
Setelah perjalanan memakan dua hari ahirnya gerbong itu akan sampai ke kota Aksu, tapi setelah tiba di suatu persimpangan dia berbelok arah untuk mengantar Mulan dan lainya ke Akademi Dupa Merah.
Sesampai di depan Akademi itu, banyak siswa-siswa yang melihat dua monster yang besar dan monster itu menarik sebuah gerbong yang sedikit besar dan panjang.
"Lihat Monster apa ini sunguh aneh!"
"Iya aku juga baru melihat hewan ini baru pertama."
Para siswa yang ada di sekitar depan halaman saling berbisik dan berkata.
"Mungkin ini monster dengan level yang sudah tingi dan itu juga monster yang sangat lanka."
"Aku sangat ketakutan hinga ingin kencing ketika melihat sorot mata monster ini!" Murid itu berkata ada yang ketakutan.
"Aku ingin tahu siapa pemilik dari monster ini."
Beberapa murid ada yang kagum dan ada juga yang heboh dan ada sebagaian murid ingin tahu siapa pemilik dari monster yang membawa gerbong itu.
Sementara itu, monster itu memasuki halaman Akademi Dupa Merah dan semua murid yang ada di situ tidak bisa bertanya-tanya, apakah hewan ini pemiliknya adalah dari Akademi kita?
Tapi siapa pemilik dari hewan itu.
Sebelum dekat di kota Aksu dia membangunkan Mulan dan lainya bahwa dia akan sampai di kota.
Mereka bertiga terbangun dengan nyaman, dia merasakan pertama kali tertidur dalam kenikmatan walau dia tertidiur dengan duduk.
Tapi kenyamanan itu di gantikan terpana karena dia baru tersadar bahwa kekuatan mereka di tingkatkan sekitar dua atau tiga sehinga dia merenungkan apakah hanya tertidur di dalam gerbong ini dia akan meningkatkan level kekuatanya.
Selain itu dia juga terkejut, bahwa ketika dia membuka matanya dia melihat ada satu lagi wanita yang sedang tertidur.
Penampilan masih kecantikan atas sama halnya Mulan dan lainya.
Rigrit tertidur tapi dia merasa ada yang melihat sehinga mata yang indah bergetar dan langsung membuka matanya.
Rigrit melihat mereka bertiga, mulan dan lainya juga saling memandang dan mengangukan kepapanya dengan lembut.
"Halo perkenalkan nama saya Rigrit salah satu budak dari Fai." Rigrit memperkenalkan kepada mereka bertiga.
"Nama saya Mulan dan yang ada di sampingnya Julis dan Lisa." Mulan memperkenalkan
Lisa dan Julis tersenyum mengarah kepada Rigrit.
Fai juga mempunyai budak yang cantik?
Bella bangun dari tidurnya karena mendengar beberapa percakapan sehinga dia juga ahirnya melihat Rigrit.
"Apakah kamu budak dari Fai?" Bella berkata.
"Iya nyonya saya adalah budak yang mengikuti Fai!" Kata Rigrit dengan hormat.
Rigrit dari awal memasuki gerbong dan dia juga sudah melihat Bella dan dengan penampilan seperti permaisuri ini seperti pasangan yang serasi jika si sandingkan dengan Fai.
__ADS_1
Setelah semua orang sudah bangun Rigrit memperkenalkan Jen dan semuanya sehinga mereka saling kenal.
Rigrit mengatkakan bahwa dia adalah seseorang budak tapi, Fai menepis baha anda adalah masih manusia dan tidak perlu berbicara begitu.
Fai menjelaskan bahwa Rigrit dan Jen adalah kelompok yang di sebutkan ketika dia membicarakan ingin mendirikan sebuah organisasi.
Oh jadi seperti itu!
Mereka paham dan mengangukan kepalanya, setelah beberapa menit sudah sampai di depan Akademi Dupa Merah mereka juga melihat para murud pada heboh.
Setelah sudah sampai dia tidak lupa untuk menurunkan Mulan dan lainya.
Ketika para murid melihat siapa orang yang turun dari gerbong itu dia ahirnya paham.
"Oh lihat ternyata hewan ini adalah milik tungangan dari salah satu murid ini!"
"Mungkin ini baru pertama kalinya dia memamerkan hewan tungangan sehinga kita jarang melihat!"
"Oh bukan kah itu Miss Mulan beserta kawannya!"
Para murid lekaki heboh dan berteriak ternyata dewi yang para murid banga kan mempunyai hewan yang keren dan aneh.
Kecantikan hewan yang keren dan aneh ini cocok untuk dia dapatkan gelar ini.
Tapi murid yang terkagum-kagum langsung diam ketika di depan wanita itu, muncul lah satu sosok pria, dan pria itu sangat tampan sebanding jenius pertama di Akademi ini yaitu Putra Grey.
Para lekaki sangat cemburu dengan ketampanan Fai seseolah wajah mereka hanya keset belaka dan itu tidak perlu di sebutkan.
Para murid wanita bodoh saling berbisik dia tidak tahan ingin menatap rakus wajah tampan Fai itu.
