
"Pelac*r rendahan lihat ini!" Fai berbisik kepada Elia sambil mengeluarkan adik laki-laki nya yang besar panjang dan perkasa.
Elia melihat langsung apa yang Fai perlihatkan kepada dirinya. Karena tidak tahan, sekarang dia menjadi serakah ketika melihat adik laki-laki milik Fai. Tanpa perintah dari Fai, tangan Elia langsung memegang adik laki-laki Fai yang besar.
"Uh besar sekali!" Kata Elia dengan tangan itu sambil mengocok dan memainkan adik laki-laki Fai.
10 menit tangan Elia mengocok itu!
Fai tidak sabar lalu tangan kanannya langsung memegang kepala Elia. Setelah itu dia menekan kepala Elia sampai tepat di depan adik laki-laki milik Fai.
"Buka mulutmu!" Fai menyuruh Elia untuk membuka mulutnya. Karena Elia tidak tahu dan baru pertama kali ini untuk melakukan flatillo, maka dia menurut langsung membuka mulutnya.
Setelah melihat bahwa mulut Elia terbuka dia mencoba memasukan adik laki-laki milik Fai ke mulut Elia. Adik laki-laki Fai baru masuk di bagian kepala, karena kurang nikmat, tangan Fai menekan kepala Elia kebawah sehinga adik laki-laki yang besar keras dan panjang itu seutuhnya memasuki ke mulut Elia.
Karena terlalu panjang, maka adik laki-laki itu masuk sampai ke dasar tengorokan, sehinga leher Elia tepat di bagian tengorokan, Fai melihat bahwa tengorokan Elia membengkak karena di dalam itu ada adik laki-laki.
Setelah seutuhnya memasuki, pingul Fai mulai mengoyang dengan semangat.
Elia sekarang tidak bisa bernafas dia ingin batuk tapi tidak bisa batuk, dia ingin sekali menghentikan adegan flatillo, tapi tidak bisa sehinga mulut dan tengorokan Elia menjadi mati rasa.
Di sisi Fai, merasakan gesekan lidah Elia yang di tindik, menjadi sangat nikmat dan tiada tara. Sehinga dia mengubah pisisi. Dengan Fai berdiri, menghadap kepala Elia yang sedang duduk lalu, meningkatkan goyangannya.
"Tetes!"
"Tetes!"
"Tetes!"
Air liur Elia jatuh mengenai gunung yang besar itu sangat banyak. Dan dagunya juga di lumuri air liur sendiri.
20 menit mengocok ahirnya Fai memasuki masa keritis sehinga dia mempercepat lagi goyangannya dengan semangat. Setelah masa keritis selesai Fai menembakan cairan susu yang sangat penuh di mulut Elia.
"Telan itu! dan hisap semua sampai bersih!" Kata Fai dengan nyaman.
Elia patuh, dia menelan semua cairan susu itu sampai habis tanpa tersisa. Dan entah kenapa setelah dia menelan cairan itu dia merasa bahwa cairan itu rasanya nikmat sehinga ketika mulut Elia belum sepenuhnya lepas dari adik laki-laki itu dia langsung menyedot dengan keras.
Fai merasa ada hisapan yang sangat itens di adik laki-lakinya, sehinga sekali lagi tubuh Fai merinding seluruh sekujur tubuhnya dengan kenikmatan yang tiada tara.
Fai mencopot adik-laki nya dari mulut Elia dan dia melihat bahwa adik laki-laki menjadi bersih sehinga Fai berkata.
"Bajingan pelac*r kamu luar biasa!" Fai tersenyum lembut kepada Elia.
Entah kenapa tubuh Elia bergetar setiap Fai mengucapkan kata-kata yang vulgar. Kata kata vulgar itu setiap di dengar oleh Elia tubuhnya bergetar dan merasakan sensasi kepuasan batinnya.
Sehinga dia ingin sekali di hina seperti layaknya budak rendahan hanya untuk keperluan kepuasan batin. Setelah itu dia memandang ke arah Fai dengan tatapan berapi-api. Setelah itu dia berdiri memamerkan pantatnya ke arah wajah Fai lalu Elia berkata. "Fai aku mohon jadikan aku bajingan sejati yang sangat rendahan!"
