Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Menjenguk Numan


__ADS_3

Bab 211 Menjenguk Numan


Sekarang saatnya telah tiba.. pada hari ini detik ini, dia akan membawa semua wanitanya dan orang yang terpenting untuk di masukan ke dalam dunia jiwa yang terdapat di dalam buku kekosongan.


Namun sebelum itu, dia harus bersbar, kita merayakan reuni perkumpulan keluarga, dan hanya kurang berapa orang lagi yaitu Zesshi dan Numan yang belum datang ke rumahnya.


Dia melihat semua wanita Alisha maupun yang lainnya begitu meriah dan sangat hidup.


Sambil melihat kesenangan ini, Fai berpura-pura menggerutu: “Oi.. ngomong-ngomong aku sudah lapar.. bisakah kalian membuat makanan lebih cepat..”


“Kamu bersabar dulu nakk.. ” Numan memarahi Fai.


“Aku tidak sabar.. ingin mencicipi masakan ibu.. karena sudah berapa hari tidak mencobanya..” Fai tersenyum.


“Hahaha.. kamu sungguh suka mencari alasan..” Nuwa akhirnya mengambilnya masakan lidah monster babi berapa potong untuk di serahkan kepada Fai.


“Aku sudah membawakan mu berapa potong daging.. rasakan apakah menurutmu rasanya bertambah enak?” Nuwa berkata, dia sudah meningkatkan bakat memasaknya sehingga ke Lv30.


Fai mengangguk kemudian dia mengambil garupu langsung di tusuk ke sepotong daging langsung di masukan ke dalam mulutnya.


Mata Fai langsung cerah. Dia memandang ke arah Ibunya seraya berkata: “Ibu.. masakan mu sungguh lezat..’’


“Hahaha nak.. aku sudah meningkatkan semua bakat di atas 20 an.” Nuwa bergembira.


“Bagus itu.. ibu.. semakin tinggi bakat ibu di tingkatkan, maka semakin kuat kekuatannya.” Fai berkata sambil mengunyah makanan.


Tiba-tiba Nuwa langsung memeluk Fai sangat gembira. “Karena kamu, nak.. jika tidak ada kamu mungkin kita tidak menjadi seperti ini”


“Ibu.. aku tahu.. karena aku adalah anak yang berbakti hehehe..” Fai meringis.


“Hehehe benar.. ” Nuwa juga tertawa, tapi sekaligus menjitak kepala Fai.


"Pak!"


“Aduh.. ibu kenapa kamu memukul kepala ku..” Fai berkedut mulutnya.


Melihat Fai yang marah ke arah kepada dirinya dia hanya tersenyum lebar sambil memukul lagi kepalanya.


“Aku memukul karena aku bangga kepadamu..” Ucap Nuwa.


“Hentikan ibu aku akan makan terlebih dahulu..!” Fai membebaskan dari jerat Nuwa.


Sembari makan Fai memandang aludra dia menyuruh untuk membawakan ketiga anak kecil itu untuk datang ke sini.

__ADS_1


Kemudian Aludra yang telah di intruksi oleh Fai akhirnya pergi melesat sangat cepat untuk datang ke akademi Dupa merah.


Bukan hanya itu saja, Fai juga diam-diam menggunakan telepatinya untuk melacak keberadaan Rigrit yang masih mencari pengalaman di dunia luar. Hanya membutuhkan berapa menit Fai sudah menemukan.


“Aku tidak menemui Rigrit sejak berapa hari dia menjadi bertambah cantik..” Fai tersenyum sendiri.


Tapi, ketika dia sedang memikirkan masalah wanitanya, dia tanpa sadar melihat Julia yang melihat ke arah dirinya dengan tatapan luar biasa.


“Kenapa kamu seperti itu, apakah ada sesuatu yang ingin kamu ucapkan?” Kata Fai, dia sudah menebak apa yang di rasakan oleh Julia.


“Fai.. rumah mu sungguh sangat antik dan apakah wanita yang tadi memeluk mu itu adalah ibu kamu..” Julia sungguh terpana, Fai memiliki wajah yang sangat bagus dan tampan karena dia memiliki seseorang ibu yang sangat cantik sehingga masuk akal bawa anaknya juga menuruni gen yang sangat bagus itu.


“Oh.. hahaha benar dia adalah ibu aku yang bernama Nuwa.” Fai tersenyum. Bahkan tidak hanya itu saja, Nuwa yang mengetahui juga tersenyum dia diam-diam dalam hatinya bangga karena memiliki wajah yang sangat cantik.


Kemudian Nuwa ikut berkata: ”Wajah kamu juga bagus mungkin di masa depan kamu juga memiliki wajah yang bertambah sangat bagus.”


“Terima kasih Bu..” Julia tersenyum tapi seketika dia m-diam pahit ketika dibandingkan dengan luak dan beserta wanitanya Fai.


Baginya wanita yang dimiliki Fai semuanya sungguh luar biasa bahkan ini belum sepenuhnya melihat semua wanitanya hanya melihat tiga kurang lagi dua.


Walaupun anda memiliki wajah yang bagus tapi jika anda membandingkan dengan kelima wanita sudah jelas-jelas anda akan kalah.


Kemudian Fai bangun dari duduknya langsung meminta izin kepada ibunya karena dia ingin menemui Zesshi untuk dibawakan ke rumahnya.


