Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Pertandingan Akan Di Mulai


__ADS_3

Bab 172 Pertandingan Akan Di Mulai


Dua hari telah berlalu, akhirnya Fai dan Callin, pergi ke Ibu kota kerajaan Falas, untuk mempersiapkan hari esoknya bertanding melawan berbagai Akademi penjuru dari kerajaan Falas.


Namun menurut informasi yang di katakan Numan, bahwa hanya 4 perwakilan saja yang akan berpastisipasi dalam tanding antar akademi.


Di dalam gerobak milik akademi sihir Falas...


"Fai setelah kita sampai di kota tanah besi hitam kita akan menuju ke tempat akademi yang dari dulu adalah menjadi rival akademi kita." Callin yang di sisinya Numan berkata.


"Yah aku tahu, bahkan apa yang di katakan guru Numan hanya kita berdua yang akan mewakili akademi Falas." Kata Fai.


Jika di akademi lain setidaknya ada perwakilan empat sampai delapan orang maka di akademi Falas hanya mewakilkan dua orang saja Fai dan Callin.


Tapi meski begitu Fai sudah yakin untuk memenangkan juara ini. Tentu saja, apa yang di katakan Callin tentang musuh rival akademi Falas adalah di mana akademi Arthur yang sedang di tinggali.


Di akademi itu, setidaknya ada putri kerajaan yang sangat sombong dan berpenampilan dingin dan bakat kekuatan yang sangat hebat.


Dalam benak Fai, dia harus mengalahkan musuh sekali serang karena dengan begitu maka dia akan cepat-cepat keluar dari akademi dan dia pergi ke wilayah ras Peri.


Di dalam gerobak, Numan sering curi-curi pandang kepada Fai, namun Fai berpura-pura tidak melihatnya sehingga Numan saat ini sangat kesal dia menginjak-injak kaki Fai tanpa sepengetahuan Zhack dan Callin.


Dalam perjalanan ke ibu kota, setidaknya membutuhkan empat jam sampai di tempat tujuan. Tapi, jika ke empat orang itu terbang akan mudah di persingkat waktunya.


Menurut apa yang telah di baca di pikiran Numan, akademi yang Zesshi tinggali adalah akademi Kitab Bulu Peri. Dan di akademi itu setidaknya memunculkan bibit-bibit perajurit dan para penyihir yang sangat bagus.

__ADS_1


Tentu saja bibit yang bagus salah satunya Arthur dan putri dari kerajaan Falas bernama Anya Falas. Anya adalah jenius yang sangat sombong dia memiliki bakat apai Phoenix Lv40. Dengan level empat puluh jika di gunakan kekuatan penuh, mungkin saja seperuh kerajaan ini akan hangus menjadi gurun.


Tapi jenius tetaplah jenius menurut Fai hanya sampai di sini saja. Sekarang bakat api Fai hanya Lv32, namun dia bisa memunculkan api yang berbeda menurut kehendak Fai.


Anya ini bagi Fai tidaklah penting. Yang terpenting adalah Arthur, dia harus membunuh dan mengambil sistem milik Arthur jika bisa di ambil.


Numan yang melihat Fai sedang memikirkan apa yang di tidak ketahui, dia cemberut bahkan sifat cuek yang sedang di pasang ini membuat Numan bergidik mencakar-cakar Fai.


"Bajingan hump, beraninya kamu mengabaikan aku Fai, Fai aku sudah memakai pakaian yang terbaik tapi kamu berpura-pura cuek, awas kamu Fai." Numan terengah-engah.


Kemudian Fai tersenyum tipis, karena melihat perilaku Numan. Setelah itu Fai membuat sugesti agar Zhack merasakan kantuk yang amat luar biasa.


"Hoammmzzz! Ahh Numan aku sangat ngantuk ingin tidur, bisakah kamu berpindah tempat duduk di samping Fai, dan ijinkan aku berselonjor di tempat bekas tempat duduk kammu." Raut Zhack memohon.


"Baiklah suami, mungkin kamu sangat lelah." Numan menganggukan kepalanya dia sangat bahagia akhirnya dia duduk di samping Fai.


