
Bab 197 Apakah Aku Sehebat Ini?
Dalam dua hari, Fai sudah menjajah wilayah kerajaan Elf sedikit demi sedikit. Bahkan dia sudah membuat pengumuman kepada seluruh wilayah Peri bahwa Elf dengan kasta terendah untuk pergi ke wilayah jajahan penyihir Nujum.
Tidak menunggu lama hanya satu jam berselang setelah pengumuman itu di buat, para Elf kasta rendah saling berbondong-bondong untuk pindah ke tempat kerajaan nujum.
Raja Adam yang sedang dalam kerumunan perajurit yang tersisa, akhirnya memerintahkan perajurit untuk membuat negoisasi. Tapi ketika negosiasi sudah selesai, dia mendengar dari perajurit punggawa yang dia perintahkan untuk meminta negosiasi ke penyihir Nujum, di tolak.
Penyihir itu berkata jika anda ingin berdamai, maka wilayah jajahan menjadi bagian dirinya dan keputusan itu, sangat mati tidak bisa di ganggu gugat.
“Kamu lancang.... itu adalah wilayah aku.. berani sekali kamu merebut hah!” Adam sangat marah, dia dalam dua terakhir tidak bisa tidur karena memikirkan masalah wilayahnya.
Jika terus berlanjut, maka tidak akan terhindarkan bahwa semua wilayah yang dia kuasai akan berganti alih. Namun jika dia berdamai tidak lebih baik dari pada melawannya.
“Ahhh sial....!” Adam mengobrak-abrik apa yang dia lihat. Dia adalah raja tapi untuk melawan Elf rendahan itu, sangat lah tidak berdaya.
Dia melihat dengan kekuatan sendiri, sungguh menakutkan, dengan di dukung bawahan mayat hidup ribuan yang sangat kuat, bahkan perajurit terkuat dari kerajaan dirinya tidak bisa berkutik.
Namun, dia adalah raja yang sombong. Dia tidak akan patuh dia akan maju ke titik darah penghabisan.
“Ayo kita serang penyihir Nujum itu, wilayah Elf adalah wilayah tanah lahir kita... kita tidak boleh tunduk kepada raja nujum itu.” Suara Adam sangat menggema sehingga semua perajurit yang tersisa darahnya menjadi mendidih.
Adam yang berada di dalam Basecamp langsung keluar dan terbang menggunakan kedua sayapnya langsung pergi ke perbatasan konflik.
Pada saat ini, mata Fai yang terpejam membuka lagi dia masih duduk santai, makanan tidur dan tidak melakukan kegiatan yang mengeluarkan keringat.
Karena dia sangat bosan, langsung pergi ke tempat perbatasan. Hanya melangkah ringan, seketika dia sudah tiba dia perbatasan.
Namun, melihat ribuan perajurit kerajaan Elf yang masih bersikukuh, dia hanya tersenyum bahkan, ras Elf ini sungguh keras kepala. Walau para perajurit sudah melihat rekannya mati, namun masih bersikukuh.
Fai tidak bertele-tele. Dia melemabaikan tanganya dan berkata: “Perajuritku.. maju... bunuh siapa yang berani menghalangi.’’
__ADS_1
"Mengaum....!”
*Roar!”
Semua jenis monster dari yang kecil sampai raksasa langsung mengaum ganas langsung bergegas ke depan untuk membantai perajurit yang sangat keras kepala.
"Bom!"
"Darrr...!"
"Bang!"
Jeritan demi jeritan dari perajurit Elf langsung memenuhi seluruh langit. Bahkan berbagai monster dunia abys mengeluarkan kemampuannya masing-masing.
“Bawahan aku sangat kuat, bahkan dengan mengandalkan bakat mayat hidup, aku bisa menguasai wilayah Elf tidak terlalu lama.” Fai tersenyum mengangguk terus menerus.
Hanya kurang lebih dua bulan dia sudah tiba di dunia ini dan dia sudah tak terkalahkan. Kecepatan itu sungguh sangat mengkhawatirkan. Dan sekarang dia sudah yakin bahwa di dunia bintang biru ini, setidaknya dia sudah tidak ada lawan. yang sebanding denganya.
Sekarang dia harus mendapatkan sempel untuk di ambil agar sitem dirinya bisa menganalisa mensintesis pohon dunia itu. Setelah dia mendapatkan sempel pohon dunia, menurut informasi Sistem adalah, dia bisa mengendalikan dunia bintang biru ini sesuka hatinya. Ketika itu, otomatis Fai menjadi dewa di dunia bintang biru dan karena itulah dia bisa membuka celah dunia lain para dewa untuk memasuki ke wilayah itu.
