Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Bab 38 Bakat Seribu Perubahan Monster


__ADS_3

Dengan hidangan yang cukup meriah, dan di tambah Bir shoju yang di ciptakan oleh Fai dari sihir pencipta.


Maka, makanan dengan kombinasi Bir itu menjadi hidaga an yang mengasikan.


Fai melihat Ibu dan lainya tertawa bercanda bersama dengan bahagia. Fai ahirnya tanpa sadar membangkitkan senyum di bibirnya yang tampan.


"Bersendawa!"


Tiba-tiba Nori bersendawa dengan nyaman.


"Makanan ini baru pertama kalinya aku mencoba, Uu sunguh nikmat!" Luwi berkata dengan tatapan cerah.


"Sama, aku juga baru pertama merasakan makanan ini, walau aku sering memakan monster Kelinci, tapi ketika memakan hidangan ini seperti ada sesuatu yang di tambah kan, tapi apa?" Bella tidak bisa mengerutkan kening nya.


Sebenarnya Fai memahaminya, alasan Bella berkata begitu karena dia tidak tau bumbu apa yang di masukan oleh Fai.


Karena Fai membuat sihir pencipta untuk membuat MSG yang ada di Bumi.


Jadi karena itulah, bahkan koki ternama di dunia ini dan pada ahirnya tidak tau apa Itu MSG.


Kemudian Nori berkata dengan memecahkan suasana itu.


"Ngomong-ngomong aku telah membangkitkan bakatnya." Nori memandang Fai dan memberitahukan.


Fai ahirnya menghentikan makannya, dengan tertarik dia berkata kepada Nori dengan semangat.


"Oh, bakat apa yang kamu bangkitkan?"


Kemudian Fai melihat bahwa Mata Nori bercahaya merah dan tangannya jarinya menumbuhkan jari-jari runcing.


Gigi Nori mengeluarian taring tapi penampilanya menjadi imut dan keren.


Tapi pada saat itu bunyi "Bip" berdering di benaknya.


"Kamu melihat bakat Vampir, bakat Vampir +2, kemahiran +6."


"Kamu melihat bakat Vampir, bakat Vampir +5, Kemahiran +10."


Fai ahirnya mendapatkan ketrampilan Vampir walau belum meningkat ke Lv1, tapi itu lumayan dari pada tidak.


Bakat Vampir adalah bakat tergolong langka, bakat itu ber sepesialis di bidang melahap darah dan meningkatkan kekuatanya, di samping itu, bakat Vampir bisa menumbuhkan kuku yang tajam dan runcing seperti pedang sebagai alat menyerang dan kemapuan penyembuhan diri.


Tapi bakat Vampir ada kelemahanya jika masih di Lv10 kebawah, ketika mengaktifkan bakatnya lalu terkena matahari maka kulit akan terbakar.


Fai juga mengunakan ketrampilan Vampir, tapi yang aneh nya adalah ketika Fai mengaktifkan ketrampilan itu, tiba-tiba mata Fai menjadi merah. Dan rambutnya menjadi putih.


Bella dan lainnya bergidik tapi ada ke kaguman di matanya yang tidak bisa di sembunyikan.


Mereka melihat perubahan Fai menjadi terpana.


Jika Fai tidak mengaktifkan ketrampilan itu maka Fai di gambarkan anak yang polos dan tampan.


Tapi ketika mereka melihat Fai yang sekarang itu seperti perpaduan tampan dan licik, seperti iblis.


"Kamu..!" Bella tidak bisa berkata-kata.


"Apa!" Fai memandang Bella karena tidak tahu.


"Kamu rahasia apa yang masih di sembunyikan dari kita?" Bella ahirnya bertanya.


"Coba tebak?" Fai berkata balik, tapi dia tidak ingin menjelaskan.


Bella memandang ketrampilan Fai sekarang tiba-tiba berkata tanpa sadar.


