
Bab 203 Kesulitan Fai
"Bam!"
Joy William langsung menghantam tanah sangat keras. Goncangan itu mengakibatkan tanah menjadi retak dan berkembang sehingga rumah-rumah yang di sekitarnya langsung hancur seketika.
"Swoshh!"
"Swosh!"
"Swoshh!"
Fai tidak peduli langsung menembaki menggunakan geranat nuklir untuk membombardir Joy William. Bahkan mungkin saja tembakan itu hanya menggoreskan sedikit luka.
Tapi sebelum Fai membombardir, dia memindah ras Elf yang di sekitarnya. sehingga selamat.
"Bom!"
"Bom!"
"Bom!"
Tembakan geranat nuklir itu terus-menerus di lakukan oleh Fai sehingga Joy William berteriak marah.
“Hiyaaaaaaa....!”
Joy William meraung, hanya raungan saja langsung menghancurkan geranat itu di udara.
"Bam!"
"Bam!"
"Bam!"
Kemudian dia melompat sangat cepat dan sudah tiba di hadapan Fai, seketika Fai kaget karen kecepatan Joy William sangat cepat.
"Bam!"
Kemudian dia meninju kepala Fai di tinju hingga tulang rahang dan gigi-giginya hancur seketika.
“Bajingan...!”
Fai baru pertama mengalami perasaan yang sangat sulit bahkan dia ingin menangis karena rasa sakit di rahang yang patah dan darah berceceran dimana-mana.
“Bajingan dia sungguh kuat..!” Sambil berputar-putar di udara dan menghantam gunung-gunung sehingga gunung itu sendiri langsung hancur.
“Rahang kamu mengalami kehancuran yang sangat serius, pemulihan rahang di mulai. Kekuatan rahang di perkuat +30, gigi yang hilang sedang di tumbuhkan, kekuatan gigi +40, tubuh titanium di tingkatan menjadi Lv50.”
__ADS_1
Di dalam tumpukan gunung, Fai rahangnya kembali seperti semula dan di perkuat.
“Huhhh ini sungguh sangat menyakitkan jika aku tidak mempunyai sistem maka aku sudah mati seketi...!” Kata Fai belum selesai tapi tiba-tiba, kepalanya lepas dari lehernya bahkan darah itu memuncrat trus menerus.
“Tidak.. mungkin ...!” Kepala Fai terbang sambil mengucapkan kata-kata mustahil. Namun seketika leher itu menyatu lagi karena Fai mempunyai tubuh imortal.
Fai juga tahu bahwa Joy William tidak menggunakan bakat, dia hanya murni menggunakan kekuatan fisik.
Di sisi Joy, dia juga kaget karena Fai mempunyai bakat yang sangat aneh, bahkan setelah dia meninju dia menemukan bahwa wajah Fai tidak hancur malahan bertambah tampan.
Mengingat tugas yang di keluarkan tulisan di matanya, akhirnya dia paham bahwa didepan itu adalah musuh terberatnya.
Kemudian dia meluncur sangat cepat, langsung meninju Fai. Tapi Fai juga membalas dengan tinju.
"Bang!"
Namun, siapa sangka Fai yang terpental sampai tulang tanganya patah seperti akan menjadi bubuk.
"Hei! Tubuh titanium kamu di tingkat kan Lv41!”
Tiba-tiba Joy sudah sangat kilat tiba di hadapan Fai yang masih terbang. Dan langsung memukul lagi sangat keras.
"Bang!"
"Bang!"
"Bang!"
"Bang!"
“Hei! Di tingkatkan lagi menjadi Lv43!”
Bunyi Bip terus menerus terngiang-ngiang di benak kepala Fai sehingga dia yang mendengarkan diam-diam tersenyum tipis.
Namun senyuman itu mengeraskan tiba-tiba karena pada saat itu, dirinya yang masih terpental di udara, Joy William langsung meningkatkan kekuatannya sehingga dirinya meludahkan darah dari mulutnya.
"Bang!"
"Engah!"
“Hei! Jantung kamu mengalami kerusakan! Pemulihan jantung +10, tulang dada+60, tubuh titanium di tingkatan Lv44!”