"Tidak masalah karena ketika kamu dan aku memiliki arah pulang tujuan sama jadi kenapa tidak jika bersama?" Kata Fai.
"Um jika berkenan ada waktu sengang mampirlah di Akademi ini." Kata Mulan menawarkan kepada Fai.
"Mungkin lain waktu jika ada waktu luang." Fai membalas.
"Jika seperti itu, maka aku pergi dulu." Setelah berbicara dia meningalkan Fai
Tapi Lisa berhenti dan berkata:"Sebenarnya aku sangat menikmati apa yang kamu masak dan sajikan, sampai sekarang aku ingin sekali lagi untuk memakan yang kamu buat."
Fai tersenyum setelah mendengarkan perkataan Lisa dengan itu dia mengunakan hukum pencipta, dan menciptakan empat dus mi instan.
Fai berkata. "Ini jika kamu menginginkan maka ambilah setidaknya cukup untuk beberapa hari."
Mulan dan lainya bahagia. Setelah itu, dia mengajari cara membuat dan menyeduh mi instan dengan perlahan.
karena Lisa bersama Mulan dan Julis, maka tidak sopan jika hanya Lisa yang di berikan mi instan sehinga ahirnya, bertiga mendapatkan mi instan tanpa pilih kasih.
"Jika kamu kekurangan dan ingin memakan lagi, kamu bisa meminta lagi." Fai mengluarkan kertas kecil, lalu menulis dan menyerahkan alamat ini.
"Woahh!" Mereka bertiga sangat gembira dan semangat sehinga ingin melompat-lompat karena bahagia tapi mereka masih menahan.
__ADS_1
Mereka menganguk kembali mengarah ke Fai dan berkata. "Sekali lagi terimakasih dengan itu aku akan pergi."
"Yah baiklah!" Fai menganguk kepalanya dengan tersenyum.
Setelah itu Fai memasuki gerbong dan pergi meningalkan tempat ini.
"Lihat aku baru pertama kalinya dia melihat dewi ini memasang tampang malu kepada seseorang lelaki?"
Para murid lelaki saling memandang.
"Sama aku juga baru melihat ini, biasanya dia dingin terhadap para pria, tapi pemandangan yang aku lihat berbdeda!"
Para murid lelaki lainya saling berbisik.
"Apakah dewi ini, sudah mempunyai orang yang dia suka, dan orang itu adalah pemilik gerbong itu!"
"Dia juga memberikan ke tiga kecantikan dengan sebuah kotak aneh!"
"Ya tuhan dewi yang kita kejar-kejar sudah mempunyai orang yang dia suka!" Para pengagum Mulan patah hati, sehinga para murid iri dengan Fai.
Mana mungkin dewi yang mereka bangakan terlihat pemalu di depan pria itu, bahkan ketampanan Grey tidak berpengaruh kepadanya. Jika Putra Grey ada di sini dan melihat siapa orang itu, mungkin akan menyemprotkan darahnya dan ususnya menjadi biru karena marah dan penuh kebencian kepada Fai hinga ingin mencabik-cabik.
Sayang nya dia tidak di sini. Setelah dia di kalahkan oleh Fai, setelah memulihkan cedera dan berlatih hinga semangat sekarang kekuatanya menjadi lebih kuat karena bantuan sistem dewa perangnya yang ada di tubuhnya.
Di dalam kamar asrama, mereka bertiga saling memandang dia baru beristirahat di dalam kamar.
Lisa sangat gembira ketika dia di berikan mi instan beberapa dus tapi yang lebih bahagia dan mengasikan adalah di di kasih sebuah alamat bahwa itu adalah rumah dia.
Singkatny mereka bertiga sangat gembira dan tidak bisa berkata-kata.
..
Setelah ke esokan harinya mereka bertiga, bangun dan tidak lupa mencuci muka dia tidak lupa membuat mi instan dan dia juga membuat toping untuk pelengakap saja.
Fai mengatakan bahwa jika anda makan mi instan tanpa di kasih berbagai sayur tidak baik dan kurang bergizi, sehinga mulan dan lainya mengikuti perintah Fai.
Dia memakan dengan lahap secara beberapa menit mi instan itu sudah habis.
"Bersendawa!"
Lisa bersendawa dengan nyaman dan tangan itu mengelus-elus perutnya.
Julis dan Mulan juga bahagia. Tapi ketika dia sedang bersantai tiba-tiba ada ketukan pintu.
Mulan berjalan dan membuka pintu.
"Crack!" Suara pintu terbuka.
Mulan melihat bahwa itu adalah salah satu guru, guru itu bernama Joe.
"Guru Joe apa yang kamu di sini?" Mulan berkata dengan ingin tahu.
__ADS_1
Joe berkata juga. "Saya di sini tidak tahu, hanya aku di perintahkan kamu untuk menemui kepala Akademi karena dia ingin bertanya sesuatu kepda kamu."
"Bertanya?" Mulan mengerutkan keningnya, dia berpikir apakah ini ada hubungannya dengan kemarin?