Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Bab 121


__ADS_3

Bab 121


Bakat yang di gunakan oleh Fai, dia sama persis yang di gunakan oleh Teya. Karena Fai mempunyai sistem yang sangat maha kuasa, ketrampilan yang sudah di kuasai oleh Fai maka cara melakukan juga bisa berubah.


Sebagai contoh, jika Teya mengunakan bakat ini maka, dia setidaknya harus menerapkan adegan ranjang. Setelah adegan ranjang itu terlaksanakan, maka, Teya bisa menyerap energi lawan hinga kering dan meningal.


Bakat ini, mirip seperti pengendali darah dan Vampir miliknya.


Hanya saja, teya harus melakukan adegan ranjang, tapi Fai dia bisa menyerap melalui tangan sebagai perantara.


Ini karena Sitem dan buku kekosongan yang mengedit dan mensintetis bakat ini untuk di gunakan sepraktis mungkin.


"Kamuu.. Lepaskan aku sial..!" Wanita itu meronta-ronta sangat beringas, dia ingin sekali melepaskan dari cengkraman Fai dan melarikan diri. Dia, ingin melaporkan bahwa Fai berbahaya.


"Kamu..kamu ahhhh.. Energi aku kamu hisap tidak...!" Wanita itu berteriak. Semula yang dari awal, dia memiliki paras angun dan rupawan tapi, dengan berlalunya waktu, wanita itu cepat menua.


"Heheheh.. Apakah segampang itu, untuk melarikan diri, hanya kematian yang menungu kamu bajingan...!" Kata Fai, dia tertawa jahat sambil menikmati adegan penyiksaan ini.


"Brengsek..aku bilang lepaskan sisi..siall." Merasa bahwa tenaga dia sudah di sedot habis-habis, dan dia juga bahwa kulit indahnya mulai mengkeruput wanita itu, ahirnya meneteskan air matanya.


"Hahahah apakah melihat kamu meneteskan air mata aku semakin lucu ketika kata-kata arogan yang kamu keluarkan tadi." Fai berkata sambil tertawa penuh kemenangan.


"Ahhhgrt...ahhgrttt!" Wanita itu sekerat dia tidak bisa mengeluarkan suara sedikit sama sekali, dia sangat menyesal telah berurusan dengan Fai.


"Lupakan aku tidak ingin berlama-lama!" Fai kembali tenang dan dia langsung membunuh wanita itu, dengan di sebuah tangan yang sedang mencekaram, tiba-tiba muncul kepala ular raksasa dengan besar seperti semangka langung mengigit kepala wanita itu hinga copot.


Sekarang, wanita itu meningal tanpa kepala. Jasad wanita itu kemudian di tarik oleh tangan misterisus dari tanah, tangan misterius itu, mencoba menarik jasad wanita itu dan memasukan ke dalam kelompok mayat hidup.

__ADS_1


"Juyo ayo kita berjalan lagi." Fai kemudian memerintahkan Pusy dan Yujo untuk berjalan lagi.


"Ketoplak!"


"Ketoplak!"


"Ketoplak!"


Suara ke empat Pusy berjalan meningalkan istana Elona.


...****************...


Di kerumunan pesta, Teya sedang menungu bawahan untuk menerima kabar. Apakah anda sudah melakukan tugas dengan mulus.


Tapi dia menungu selusin jam sehinga dia percaya bahwa operasi ini gagal.


Tapi ketika dia mencari pengalaman, karena paras yang di miliki sangat cantik dia ahirnya kecelakan. Ketika rekan teman pria yang entah dari akademi yang dia tidak ketahui, awalnya berjalan mulus. Dia dan rekan satunya saling membantu. Tapi, ketika tiba-tiba Teya di suatu posisi yang sangat tidak menguntungkan, dia terluka parah. Dengan akibat itu, dia tidak mempunyai ke efektifan untuk berjalan bahakan di saat menyerang.


Karena kejadian itulah, karena rekan Teya adalah seseorang pria, dengan paras yang cantik ahirnya dia tak tahan.


Pria itu hendak memperkosa Teya, namun Teya menyadari sehinga dengan sekuat tenaga dia berlari untuk melarikan diri. Tapi, dia dalam pelarian salah arah sehinga Teya memasuki tempat berbahaya yaitu di mana ras Mamothe.


Ras Mamothe adalah ras ketika melihat mahluk jika melihat ras lain dengan lawan jenis, dia akan sebisa mungkin untuk memperkosa.


Di saat itulah Teya terjebak di sekawan ras Bamothe laki-laki sehinga alat vitalnya menerima pelecehan yang sangat keras.


Karena adik laki-laki Mamothe memiliki bentuk yanh besar alat vital Teya robek hinga berdarah. Dia menangis hinga ingin mati. Tapi di saat keputusasaan dia merasa bahwa bakat dirinya yang dia sembunyikan tiba-tiba berkerja sehinga ketika ras Mamothe sedang memperkosa Teya secara ajaib Mamothe itu energinya di sedot habis-habisan tanpa di sadari.

__ADS_1


Bukan hanya itu saja, ketika selesai menyerap energi, level perajurit yang tadinya tingkat empat secara peralahan, meningkat menjadi Lv5.


Dia menyadari bahwa setelah menyedot, monster Mamothe itu, juga mati karena lemas.


Dia masih tertegun sehinga tanpa siap dia di perkosa oleh Mamothe satunya lagi. Sehinga Teya sekarang di gilir sekitar enam moster Mamothe.


Dan karena itulah dia yang awalnya merasakan kesakitan, sekarang di gantikan dengan rasa kenikmatan.


Setelah menyerap lusinan Mamothe dengan hubungan telanjang dia ahirnya sudah memasuki perjaurit Lv7.


Dan selama beberapa bulan di hutan dia menjadi pela*ur untuk menyediakan alata vitalnya untuk di persembahkan oleh berbagai ras.


Dan Teya saat ini melihat Fai yang sangat misterius, dia ingin mencicipi tubuh Fai sehinga menyedot habis-habisan, tanpa peduli bahwa Elona sebagai teman masa kecil, juga menyukai Fai.


Tapi dia tidak peduli selama menaikan Level dan rasa kenikmatan di lakukan dia tidak berbelas kasih bahwa anda adalah sahabat karib.


Walau begitu perasaan batin Teya merasa jangal, dia sudah yakin sepenuhnya bahwa wanita yang di perintahkan dia sudah gagal.


"Bajingan Fai tungu aku.. Aku tidak akan menyerah untuk mencicipi tubuh kamu." Mata Teya menyipit dan dia mendekati lagi ke arah Elona.


"Elona..jika kamu mencintainya lebih baik lupakan?" Teya menjelaskan secara rinci kepada Elona, bahwa Fai orang yang begitu kaku sehinga dia menyarankan untuk menjahi Fai tersebut.


"Ini...!" Elona mengelengkan kepalanya, dia juga entah kenapa bingung dengan suasana ini, dia memutuskan untuk meminta maaf di kemudian hari setelah memasuki ke akademi.


Teya yang melihatnya juga sudah menebaknya bahwa keputusan yang di ambil oleh Elona sulit. Dia juga akan memasuki akademi untuk melihat Fai dan membalas dendamnya, memotong tangan dan kaki itu, sehinga dia mempermudah untuk memperkosa Fai.


Dengan paras yang cantik tentunya Teya sudah menjerat para lelaki selusin di hutan, tapi ketika dia melihat Fai, seseolah adrenalin terpancing.

__ADS_1


Semakin dingin Fai semakin dia bersemangat.


__ADS_2