Melihat pantat yang bagus Fai mendidih lagi sehinga dia membuat sihir hipnotis untuk menidurkan Ibu, Melty dan adik. jika tidak seperti itu maka akan mendengarkan adegan yang tak senonohhya.
"Keluarkan suaramu yang cabul dan jangan kawatir karena ruangan ini sudah aku blok kade ruang!" Setelah itu Fai mengosokan adik laki-lakinya ke sela-sela pantat Elia.
''Ahhh!" Elia tak tahan karena adik laki-laki Fai, mengesek di sela pantatnya sehinga suaranya menjadi cabul dan tak terkendali.
__ADS_1
"Ahh!"
"Iyah!"
"Elia kamu adalah budak rendahan!"
"Iyah, Fai aku suka menjadi pelac*r rendahan.. Ahhh.. iyah!" Elia merasakan sensasi kenikmatan yang tiada tara ketika adik laki-laki mengesek dan mengenai viberator besar di bagian pantat. Dan viberator yang besar di bagian depan juga mengeluarkan cairan lengket yang deras dari lobang kecil itu, sehinga menetes ke lantai gerbong.
Fai terus mengesek adik laki itu di sela-sela pantat dan tidak bisa memasuki ke dua lobang milik Elia, karena kedua lobang itu sudah berisi viberator yang besar sehinga dua lobang itu rapat karena ada dua benda viberator yang tertanam.
Setelah berlalu mereka berdua sudah mencapai masa keritis dan sekarang kedua orang itu sudah berpakaian lagi.
"Setelah acara ini selesai aku akan membuat tato di bagian pantat kamu." Kata Fai sambil mengelap wajah Elia dan mengelap area gunung.
"Aku menantikannya." Kata Elia dengan berharap.
"Oh ngomong-ngomong tubuh kamu sudah panas dan sexy, pikiran kamu sudah kotor. Hanya saja ada satu yang belum berubah." Fai memberitahu ke Elia.
"Oh apakah ada yang lain?" Elia berkata dengan ingin tahu.
"Yang belum berubah dari dulu adalah tepatnya di wajah kamu, kamu masih memasang wajah anak kecil dan polos." Fai tersenyum.
"Mungkin karena masih di bawah umur." Kata Elia membuat alasan.
"Itu mungkin?" Kata Fai sambil memegang dagunya bahwa apa yang di katakan Elia masuk akal.
Kemudian Fai menyerahkan 1 bungkus rokok dengan sihir pencipta dan menyerahkan kepada Elia.
"Ini adalah rokok." Kata Fai dengan membuka rokok itu, kemudian Fai mencoba menyalakan rokok itu dan menghisap nya.
"Batuk!"
"Batuk!"
Asap itu di tembakan ke arah wajah Elia sehinga dia terbatuk hebat.
"Ini seperti cerutu, hanya saja bungkusan dan desain bentuk masih bagus yang kamu pakai!" Elia berseru dan kagum.
"Apakah kamu mau!" Fai menawarkan.
Awalnya ragu-ragu karena di dunia ini wanita merokok sangat tabu dan jika ada wanita yang merokok masih bersembunyi-bunyi karena takut akan ketahuan. Bukan hanya itu saja wanita merokok di dunia ini adalah sudah di cap dan di gambarkan sebagai wanita bordir atau wanita pelac*r.
Karena wanita bordirlah yang terang-terangan merokok di tempat umum.
"Bajingan! Apakah kamu tidak mau?" Fai mengerucutkan mulutnya.
Tubuh Elia bergetar lagi dan secara tidak sengaja lobang viberator depan yang sudah dia bersihkan menetes lagi.
Elia menuduk lagi dan mata terpejam, setelah itu dia membuka matanya dengan tekad besar bahwa skarang dia adalah pelac*r milik Fai.
"Ahhh sunguh menyenangkan di pangil pelac*r oleh kamu." Elia tertawa dengan menawan dan cabul lalu meraih rokok itu dan menyalakan.