Setelah meminta izin akhirnya Fai merobek ruang dan sekarang dia sudah di dalam ruangan guru milik Zesshi.


ketika Fai sudah memasuki ke dalam ruangan guru dia melihat Zesshi sedang mengumpulkan berkas-berkas yang sekiranya penting untuk dikumpulkan di tempat tertentu. Hanya saja Fai yang melihat dia, seperti merasa lucu karena wanita Fai yang satu-satunya memiliki gunung yang sangat kecil.


kemudian Fai mendekati tanpa sepengetahuannya setelah sudah dekat Fai berkata: “Aku berada di sini Apakah mengganggumu..”


“Ahhh sial... kaget..” Zesshi seketika langsung kaget sehingga kertas-kertas yang sudah dikumpulkan tanpa sadar langsung terjatuh akibat terkejut.


Tentu saja Fai yang melihatnya tersenyum lucu. “Apakah aku mengejutkanmu...”


“Fai... kamu sungguh sial.. kenapa kamu tidak mengetuk pintu huh..” Zesshi memelototi Fai.


kemudian Fai bergegas langsung untuk meraih berkas-berkas yang berserakan di lantai kayu untuk dikumpulkan lagi sembari berkata: “Maaf karena telah mengejutkanmu tapi aku disini datang untuk menemuimu hanya terburu-buru.”


“Apakah ada seseorang sehingga kamu tergesa-gesa?” Zesshi ingin tahu.


“Iya ini adalah acara yang terpenting semua wanita sedang berkumpul di rumahku apakah kamu tidak ikut ayo..” Fai membalas.


“Hmmm baiklah.. tunggu sebentar.” Zesshi membereskan berkas-berkas itu setelah berapa menit sudah beres dia akan pergi bersama Fai.

__ADS_1


Fai berkata: “Baik sembari aku menunggumu untuk menyelesaikan tugas aku akan pergi menemui minuman bagaimana?” Kita Fai.


“Baiklah..” kemudian Zesshi berkata.


Fai setelah membuat izin kepada sesi merobek ruang lagi langsung tiba di tempatnya Numan. di saat sudah tiba di tempat rumahnya Numan, dia melihat Numan sedang memasak makanan untuk dihidangkan bersama Zhack.


Karena pada peristiwa itu wilayah akademi sihir Falas separuhnya hancur karena disebabkan pertarungan Raja Falas akhirnya kepala sekolah dan sebagian guru-gurunya sedang bercuti.


Setelah melihat Numan sedang memasak di samping guru Zhack, dia mendekati secara diam-diam bahkan matanya tertuju kepada pantat Numan yang sungguh indah.


Fai mendekati Numan secara diam-diam sehingga pergerakan itu, tidak di ketahui oleh Numan maupun Zhack. Setelah sudah dekat, sontak tangan iblis Fai langsung mereemas bagian pantat kanan Numan.


"Menjerit!" Numan akhirnya menjerit penuh kenyamanan langsung merapatkan mulutnya karena tiba-tiba Zhack ikut terkejut.


“Apa yang kamu lakukan apakah ada sesuatu..” Zhack bingung dengan suara khas Numan yang secara tiba-tiba.


“Suami... ak~ak~aku hanya terkejut tadi ada kecoa lewat...” Numan saat ini tergagap.


“Kirain ada apa..!” Setelah itu, Zhack kembali lagi mengecek berkas akademi.


Numan akhirnya langsung lega kemudian dia menoleh ke belakang bagian bawah langsung melototi Fai dan berteriak nada kecil. “Suami.. apa yang sedang kamu lakukan.. aku takut ketahuan..”


“Sttt aku datang kesini hanya ingin berhubungan intim dengan mu.. jangan keras-keras bisa jadi suami mu akan mendengarkan.” Fai berbisik yang sedang berjongkok.


"Mmmm baik lah..” Numan mengangguk setuju kemudian dia melirik suaminya yang sedang sibuk mengurusi tentang akademi. Setelah itu dia mencoba membuka pakaian bagian bawah.


Ketika bagaian bawah sudah sepenuhnya terbuka, Fai melihat bahwa di itunya Numan penuh dengan tindik, sehingga Fai berkata: “Kamu terlalu over memasang tindik di bagian vital aku mencoba memasukkan Tintin aku cukup kesusahan.”


Numan malu, dia juga memasang tindik di vitalnya tidak menghitung, mungkin ada ratusan tindik yang sudah di pasang di vitalnya, karena sangat malu, akhirnya berkata berbisik: “Bagai aman suami..”


“Kamu tidak perlu khawatir.. masih ada lubang satunya.” Kemudian Tintin Fai yang sangat perkasa langsung mencoba mendesak spot pantat Numan sehingga Numan saat ini terkejut.


Pada saat ini Numan seperti lobang itunya ingin sobek karena di desak oleh Tintin yang besar milik Fai. Namun dia masih bertahan sambil menggertak giginya.


Pada saat itu...


"Slapp!"


Tongkat perkasa yang sangat panjang seutuhnya memasuki ke bokong Numan sehingga Numan ingin mengeluarkan teriakannya yang sangat keras.


Kemudian Fai setelah masuk dia mencoba menari-nari sangat indah, bahkan akibat goncangan itu, tindik itu berbunyi sangat indah.


Numan sepertinya measuki ke dalam Surga ke tingkat tinggi, mata yang buram, kedua gunung itu meletus mengeluarkan air susunya sehingga membasahi baju.. dan alav vitalnya banjir air putih..

__ADS_1


“Tidak.. ini sungguh nikmat.. ahhh bokongku... Aku sedang di perkosa oleh Fai, tepat di hadapan suami ku yang sungguh dekat...!”


__ADS_2