"Ada legenda mengatakan, di jaman dulu ada Ras iblis. Dia suka membantai menjarah wanita dan senjata-senjatanya telah di babtis oleh darah tak terhitung yang dia bunuh, tapi pada ahirnya dia menghilang karana sesuatu alasan."


"Tapi sebelum menghilang dia pernah berkata bahwa di masa depan akan ada orang seperti dirinya lagi."


Bella terus menjelaskan dengan serius kepada Fai.


Fai tiba-tiba ingin menangis tanpa air mata dan berkta:"Brengsek apakah aku menjadi Iblis kedua."


Fai benar-benar panik dan tidak mau.


Bella berkata lagi:"Fai bakat apa yang kamu tidak bisa di kuasai?"


Mendengar perkataan Bella Fai ahirnya tersadar kembali kemudian berkata. "Semua bakat aku biasa menguasainya, tidak ada yang bisa aku kuasai bahkan wanita akan memeluk di pangku aku." Fai berkata dengan banga dan menyombongkan sendiri.


"Tapi kenapa ketika aku menyelidiki asal-usul kamu, bahwa kamu dulu idiot dan tidak berguna?" Tina tiba-tiba teringat sehinga dia mengutarakan langsung kepada Fai.


"Membodohkan diri juga penting, coba kamu lihat banyak orang yang menyombongkan diri karena merasa dia kuat, tapi itu saja! Karena merasa dirnya kuat dan jenius ahirnya sifat arogantnya muncul."


"Tapi orang sombong dan arogant tidak punya kehidupan lama."


"Maka dari itu menjadi rendah diri adalah pilihan aku pada saat itu."


Fai terus membuat akting yang bagus, sehinga mereka percaya kepadnya.


Akting ini sunguh bagus jika di bumi mungkin dia sudah mendapatkan piala oscar.


....


Setelah beberapa waktu ahirnya Tina dan Bella meningalkan rumah Fai dengan engan.

__ADS_1


Dia juga tidak lupa berpamitan kepada Nuwa.


Kemudian Bella berkata:"Ingat setelah itu jangan sungkan sungkan untuk bermain di rumah aku di masa depan."


"Yah." Fai mengagukan kepalanya.


Kemudian setelah berpamitan mereka berdua ahirnya memasuki gerbong.


Fai dan lainnya melambaikan tangannya.


Di dalam perjalanan ahirnya Tina, tidak bisa berkata.


"Bu, apakah masih ada bakat Fai yang masih di sembunyikan?"


"Ibu rasa juga begitu, dia memiliki beberapa bakat, buakan berati itu menakutkan?"


"Yah, dia di gambarkan sebagai monster." Mereka mengangukan kepalanya dengan setuju.


"Ngomong-ngomong apakah kamu menyukainya?" Tiba-tiba Bella berkata kepada Tina.


Tina langsung tersedak setelah apa yang di katakan Ibunya.


Dia mengelak dan berkata dengan malu:"Bu jangan mengolok-olok aku.. bagai mana mungkin aku menyukainya! Dia hanyalah orang mesum!"


Wajah Tina memerah seperti Apel matang.


Kemudia dia berkata balik sambil mengalih kan topik.


"Bu apakah kamu juga menyukainya?"


Bella berpikir sambil memegang dagunya, kemudian berkata:"Aku menyukai Bocah bau itu?" Setelah berpikir sejenak dia melanjutkan berbicara lagi.


"Entahlah aku menyukai apa tidak tapi yang jelas, ketika aku dekat dengan nya aku marah sekali dan ingin memukulinya, tapi ketika keheningan aku selalu mengingat nya?"


"Tapi ngomong-ngomong dia tampan dan kuat dalam beberapa tahun kedepan semakin kekuataan dia meningakat, semakin banyak wanita yang tergila-gila kepadanya."


"Ingat dunia ini adalah kekuatan segalanya walau jika Fai mempunyai tubuh jelek, jika kuat itu tidak masalah. Tapi Fai bukan hanya jelek, dia tampan dan kuat, apa lagi penampilannya selalu misterius."