Dengan sringai Fai menggunakan bakat tak tersentuh tujuh elemen sehingga jari tengah Fai menembus pakaian bawah Numan.


Saat ini Fai beraksi jari tengah langsung mengebor lobang bokong Numan.


"Fai apa yang sedang kamu lakukan, kamu memainkan lubang yang salah..!" Bisik Numan dia memerah ketika tangan Fai menyusup ke bokongnya.


"Ssttt diam, jika berisik kamu ketahuan!" Fai tersenyum nakal.


Di dalam gerobak, tanpa sepengetahuan Zhack dan Callin, selama 3 jam perjalanan, pantat Numan seperti di masuki jari surga. Karena selama jari itu memainkan lobang bokong itu, Numan setiap menit tubuhnya bergetar.

__ADS_1


Sampai akhirnya dia tiba di kota besi tanah hitam, Fai dan lainya turun dari gerobak. Zhack yang saat ini sudah bangun, dia merasakan ke anehan Numan yang wajahnya memerah.


"Numan, kenapa dengan tubuh kamu, apakah kaamu sakit?" Zhack ingin tahu.


"Uhh suami aku tidak apa-apa, aku hanya merasa di dalam gerobak itu sungguh sesak dan panas, itu gara-gara kamu tidur akhirnya tempat duduk yang lebar kamu gunakan untuk selonjoran!" Balas Numan dia pura-pura cemberut. Padahal perasaan Numan saat ini dia tidak memakai CD karena sudah basah penuh cairan depan dan kotoran yang dari bokong. CD Numan yang basah penuh cairan dan kotoran manusia dia simpan di cincin pemberian Fai. Dan sekarang dia tidak menggunakan CD.


Oleh sebab itu dia memerah karena malu tidak memakai CD.


Karena akademi Kitab Bulu Peri adalah akademi paling megah dan bergengsi, di akademi itu di sediakan tempat tidur jika suatu saat menjadi tuan rumah untuk pertandingan antar akademi.


Karena sekarang akademi Bulu Peri menjadi tuan rumah, setidaknya persiapan itu sudah matang.


"Wahh ini akademi sangat megah, banyak penduduk yang ingin memasuki akademi ini, tapi sangat susah, nah sekarang aku melihat menggunakan mata kepala aku sendiri, sungguh hebat!" Callin kagum dengan apa yang di lihat di depanya.


"Apakah kamu begitu tergila-gila dengan gelar akademi? Bukankah menurut aku akan bebas jika tidak terikat dengan akademi mana saja? Sehingga kita bisa bebas apa yang ingin kita lakuka." Fai membuat kesimpulan.


"Aku tahu, tapi apa salanya kita pergi ke akademi untuk mengejar reputasi, jika reputasi kita bagus bukankah, akan semakin terkenal kita ." Callin sama sekali tidak mengerti apa yang di inginkan.


"Yah, apa yang kamu katakan benar." Kata Fai dia tidak berniat berdebat. Jalan manusia semua sudah di tentukan dan tidak boleh perotes


"Ayo kita memasuki ke akademi ini." Numa memecahkan keheningan dan mengajak ketiga orang lainya untuk memasuki ke dalam akademi.


Di kejauhan Arthur yang melihat Fai dia sangat ingin membunuh, bahkan jika dia bisa membunuhnya dia tidak bisa mengobati rasa amarah yang ada dalam benaknya.


Karena Fai, misi untuk mendekati Alisha gagal. Sebagai hukuman sistem sekarang dia memiliki adik laki-laki menyusut 10cm. Bahkan ketika dia sedang menatap Fai dari kejauhan, tanpa sadari Fai menoleh sambil tersenyum tipis jahat.

__ADS_1


Di samping Arthur, kebetulan ada wanita yang sangat dingin. Wanita itu bernama Anya.


Anya melihat wajah Arthur yang tidak biasanya sedikit curiga dalam hati: "Kenapa Arthur menatap pemuda itu penuh kebencian?


__ADS_2