“Aku sungguh tidak sabar.” Fai sangat berharap apakah di dunia para dewa musuhnya akan semakin menarik?
Tapi yang Fai harapkan atau nantikan adalah di dunia para dewa mungkin saja banyak kekuatan yang maha dahsyat untuk dia curi. Ras naga kuno, Phoenix, burung vermillion dan sebagainya, Fai sangat menantikan untuk di curi skillnya.
Wanita cantik? selama itu baik dan Milf akan dia rebut walau sudah mempunyai suami sekalipun.
“Hahahahah..!” Fai tertawa jahat karena dirinya seperti Villain yang maha kuasa.
Saat ini para perajurit kerajaan Elf putih sedikit demi sedikit sudah berkurang bahkan mungkin bagi Fai menguasai wilayah Elf putih ini hanya dalam berapa hari saja.
Fai yang sedang di perbatasan, dia menatap seringai kepada raja Adam yang sedang menatap dirinya sangat jauh lusinan kilo.
__ADS_1
“Kamu keparat..!” Adam sangat marah, sekaligus mati kutu. Dia ingin terbang langsung menyerangnya tapi di samping itu, dia takut mati.
Namun dia melihat bahwa Fai sedang menatap dirinya terus menerus, dan dia juga melihat bahwa tangan Fai sedang mengacungkan jempol kebawah.
Adam di ejek habis-habisan oleh Fai.
“Ayoo kita mundur terlebih dahulu.. kita harus menyiapkan penyerangan ke esokan harinya. Walu kita tidak takut mati, tapi harus berpikir cermat untuk mengambil keputusan...” Raja Adam mengintruksi.
“Baik Raja...!” Bawahan patuh dan langsung mundur kembali ke tempat basecamp. Namun di perbatasan wilayah ini, masih ada penjaga perajurit dari kedua kubu yang sedang menjaga penuh ketegangan.
......................
Di dunia Elf tepatnya di tengah-tengah dunia Elf terdapat bukit yang sangat besar. bukit itu, di bagi menjadi wilayah dua kubu yaitu: Kerajaan Elf hitam dan putih. Di tengah-tengahnya jantung dunia Elf terdapat pohon yang sangat raksasa bahan batan pohon itu sebesar gedung pencakar langit.
Pohon itu di sebut pohon dunia. Dan bukan hanya itu saja, pohon dunia di bagi menjadi dua sisi. Yaitu, bagian Elf gelap dan putih.
Di bagian pohon dunia Elf putih ada pemuda Elf yang tampan dan tidak memiliki sayap sehingga pemuda Elf itu adalah Elf kelas rendah.
Bahkan keberadaannya seperti tidak di kenal walau tampan. Pemuda itu juga melihat banyak Elf gelap maupun putih sedang berbodong- bodong pergi ke wilayah paling timur.
Dia tidak curiga bahkan pemuda Elf tampan masih menyapu sangat tenang. Banyak Elf kasta rendah yang berjalan panik untuk mengungsi ke tempat raja nujum. Dia tidak bergeming masih menyapu dan tidak menghiraukan di dunia luar.
Sampai pada suatu ketika, ada Elf gelap dan berambut botak separuhnya langsung mengundang: ”Kamu dalam posisi ini masih tenang...! Apakah kamu tidak takut? Ayo nak ikutlah dengan aku pergi ke wilayah raja nujum di sini sudah tidak aman lagi, bahkan di kerajaan sendiri.... Ayo nak ...!”
Tepat ketika pemuda ingin menjawab ada sederetan tulisan di depannya.
["Sistem seleksi di picu...! Jawab pertanyaan pria botak itu.]
[Opsi 1 Ikutlah dengan pria botak itu, karena kerajaan ini sudah tidak aman. Hadiah Hadiah umur Tuan rumah di perpanjang menjadi 300 tahun]
[Opsi 2 Kamu menolak kepada pria botak itu, dan berkata bahwa aku tidak takut mati. Sebagi orang yang cinta tanah kelahiran kamu tidak harus pengecut dan berdiri tegak. Hadiah memilih opsi dua, hadiah kamu di perpanjang menjadi 2000 tahun.]
__ADS_1
Pemuda itu sudah jelas memilih opsi ke dua