Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Suami Kamu Sangat Bodoh


__ADS_3

Bab 163 Suami Kamu Sangat Bodoh


Setelah Numan mencerna kedua skill hipnotis dan ilusi, dia kaget kepda Fai, jangan-jangan di antara ke lima wanita Fai karena kuat-kuat apakah di sebab kan oleh Fai sendiri.


"Kamu benar semua wanita aku dia kuat karena di sebabkan oleh aku. Setidaknya dia bisa menjaga diri sendiri ketika aku berada di luar." Fai menjelaskan sangat lembut kepada Numan.


Numan sangat iri, dia seharusnya menikah bersama Fai sehingga anda akan hidup bahagia dan di manjakan setiap saat.


"Apakah kamu sangat iri?" Fai menyringai sambil melihat ke arah Numan.


"Aku sangat iri karena sebagai wanita merasa beruntung mendapatkan kamu." Numan tak berdaya dia semakin memikirkan Zhack semakin kesal dia bahkan dia ingin meninggalkan Zhack dan lebih baik memilih Fai.


"Kamu jangan sembrono ngomong-ngomong dia adalah kekasih kamu hahah!" Fai tertawa mengejek.


"Ngomong-ngomong, di samping aku memberikan dua bakat kamu, aku juga meningkatkan bakat kamu." Kata Fai dia berkata lagi.


"Hmm aku tahu, bahkan aku sangat kaget, aku tidak mempercayai bahwa kamu sangat ajaib." Kata Numan dia juga berseru.


Dari apa yang Fai curi dari bakat Numan adalah, dia bisa memunculkan sinar lazer hijau dari semua tubuhnya bahkan skill ini hampir mirip seperti Super hero DC yaitu Gren Lantern


Numan bisa menembakan sinar laser hijau dari seluruh angota badannya seperti mata telunjuk jari bahkan dia bisa membuat benda-benda layaknya Gren Lantern asli.


Ketika bakat sinar hijau milik Numan di tingkatkan maka daya keluatan sangat kuat.


Bahkan di sisi Numan dia sangat terpana, sekarang dia memiliki lebih dari satu skill dan itu berasal dari Fai.


Sebagai contoh skill hipnotis dia sudah measuki Lv20 ke atas. Dari level tinggi dengan itu, dia bisa bisa menyerang musuh hanya sebuah kata-kata, bahkan dia bisa mempengaruhi perilaku kebiasan manusia.


Singkatnya dengan bakat hipnotis hanya sebuah kata-kata yang terucap dia bisa mengendalikan sesuka hati.


Bhakan skill ilusi itu sendiri dia bisa menyerang musuh secara mental. Sekali lagi dia memandang Fai dan memeluknya dan berkata, "Fai aku sangat menyukainya terimakasih."


Fai tersenyum melihat perilaku Numam dia teringat wanita zaman modern yang begitu materialistik

__ADS_1


"Kamu sangat murahan dan matre." Fai berkata sambil tersenyum.


Ketika Numan mendengarkan apa kata-kata Fai dia tidak marah namun dia pura-pura cemberut dan memasang wajah imut lalu Numan berkata. :"Huhh ini gara-gara kamu, aku sudah tidak mempunyai harga diri sebagai wanita buat apa aku mempertahanan kebaikan aku suka seperti ini dan aku sangat menyukainya. Tapi, itu di tunjukan kepada kamu."


"Baiklah...baiklah aku paham, hahahah!" Fai mengusap-usap punggung Numan.


Setelah itu Fai mencoba melepaskan peluakan Numan, dia memandang ke arah Numan penuh kelembutan dan berkata. "Numan jadi, apakah kamu bersedia menjadi wanita aku, terlepas kamu setatus istri orang."


"Hmmm aku bersedia." Jawab Numan dia memandang ke arah Fai sangat lembut, bahkan dia sudah tak menganggap Zhack ada, dia hanyalah figuran baginya sekarang. Dan Fai menjadi orang terpenting di hatinya terlepas daru itu salah dia tidak peduli.


"Baiklah kamu sekarang menjadi wanita aku. Karena kamu sekarang menajadi wanita aku, maka kamu harus menurut apa yang aku katakan. Mualai detik ini kamu wanita aku dan tubuh kamu sepatunya di serahkan kepada aku, paham? Bahkan jika suami kamu meminta adegan panas, kamu harus menolak."


Numan berpikir sebentar, tapi dia akhirnya mengangguk keplanya. "Yah jangan membicarakan Zhack lagi, dia sudah tidak penting di mata aku."


"Kamu sangat jahat tapi aku suka." Fai tersenyum.


Setelah berapa menit dia saling duduk di kasur Fai dan Numan saling memegang tangan bahkan Numan saat ini kepalanya dia senderkan ke bahu Fai.


"Apakah ini waktu masih berhenti?" Tiba-tiba Numan berkata. Dia ingat bahwa Fai saat ini sedang menghentikan waktu.