"Apa salah nya jika menikah dengannya?"


Bella berkata begitu banyak kepada Fai, setelah itu dia memandang Tina dengan senyum bercanda lalu dia berkata.


"Oh iya aku ingat tadi kamu bilang tidak menyukai bocah bau itu? Maka dari itu, jika kamu tidak menyukai nya maka aku akan mendapatkannya."


"Ibu kamu.." Wajah Tina langsung jelek.


"Ada apa? Bukan kah kamu tidak menyukainya? Maka aku akan mendapatkan nya."


"Jika andai saja aku menjadi istri pertama aku tidak melarang dia mencari wanita lain, yang terpenting aku lah yang pertama menikah dengannya."


Bella berkata terus menerus mengolok-olok Tina sehinga Tina muntah darah karena marah.


Andai saja jika Fai mendengarkan mungkin dia akan mengacungkan ke empat jempolnya dan menangis terharu.


....


Di Rumah.


Tepatnya di rumah Fai tingali, setelah beberapa acara itu dia ahirnya ber istirahat di dalam kamar.


Dia di kamar kadang mempraktikan hukum ruang dan waktu kadang hukum pencipta.


Sehinga Levelnya sedikit di tingkatkan, Hukum ruang dan waktu sekarang menjadi Lv6. Dan hukum pencipta menjadi Lv4.


Menurut latihan jika sudah memasuki Lv8 dia bisa menghentikan waktu sedikit lama yaitu sekitar 10 menit durasinya tanpa ada sarat.


Jika itu kemarin sebelum hukum ruang waktu di tingkatkan dia hanya bisa menghentikan waktu hanya dua menit.


Hukum ruang dan waktu, Fai bisa menghentikan waktu secara total dan tidak.


Sebagai contoh ketika Fai menghadapi Linolel dia menghentikan waktu dengan area luas sekitar beberapa lusin kilo dan kesadaran musuh masih tersadar.


Tapi jika Fai menghentikan waktu secara total semua dunia dan kesadaran mahluk hidup itu hilang.


Singkatnya Fai bisa menghentikan waktu sesuka yang dia inginkan, Lv1 sampai 30 hukum ruang waktu hanya bisa menghentikan waktu dan merobek kekosongan dalam satu alam.


Ada pun kekutan memutar kembali mempercepat waktu itu bisa di gunakan ketika sudah mencapai Lv30 ke atas.


Di sisi hukum pencipta walau hanya sampai Lv4, itu juga bagus dari pada tidak.


Dengan Lv4 Fai bisa menciptakan peralatan melebihi lima puluh jenis, dia bisa menciptakan Ponsel, laptop, dan sejenis konsol game.


Bahkan dia bisa menciptakan mobil, motor senapan.


Ketika Fai sedang asik berlatih di kamar dia sering bersin.


"Hacuiii!" Fai mengaruk hidungnya beberapa kali dan berkata.


"Aneh apakah aku meriang?"


Fai linglung karena tidak tahu bahwa Bella dan Tina sedang membicarakannya.


Sudah bebrapa lama Fai berlatih kemudian dia tidur terlentang menghadap kelangit.

__ADS_1


Fai mencoba memejamkan matanya tapi dia tidak bisa tidur, kemudian ada sesuatu hal aneh, dada Fai mengeluarkan cahaya. Cahaya itu keluar dari tubuhnya dan berputar-putar mengelilinginya.


Setelah beberapa saat cahaya itu membentuk sebuah monster imut.


Hewan itu berpenampilan seperti kucing tapi di tengah kedua mata itu ada seperti batu berwarna merah darah dengan warna hitam di sekujur tubuhnya dia seperti monster iblis.


Fai melihat hewan imut itu dan tiba-tiba dia teringat bahwa kitab yang di berikan Jori kepadnya sampulnya ada gambar kucing ini.


Kucing imut itu menatap Fai, Fai juga menatap kucing itu.


Karena hewan ini begitu lucu Fai tanpa sadar merain dan memegangnya.


