Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Numan Akhirnya Berselingkuh


__ADS_3

Bab 162 Numan Akhirnya Berselingkuh


Numan terlentang pasrah dengan penuh kenikmatan bahkan dia mengeluarkan suara geraman yang sangat nakal.


Bahkan kedua tangan Numan meraih dan menarik kepala Fai dan berkata. :"Fai cium aku, ahh iyahhh.!"


Fai langsung menuruti, akhirnya mereka berdua memainkan lidah dengan penuh ahli bahkan Numan saat ini entah kenapa otaknya kosong dan melupakan Zhack.


"Guru, gunung kamu menetes," Ucap Fai dia langsung melepaskan ciuman langsung berkata dan langsung menekan-nekan pucuk gunung Numan.


"Ahhh.. tidak.. Ini..!" Numan terengah-engah sangat nikmat, dia belum pernah meraskan rasa belaian yang begitu di manja oleh Zhack, bahkan belaian suami sendiri begitu hambar.


Setelah dia menemukan Fai, dia baru tahu bahwa adegan musim semi yang sebenarnya dan memuaskan adalah adegan musim semi yang di lakukan oleh Fai.


Bahkan dia meraskan getaran gesekan yang begitu hebat oleh Adik laki-laki yang sedang manja di lobang buaya Numan. Numan saat ini sangat bergairah bahkan cairan itu menurut Fai lebih deras dari pada ke lima wanitanya, sehingga dia menyimpulkan bahwa rumput tetangga lebih lebat.


"Guru kamu sangat bergairah, sehingga aku sangat cape, bolehkah bergantian posisi sekarang saatnya kamu untuk memanjakan aku?" Fai tersenyum sambil melihat raut Numan yang sangat merah dan menawan.


"Uhh baiklah mohon bantuanya." Numan bertukar posisi dan adik laki-laki itu lepas dari cengkram nya, seketika dia mengeluarkan suara yang sangat indah, suara tersebut seperti ini. "Ikehh!"


Fai bergantian yang tidur terlentang pasrah dia membiarkan Numan yang memanjakan dirinya. Begitu itunya di masukan, Numan menari-nari sangat menawan sampai berkeringat.


Sudah sekitar berapa jam mereka berdua saling bergairah sehingga saat ini, kedua orang memasuki masa keritis. Ketika hendak keluar, Fai melepaskan benda pusakanya dia memerintahkan Numan untuk memainkan dengan mulut.


Awalanya Numan merasa jijik namun setelah mencoba dia merasakan sensasi kenikmatan seperti adrenalin yang sangat tertantang.


Pada saat itu mereka beruda menembakan cairan suci masing-masing.


"Splashh!"


"Splashh!"

__ADS_1


"Splahshh!"


Tembakan Numan membasahi kasurnya, namun tembakan Fai seutuhnya di dalam mulut Numan, ketika Fai menyuruh untuk meminum cairan suci itu, awalnya ragu, tapi dia nekat untuk meminumnya. Ketikan cairan suci sepenuhnya di minum oleh dia, bahkan tak tertinggal di mulut dirinya itu seutuhnya mengalir di dalam perut Numan, dia merasakan rasa asin gurih dan nikmat.


"Ini sangat enak!" Sambil meminum Numan berseru dalam hati, bahkan cairan itu bersih tak tersisa. Bahkan ketika dia mengingat rasa itu di ingin meminta lagi.


Setelah beberapa waktu, akhirnya dia memakai pakaian masing, bahkan Fai membantu untuk mengenakan pakaian itu untuk Numan.


Setelah mereka berdua memakai pakaian rapih, Fai tanpa sadar melihat tempat tidur Numan dan dia berkata sambil berseru. "Apakah kamu melihatnya? Kasur kamu penuh cairan milik kamu, aku tidak mengira bahwa kamu sangat bergairah."


Numan tidak menjawab, dia memalingkan wajah dengan rona merah, namun dia juga teringat suaminya Zhack sehingga ada rasa bersalah.


Fai sudah menebak dan memeluk Numan dan membisikan sesuatu. :"Kamu tidak perlu khawatir, dengan bakat aku, tidak ada seseorang yang mengetahui hanya kamu dan aku saja rahasia di antara kita."


Setelah mendengar perkataan Fai entah kenapa beban pikiran dan rasa bersalah di hati Numan langsung hilang seperti buih dalam lautan. Bahkan dia senang dengan pengaturan yang Fai buat dia bisa sesuka hati bermain belakang tanpa sepengetahuan Zhack.


Numan sangat gembira akhirnya, dia bisa melakukan adegan ranjang setiap hari bersama Fai bahkan untuk saat ini dia sebenarnya masih ingin ronde dua.


Sehingga dia akhirnya menatap Fai sambil memasang wajah panas dan dia mencium Fai sangat ganas. Bahkan dia sambil mendorong Fai ke tempat kasur lagi.