Karena Numan ingin tahu, akhirnya dia bangun dari duduknya dia menuju ke jendela. Begitu dia tiba di jendala Numan kagum, karen dia melihat monster burung yang terbang di atas langit, sedang menggantung tanpa bergerak, bahkan dari kejauhan dia melihat bahwa Zhack sedang seperti berlari.


"Hmmm suami bodoh." Numan melihat Zhack dia tersenyum dan menggelengkan kepalanya, setelah itu dia bergegas menghampiri Fai lalu berkata, "Aku ingin tahu ke tiga wanita kamu apakah kamu mempunyai sebuah potret sehingga aku bisa mengetahui seperti apa wanita kamu yang ada di kerajaan Rossen?"


"Kamu tidak perlu sebuah potret." Kemudian tangan Fai mengetuk dahi Numan sehingga dia bisa jelas melihat tiga sosok wanita itu, metode yang Fai gunakan hanyalah berbagi ingatan dirinya kepada Numan.


Setelah Numan mencerna ingatan sebagaian Fai yang di kirimkan ke pikiran sendiri, dia terkejut bukan main. Ketiga wanita Fai sangatlah cantik, bahkan sngat panas.


Apalagi ketiga wanita itu memiliki gunung yang besar, terutama wanita yang bernama Bella dia meiliki gunung yang sangat besar layaknya semangka.


Bahkan dia melihat bahwa setiap wanita Fai setidaknya memiliki tanda tato di bagian gunung sehingga akan menambah daya kecantikanya lagi.


Dan ketiga wanita Fai dia melihat dalam ingatan sedang merokok layaknya wanita nakal.

__ADS_1


"Aku tidak bisa berkata-kata wanita kamu sangat mematikan, bahkan di bandingkan Alisha dan Zesshi dia kalah jauh." Numan mengelengkan kepalanya dia heran.


"Apa yang kamu heran dia menyukai seperti itu aku tidak melarangnya." Fai mengangkat bahu.


"Baiklah.. Baiklah aku hanya terkejut, bahkan aku juga merasa bahwa gunung aku sedikit membesar setelah di belai kamu." Numan menyringai dia sudah menebak.


"Akhirnya kamu memahami sedikit. Ayo karena kamu menjadi wanita aku, maka aku harus membuat tato stempel di gunung kamu, sehingga lebih panas tempramen kamu." Fai meraih kekosongan dan seketika alat tulis muncul.


"Baiklah terserah kamu." Numan tanpa malu-malu langsung memamerkan gunung itu, Fai juga tanpa lama-lama mebuat lukisan tato di gunung bagian kanan.


Setelah menato, Fai meraih udara tipis dia membuat rokok dan menghisap untuk sendiri.


"Fuhhhh! Sungguh nikmat, apakah kamu mau mencoba?" Fai yang sedang merokok menawarkan kepada Numan.


Awalnya ragu-ragu, tapi akhirnya karena penasaran Numan mencobanya.


"Fuhhhhh! Ini sangat nikmat..!" Numan berseru kagum.


"Benarkan? nikmat? Jika kamu mau nahh!" Fai memberikan cincin dengan bentuk sama persis cincin pernikahan antara Numan dan Zhack sehingga saat ini Numan tanpa ragu-ragu melemparkan cincin milik Numan dan dia gantian cincin milik Fai yang sama peris.


Ketika dia mengecek isi yang terkandung dalam cincin itu Numan terkejut.


"Ini barang-barang ini milik kamu..!" Numan berseru.


"Betul ini untuk kamu, setiap wanita aku memiliki cincin harta yang tak terhingga sehingga tidak ada kata kemiskinan di masa depan." Jawab Fai sambil tersenyum.


"Fai kamu hebat.. !" Dengan gembira, Numan membenamkan tubuhnya ke Fai dam memeluknya.


"Ayo kita sudahi romantisme ini, besok bisa di lanjutkan lagi." Setelah itu waktu yang berhenti akhirnya berjalan seperti semula.


Kemudian Fai dan Numan keluar dari kamar dan dia duduk saling berjauhan. Namun mereka berdua saling menatap sambil tersenyum lembut.


Untuk memecahkan keheningan Fai berkata. "Setidanya suami kamu ketika keluar dari BAB setidaknya membutuhkan 10 menit, ayo kita manfaatkan waktu ini dengan memainkan itu." Fai menyringai dan dia memamerkan pusaka yang berdiri tegak.

__ADS_1


Numan yang melihatnya, langsung cerah. Tanpa bertele-tele Numan akhirnya mendekati Fai dan langsung di masukan mulut..


"Suami bodoh.. jangan salahkan aku karena menjadi seperti ini, tapi salahkan diri kamu karena gagal membahagiakan aku." Sambil menjilat adik laki-laki, Numan berkata dalam hati.


__ADS_2