ingin membanting sistem yang ada dalam dirinya. Kenapa sistem dirinya begitu aneh dan tidak bisa di ajak berkomunikasi.

__ADS_1


Sarah dari kejauhan melihat raut wajah Fai yang tidak sedap di pandang, tanpa sadar berkata: "Kamu kenapa? Apa yang sedang kamu lakukan?"


"Tidak apa-apa hanya masalah sepele." Fai menjawab sambil mengambil minuman anggur lalu berkata kepada Megan: "Nak apakah makanan ini cukup enak?"


"Ayah makanan ini enak bahkan aku memberikan nilai sempurna." Megan bergembira bahkan dia meminta di masa depan untuk meminta berunjung di sini.


Fai mengangguk sambil tersenyum. Karena bumbu yang di sediakan oleh sistem Grey maka cita rasanya akan sama persis yang di miliki skill bakatnya.


"Jika kamu suka di masa depan kita bisa datang ke sini ayah janji." Fai tersenyum.


Sementara itu, Grey tiba-tiba terkejut karena sistem dirinya membunyikan.


"Hah! Sistem sudah mendeteksi apa yang ada di dalam tubuh orang yang bernama Fai, namun sistem memiliki kegagalan."


"Apa magsudmu sistem?" Batin Grey dia cemberut.


"Hah!"


"Kembali kepada tuan rumah, kegagalan tersebut sistem tidak bisa mengidentifikasi."


"Dasar sistem kentut!" Grey tak berdaya.


Sistem: " '-' "


"Hah!"


"Peringatan sitem sedang di serang oleh energi tidak di ketahui..!"


"Sistem sedang melawan penyusup namun sistem tanpa sebab di ketahui mengalami kegagalan!"


"Sistem God Of War mengalami kerusakan.. peringatan! Pertahanan sitem terakhir akan menutup dan memasuki kematian palsu selama 3 bulan!"


"Sistem sedang meriset dan mematikan...!"


"Sistem berhasil mereset ulang!"


"Sistem memasuki masa tidur palsu dalam hitungan mundur!"


"100... 90.... 80... 70... 60... 50.. 40...30.. 20... 10...!"


"Hah!"

__ADS_1


"Sistem memasuki tidur sementara karena kerusakan pada bagian tertentu! Harap tuan rumah hati-hati selamat tinggal!"


"Hei tunggu sistem..!"


"Sial bajingan!" Grey ingin menangis tanpa air mata.


Dia dalam berapa menit, berteriak dalam hati memanggil sistemnya, namun tidak ada jawaban sama sekali. Setelah itu dia curiga dan sudah yakin bahwa Fai mempunyai sistem. Namun sistem yang di miliki Fai dia bisa merusak pertahanan sistem dirinya.


Di samping Fai dia tiba-tiba mendengar suara 'Bip', lagi.


"Hei! Sistem sudah menyerang balik, energi God Of War dan membuat kematian sementara. Sitem juga menyerap sedikit energi God Of War.


"Hei!" Selamat kamu terbebas dari penyusup God Of War!"


"Hei!" Selamat buat kamu, sistem ini sudah di tingkatkan menjadi Lv2!"


"Ehhh..? Hanya itu saja?" Fai bingung namun dia mencoba berkata lagi lewat hati. "Sitem kamu sudah di tingkatkan menjadi Lv2, karena sudah di tingkatkan, apakah ada fungsi lain lagi?"


Namun selang berapa detik, tidak ada tanggapan dari sistem sehingga Fai ingin muntah darah.


"Bajingan kamu sistem apakah kamu sedingin kepada inang yang di tinggali!" Fai mengutuk keras sistem dalam hatinya. Bahkan dia sudah menebak bahwa dari suara sistem itu, seperti suara mekanis wanita.


"Apakah sistem aku wanita sehingga begitu dingin?" Fai mencoba menggertak sistem yang ada di tubuhnya: "Sistem cepat keluar! Jika tidak aku akan membelah tubuh aku dan segera menemukan inti sistem kamu!"


Tapi tetap sama saja gertakan itu, tidak membuahkan hasil. Namun selang berapa detik, tiba-tiba ada sederet teks yang muncul di depan mata Fai tanpa seseorang ke tahui.


"Bahkan jika kamu membelah dan mengeluarkan jeroan kamu untuk mencari sistem ini, sampai matipun kamu tidak bisa menemukan sistem ini."


"Puf!" Fai menyemburkan minuman anggurnya hingga mengenai baju Sarah bagian dada.


"Kamu bajingan bisa pelan-pelan jika kamu minum!" Sarah melototi Fai. Dia malu karena ketika baju ini basah tiba-tiba menjadi transparan. Bahkan Fai menatap lurus ke arah gunungnya.


"Kamu mesum!" Sarah memerah dan menampar Fai. Namun dengan mudah Fai menghindarinya.


"Kamu sangat galak, aku sama sekali tidak sengaja!" Fai cemberut bahkan dia melihat Sarah hendak mengambil gelas lalu menyiramkan ke arah dirinya. Namun Fai langsung menghentikan waktu.


Sarah terpana, dia melihat bahwa air yang hendak di siram ke wajah Fai tiba-tiba berhenti di udara.


"Waktu berhenti!" Sarah berseru.


Namun tiba-tiba Fai menatap ke arah dirinya sambil licik sehingga dia mendapatkan firasat buruk.

__ADS_1


"Apa yang ingin kamu lakukan!" Sarah tiba-tiba gugup. Dia bahkan tiba-tiba mengingat adegan pelecehan yang di lakukan di waktu itu.


Fai mendekati Sarah sambil tersenyum langsung memeluknya: "Kebetulan waktu ini berhenti, hanya kita berdua yang mengetahui. Bahkan Grey sendiri tidak akan tahu, jadi ayo kita bercinta."


__ADS_2