Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Mempunyai Anak


__ADS_3

Bab 214 Mempunyai Anak


Dalam hari ini, mereka semuanya sedang menikmati masa-masa berpesta karena perkumpulan yang begitu meriah.


Acara berkumpul keluarga dan wanita Fai akhirnya telah usai. Sekarang di gantikan malam yang baru dan panjang.


Rumah Fai sungguh sangat besar seperti istana, dia di disain sengaja oleh Fai. Bahkan kamar itu sungguh sangat banyak agar di masa depan ketika wanita Fai semuanya berkumpul tidak terlalu repot.


Setelah malam tiba, mereka semua tidur di masing-masing kamar yang telah di siapkan. Di malam hari Fai sedang berada di kamar Bella.


“Suami.. aku juga tidak sabar ingin melihat dunia dewa seperti yang kamu sebutkan tadi,” Bella berkata sambil menatap cermin kuno dan dia memandang gunung sendiri yang sangat besar bahkan dia sudah tanpa busana hanya puutingnya yang di tutupi kain kecil sehingga penampilan menjadi sangat panas dan mematikan.


Setelah itul dia mendekati ke arah Fai yang sedang terlentang tidur terus berkata lagi: “Suami sekarang giliran aku untuk memperkosa kamu.


Setelah itu, dia membuka bagian bawah sehingga Tintin yang sangat perkasa langsung terlihat oleh Fai.


“Waww kamu memasang PE*IS palsu lagi di alat vital mu .” Fai tersenyum, bahkan karena produk buatan Fai sangat ajaib, Tintin itu menyatu ke klorotiss Bella sehingga Bella seperti wanita yang memiliki dua reproduksi.


“Hmm ini hanyalah keinginan ku ketika tidak ada kamu untuk melampiaskan bersatu dengan Elia.” Bella mengangguk kepalanya dan tersenyum.


Fai berkata: “Tapi ini sudah usai sekarang ada aku di sini bahkan aku akan membuat anak denganmu apakah kamu setuju?”


Tentu saja Bella yang mendengarkan langsung mengangguk setuju karena dia ingin sekali mempunyai anak dengan Fai.


“Suami aku setuju..” setelah itu Bella mendekati Fai dan menciumnya, langsung berkata lagi.

__ADS_1


“Suami apakah sekarang kita akan membuat anak?” Bella sangat tidak sabar.


“Yahh... tentu saja..!” Fai tersenyum. Kemudian dia menatap Tintin Bella seketika Tintin itu, bercahaya langsung lepas dari tubuh Bella.


“Kyaa..!” Bella langsung menjerit sangat centil, kemudian menatap benda yang terjatuh dengan tatapan linglung.


“Hehehe sekarang mulai...!” Fai langsung menerkam tubuh Bella sangat ganas, dan akhirnya mereka melakukan hubungan musim semi sangat bahagia.


Bukan hanya itu saja dalam malam sampai pagi bergiliran berhubungan intim dengan ke-5 wanitanya.


Sehingga keesokan paginya ketika semua wanita membuka mata dia bangun tanpa ada busana. Fai melakukan hubungan intim tidak semerta membuat anak semua paling dia hanya menargetkan Bella saja. jika dirinya membuat anak semua mungkin ketika melahirkan ruangan ini sangat berisik penuh upaya yang sedang menangis.


Fai membuat bayi menjeda 2 tahun sekali dan itu bergiliran. Bahkan dia mengatakan ini kepada semua wanitanya dan ke semua wanita itu sangat setuju.


Keesokan paginya mereka semuanya sedang bersarapan makanan ini sungguh sangat lezat karena dibuat oleh ibunya walaupun bakat skill memasak dirinya lebih baik tapi masakan yang dibuat oleh ibu, penuh kecintaan dan kasih sayang.


Sontak mereka semua yang sedang asyik makan langsung menatap ke arah sangat cerah. tentu saja Nuwa yang berkata terlebih dahulu.


“Waahhh... nak... bisakah kamu menunjukkan apa yang kamu katakan kepadaku.” Kata Nuwa.