__ADS_1
"Batuk!"
"Batuk!"
"Batuk!"
Awalnya pertama dia merokok dia terbatuk, tapi setelah menghabiskan sepuluh batang rokok dia sudah biasa dan menjadi lancar.
Rokok itu dengan bantuan Fai kandungan racun nikotinnya hampir taraf seratus. Sehinga Elia sedikit demi sedikit menikmati rokok itu.
"Enak juga." Elia berkata kepada diri sendiri sambil tersenyum dan memandang rokok itu. Dan tanpa dia sadari Elia sudah menghabiskan satu bungkus sehinga Fai terkejut apakah dia terlalu serakah.
"Rokok ini akan lebih nikmat jika kamu habis makan." Fai berkata dengan lembut dan memberikan informasi baru kepada Elia.
"Benarkah?" Elia ingin mencoba setelah makan. Tapi Fai berkata bahwa dia tidak di perbolehkan merokok di tempat umum jika anda tidak mau di katakan wanita bordir, anda boleh merokok setelah makan di tempat rumah sendiri.
Elia ragu-ragu untuk memamerkan kepada orang tua dan adik ketika sedang merokok, tapi dia masih mempercayai sehinga dia ingin mencoba.
Ini tantangan bagi Elia!
....
kota Aksu.
Di daerah kota aksu terdapat beberapa bangsawan yang cukup terkenal. Dan salah satunya adalah Putri Clara Clarck, Layron Clarck dan masih banyak lagi bangsawan di kota Aksu salah satunya adalah Mika Lowren.
Mika Lowren adalah wanita yang bertopeng yang Fai temui di arena petarung di waktu itu.
Ketika para bangsawan mendapat kabar dan menerima undangan bahwa anak Zhenite yang menjada selama kurung 30 tahun lebih akan di lamar oleh seseorang pemuda, berita itu menjadi gempar dan para pemimpin yang diam-diam mendampakan tubuh Bella yang panas, menjadi sedikit cemburu, tapi ada juga beberapa orang yang ingin tahu dan sedikit tertarik untuk melihat siapa sih! orang yang bisa mendapatkan Bella.
Berita itu sangat panas di kalangan bangsawan, karena Bella adalah wanita paling cantik dan terpanas di kota ini sehinga berita itu menjadi heboh.
Aludri juga di undang untuk menghadiri acara lamaran muridnya. Sehinga dia bahagia ahirnya murid ini mendapatkan belahan hati selama 30 tahun.
Bella adalah murid dari Aludra dan sekaligus murid satu-satunya yang dia ajari.
Karena itulah dia ingin melihat siapa pria yang Bella cintai dan sebelum hari jadi dia sudah berkemas dan dia mengajak Emma untuk menuntun.
Bahkan semua bangsawan sebelum hari acara sudah membuat perjalanan ke rumah Zhenite.
Di sebuah rumah yang kecil, ada orang dengan mengunakan jubah hitam menutupi semua tubuhnya.
Dan di samping orang dengan jubah hitam duduk, banyak benda yang berserakan dan tak beraturan.
"Brengsek apakah ada yang mencari kematian, beraninya kamu mengambil wanita aku!" Orang hitam itu berkata lagi dan tangannya gemetar. Lalu mengambil benda yang terjatuh dan di banting lagi.
Orang itu mengepalkan tanganya dengan erat karena marah. Ketika orang itu mengepalkan tanganya, ada energi gelap yang aneh seperti asap hitam.
Orang itu mencoba tenang dan energi gelap itu juga menghilang dari tanganya.
Tapi, di sekitar area orang hitam itu tiba tiba memunculkan sekumpulan manusia yang keriput dan mata merah dan ada juga beberapa wajah hampir menjadi tengkorak.
__ADS_1
"Kamu, kalian amati dari kegelapan siapa yang lancang dan berani sekali mengambil wanita aku dari kepalan aku!" Orang hitam itu memerintah.
"Baik Tuan!" Sekumpulan orang aneh itu langsung tengelam lagi ke dasar tanah dan menghilang.