Saat ini setelah Fai di tinju terus menerus seperti karung sampah oleh Joy William, akhirnya giliran dia untuk meninju.
"Bang!"
Tinju Fai sangat kuat, tapi hanya melemparkan dia berapa lusin mil. Asumsi Fai masuk akal, karena Joy William sudah ratusan tahun telah hidup sehingga akumulasi hadiah sitem pada kekuatan fisik di tingkatkan selama ratusan tahun itu.
__ADS_1
Di bandingkan dengan Fai yang masih baru datang di dunia ini, belum ada setahun, tentu saja kekuatan masih beda kesenjangannya.
Tapi walau begitu, Fai masih di untungkan karena semakin keras pukulan Joy William kepada dirinya, maka semakin cepat tubuh titanium di tingkatkan.
Ketika dalam perenungan, Joy William langsung melesatkan tubuhnya dan sudah di depan tepat wajah Fai tinju itu.
“Kamu sangat menari..!” Joy William berkata dengan sangat martabat langsung memukul wajah Fai sehingga hidup Fai langsung mimisan.
"Bam!"
"Sikat...!"
"Puf!"
Fai terpental sangat jauh hampir meleawti kerjaan Elf bagian timur ke barat. Bahkan selama dia terpental, Fai menabrak gunung bebatuan yang tidak terhingga.
“Tubuh kamu mengalami kerusakan parah, pemulihan tubuh +90, tulang wajah +80, tubuh titanium di tingkatkan menjadi Lv45.”
“Uhukkk...uhukk...hahaha!” Ayo bajingan Elf aku tidak bakal mati dengan mudah hahaha!” Fai langsung terang sangat cepat.
"Sikat!"
Kecepatan terbang itu dai tambah dengan menggunakan bakat ruang dan waktu langsung sudah tiba di hadapan Joy William.
Tangan kanan Fai berubah menjadi palu raksasa untuk memukul Joy William itu, namun pukulan itu langsung di patahkan hanya tangan biasa, bukan hanya itu saja. Setelah menangkap palu raksasa, Tangan kiri langsung menghajar wajah Fai.
Ketika Joy William sudah memukul wajah Fai anehnya pukulan itu langsung menembus seseolah tubuh Fai seperti udara tidak bisa di raih.
Setelah meninju udara kosong Fai dari mulutnya menyemprotkan racun yang berbahaya. Namun anehnya racun itu tidak berguna karena Joy William tingkat kebugaran fisiknya sudah di atas rata-rata.
“Sial... sungguh merepotkan!” Fai mencoba sabar dia harus meningkatkan fisiknya dengan cara di pukuli terus menerus oleh Joy William. Memikirkan ini dia ingin menangis tapi tidak ada air mata.
“Kamu sungguh kuat.. tapi aku juga sudah di bunuh oleh kamu jika tidak kamu bisa mencobanya!” Fai berkata sambil mengejek dan sengaja agar dirinya di pukuli.
“Kamu sangat sombong... aku tidak tahu cara kamu untuk bertahan dari amukan aku, tapi aku memilih fisik dan kebugaran yang sangat kuat kamu tidak akan mungkin mengalahkan aku hahaha!” Setelah berkata, dia memukul lagi di kepala Fai sehingga kepala Fai berdarah dan mimisan.
“Hei! Tubuh titanium di tingkatan menjadi Lv 46!”
"Bang!"
"Sikat!"
Fai meluncur ke tanah dan mencoba berdiri lagi, dia langsung menggunakan bakat fisik titanium Lv 46 dengan kekuatan penuh.
"Hiyaaa..!"
Fai memasuki ruang dan meninju pipi Joy William sehingga dia terjatuh. Ketika melihat bekas tamparan yang di lakukan Fai, itu seperti mata panda pada pipinya warna biru dan lebam.
__ADS_1
“Haha aku sudah memukul kamu!” Kemudian setelah memukul pipi Joy William dia bahagia. Namun Long Fai memiliki perasaan rasa sakit sedikit di kepalan itu.