“Baik.. Tapi sebaiknya kita melanjutkan makan lagi setelah semuanya sudah selesai aku akan memasukkan kalian semua tenang saja ayo kita makan perlahan-lahan.” kata Fai sangat ringan perkatanya kemudian dia memandang ke arah Bella. “Mungkin kamu akan membutuhkan istirahat yang cukup karena aku sudah menebarkan benih kepadamu.”


Tentu saja Bella yang mendengarkan apa yang dikatakan langsung tersibuk menunduk baginya Fai itu sungguh tak tahu malu bisa-bisanya dia berkata secara langsung ketika banyak orang yang sedang berada di sekitarnya.


“Hah.. apa kamu sudah menebar benih kok pada Bella..?” tiba-tiba luwak menatap ke arah Faiz sangat cerah matanya kemudian dia mendekati Bella dan memegang tangannya kemudian berkata lagi. “Bella apakah yang dikatakan anakku itu benar hah..!”

__ADS_1


Bella yang diinstruksi oleh luwak terus-menerus akhirnya dia menjawab sambil tergagap. “Ini~ini~ aku~..;”


Bella sangat malu sehingga dia terbata-bata untuk mengatakan saja sangat kesulitan karena sangat malu tapi luwak yang melihatnya tentu saja sudah memahaminya sehingga dia memeluk tubuh bela dan gunung itu yang besar seperti semangka langsung ditekan seperti ingin meledak. “Hahaha akhirnya aku akan mempunyai cucu lagi.”


“Ibu... ibu...ini..!” Bella sangat panik karena kedua gunung itu yang sangat besar seperti semangka sedang dipeluk erat oleh Nuwa, sehingga puuting yang sedang dijepit oleh aksesoris ingin terlepas karena air susu itu ingin tumpah keluar.


Namun Nuwa mengabaikan, dia sangat gembira sambil menatap ke arah Fai seraya berkata: “Hahaha bagus kamu nak.. Kamu adalah anak yang berbakti..”


Bukan hanya itu saja luwak menetap keempat wanita pai sambil mengangguk dan berkata lagi: “Aku di masa depan menunggu kalian untuk melahirkan anak jika banyak cucu maka aku semakin bahagia.”


Ke empat wanita itu hanya mengangguk tapi ada rona merah di wajahnya tapi di samping itu Numan, sebenarnya sangat berharap memiliki anak dia dari dulu sangat ingin mempunyai anak sehingga Fai yang mengetahui dari pikirannya langsung menatap ke arah numan.


Fai berkata dengan telepati kepada Numan: “Baiklah.. jika numan kecil ingin mempunyai anak ayo kita laksanakan..!”


Sontak Numan sangat terkejut ketika ada suara Fai yang memasuki ke dalam pikirannya setelah itu dia menatap Fai sambil mengangguk terus-menerus dan sampai mengeluarkan air mata.


Dia sangat bergembira dalam hatinya bahkan dia ingin bergegas untuk memeluk. Karena, inilah yang dia inginkan sebuah anak yang keluar dari tubuhnya bahkan apa yang membuat dia bahagia adalah anak ini akan memiliki gen dari pria yang sekarang dia cintai yaitu Fai.


Fai melihat kebahagiaan yang dikeluarkan oleh Numan dia juga sangat senang.


Sudah 5 menit berlalu akhirnya berkata kepada semua orang. “Baiklah semuanya karena makanan pagi ini sudah selesai mari kita saatnya melihat dunia yang aku sebutan kepadamu...”


Nuwa dan lainnya langsung menantikan bagaimana bentuk dunia yang menurut Fai dikatakan.


Namun sebelum itu tiba-tiba Zesshi berkata: “itu adalah dunia yang kamu sebutkan tapi bagaimana kamu menemukannya?”

__ADS_1


Fai menjawab: “Dunia itu berada di dalam tubuhku jadi aku mengetahuinya.”


“Di tubuh mu...!” Semua orang akhirnya terkejut bukan main.


__ADS_2