Tapi adegan selanjutnya membuat dia terkejut.


"Mengomel!"


"Sikat!"


Kucing itu membuat suara mengomel dan mencakar Fai.


"Puf!"


Darah Fai di tangannya menyembur keluar dan berkata memarahi. "Brengsek tangan aku sakit!"


Dengan tubuh titaniumnya mungkin kekuatan cakaran kucing itu tidak akan mengores, tapi dia melihat kucing itu melambaikan cakarnya dengan ringan, dan tiba-tiba kulit Fia terluka.


"Kulit kamu terluka, tubuh titanium +10."


"Tubuh kamu terluka, menyemburkan cukup banyak darah, fitalitas darah meningkat +35, tubuh titanium +20."


Dengan perbaikan sistem tubuh Fai kembali segar kemudian dia memandang kucing hitam itu, dan berkata.


"Hey kucing sialan apakah kamu menjadi begitu galak!"


"Mengomel!" Kucing itu hanya menjawab mengomel.


Kemudia Fai melihat bahwa kucing itu menghampiri darah yang terciprat di lantai, kemudian dia menjilat.


Ketika menjilat tiba-tiba tanda merah di dahi kucing itu menyala dan darah Fai yang terciprat di lantai juga menghilang memasuki ke dahi kucing itu.


Setelah memasuki di dahi kucing tiba-tiba Fai merasakan ada ikatan misterius, kemudian dia tidak bisa ber tanya-tanya.


"Apakah ini kontrak hewan?"


Tapi setelah kejutan Fai belum selesai tiba-tiba bunyi "Bip" berdering lagi.


"Kamu memahami bakat seribu perubahan monster, kemahiran +10."


"Kemahiran +50 "


"Kemahiran +60."


"Kemahiran...."


"Hei! Selamat kamu mendapatkan bakat Seribu perubahan monster, level saat ini adalah Lv3."


Mata Fai terpejam dan otak Fai seperti akan meledak karena begitu banyak informasi yang masuk kedalam.


Setelah beberapa menit ahirnya dia membuka mata dengan bahagia.


Fai mencoba mencerna bakat yang baru dia dapat, menurut informasi bakat ini, dia bisa berubah menjadi berbagai bentuk monster sesuka hati.


Walau namanya seribu perubahan monster tapi kenyaaan nya tak terbatas.


"Ini.." Fai sangat bahagia dia berterima kasih kepada sistemny dengan menangis terharu dan berkata.


"Sistem kamu adalah yang terkuat jika tidak ada sistem tidak ada ketrampilan yang menantang."


Tapi tidak ada respon sistem.


Jika di Novel yang dia baca di kehidupan dulu, si protagonis mendapatkan jari emas sebuah sistem, sistem itu menyediakan peralatan di Mall dengan menukar point yang di dapat.


Tapi sistem milik Fai berbeda dan sangat hambar, walau beda tapi serba guna.


Setelah mencerna informasi Fai mengunakan bakat yang dia dapat.


Fai tiba-tiba berubah menjadi kucing yang sama persis di depannya.


Setelah menjadi kucing Fai mencoba menumbuh kan sayapnya dan terbang.


Suasana Fai sedang gembira.


Kemudian Fai berubah menjadi bentuk semula dia memandang kucing di depanya dan berkata.


"Kamu menjadi hewan kontrak pertama dan terahirku."


"Mengomel!" Kucing itu mengomel dengan setuju. kemudian dia masuk lagi ke dalam tubuh Fai.


Karena Fai tidak bisa tidur akibat rejeki nomplok yang dia di dapat, setelah bebrapa jam dia menyringai dan berkata.


"Aku tidak bisa tidur, lebih baik menyelinap mengunakan celah ruang pergi ke tempat tidur Bella aku harus mendapatkan dan menjadi kan wanita aku!"


Fai melambaikan tangannya celah ruang tiba-tiba terbuka dan Fai memasuki kamar Bella.

__ADS_1


__ADS_2