Di sisi Fai dia sebenarnya mengetahui isi pikran Numan, namun dia masih tetap pura-pura tidak mengetahui dia pasrah kepada Numan bahwa tubuhnya akan di manjakan lagi.


"Bug!"


Fai jatuh di kasur dan Numan di atas sangat ganas seperti singa kelaparan karena mereka sedang dalam gairah tinggi akhirnya merka malakukan ronde kedua.


"Ahhh sungguh nikmat, ini benar...! Perasaan ini yang aku inginkan, kenikmatan ini yang aku mau, selagi Zhack tidak mengetahui ini tidak apa-apa dan tidak masalah bagiku, maafkan aku sumai karena berpaling aku masih mencintai kamu. Tapi, kenikmatan ini aku tidak bisa menolak." Numan berkata dalam hati dia sambil bergaya anjing, bahkan dia melirik cincin pernikahan antara dirinya dan Zhack yang masih terpasang di jari manis, dengan tega dia melepaskan dan dia taruh ke atas kasur.


Dua jam berlalu ronde ke dua berahir penuh semangat bahkan Numan sudah tidak menahannya dia berkata seperti ini, dengan tangan sendiri memainkan vital yang mengeluarkan air sangat deras dan genit dia berkata. :"Awww kamu sangat ganas dan aku menyukai kegansan kamu Fai."


"Hmm aku juga sangat suka melecehkan kamu, karena kamu suami orang aku sangat tertantang." Setelah itu Fai memeluk Numan dan akhirnya mereka berdua saling meringkuk sangat indah.

__ADS_1


"Mulai sekarang pangil aku suami." Fai berkata lagi sambil berbisik.


"Baiklah." Akhirnya Numan menutup matanya. Setelah berapa menit, dia langsung membuka matanya dan dia bangun dari tidurnya. Setelah itu, dia menatap ke arah Fai sangat lembut.


"Suami."


"Hmmmp akhirnya kamu luluh di bawah paha aku heheheh." Fai gembira dan dia menarik lagi Numan dan memeluknya.


"Apakah kamu puas, kamu telah merusak harga diri aku sebagai wanita. Bahkan sekarang kamu jika memangil aku cabe-cabean, atau wanita malam bahkan aku menerimanya dengan lalapang dada." Kata Numan dia sambil tersenyum lembut.


"Jangan salahkan kamu, tapi salahkan suami kamu kenapa dia tidak memuaskan kamu layaknya kenikmatan duniawi. Bahkan aku yakin wanita lain akan berselingkuh jika dia memiliki pria seperti Zhack." Kata Fai dia mencoba membenarkan diri.


Bahkan Fai menceritakan alasan Numan tidak kunjung memiliki anak, sehingga ketika Numan mendengarakan penjelasan Fai ini masuk akal juga.


"Sekarang kamu sudah tahu, apakah di masa depan kamu akan bersedia mempunyai anak dari darah aku?" Kata Fai dia menatap ke arah Numam sangat lembut.


"Aku bersedia, tapi tidak sekarang biarkan aku memikirkannya." Kata Numan dia membuat pilihan yang sangat rumit. Dia dalam hati ingin sekali mempunyai buah hati selama 80 tahun. Dan sekarang ketika dia mendengarkan tawaran Fai dia sangat bergetar.


"Baiklah aku tidak terburu-buru, namun aku akan memutuskan jika sehabis pertandingan antar akademi selesai aku berniat untuk pergi ke kerajaan Elf aku ingin mendapatkan pohon dunia." Kata Fai dia serius.


"Kamu akan pergi ke kerajaan peri, aku tidak yakin bahwa ras manusia akan begitu sulit untuk memasuki, karena sepengetahuan aku ras Elf adalah tertutup." Kata Numan dia menggelengkan kepalanya.


"Kamu tidak perlu kawatir lihat lah." Tiba-tiba sosok Fai berubah menjadi ras Elf yang sangat tampan. Bahkan Numan terkesima.


"Ya ampun kamu sangat tampan!" Numam berseru kagum.


"Dengan ini aku tidak akan di curigai di kerajaan Elf." Fai mengangguk dan tersenyum. Kemudian Fai melanjutkan perkataan lagi. :"Ingatlah ketika kamu berkeinginan mempunyai anak, harus dari darah aku."


"Bisakah aku berpaling dengan pria setampan kamu." Numan cemeberut, bahkan dia tidak bisa melepaskan belenggu yang Fai berikan.


"Baiklah jika kamu paham." Setelah itu, Fai merapikan tempat Numan bahkan dia sudah menghilangkan semua cairan suci yang bersimbah.

__ADS_1


Bahkan untuk antisipasi Fai membrikan bakat secara cuma-cuma kepada Numan, bakat itu adalah bakat hipnotis Lv23 dan bakat ilusi dengan level sama. Bakat ini bertujuan jika Zhack ingin melecehkan Numan, sehingga Numan bisa mengaktifkan ilusi ke arah Zhack seseolah Zhack bercinta dengan Numan sangat panas.


__ADS_2