Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Ramiris Mati


__ADS_3

Bab 201 Ramiris Mati


Fai mengangkat tubuh Ramiris seperti jemuran bahkan di wajahnya ada rasa menghina.


“Hahaha! Kamu tidak perlu menatap aku seperti itu... karena tidak perubahan dengan tatapan ganas kamu..”


“Ayo.... kamu lawan aku sebaiknya, jika kamu mempunyai kekuatan. Katanya kamu adalah ratu. Dimana sifat wibawa kamu, apakah kamu sekarang menjadi kasta rendah, hahaha!”


“Ahhhhhh Fai aku ingin kamu mati... kamu telah mempermalukan aku sedemikian rupa...ahhh bedebah kamu...!” Ramiris menjerit. Kemudian dia mengeluarkan ledakan listrik yang kekuatannya 20 kali lebih kuat dari pada ledakan atom Hiroshima Jepang.


"Bam!"


setengahnya wilayah nujum langsung menjadi tanah yang sangat gersang. Tapi untungnya Fai sudah membuat blok ruang di setiap peri kasta rendah agar tidak mati.


Tapi setelah ledekan Guntur itu sudah berakhir, Ramiris menatap ke arah Fai sangat ngeri dan ketakutan karena dia melihat bahwa tubuh dan pakaian yang di kenakan Fai tidak mengalami kerusakan tertentu, bahkan tidak ada debu yang menempel di pakaian Fai.


“Tidak mungkin... bagai mana kamu tidak mati ahh kamu bedebah...!” Wajah Ramiris sepucat kertas putih yang tanpa noda dia ngeri sekaligus tidak tahu batas kekuatan yang dimiliki Fai.


“Apakah hanya ini saja?” Fai menyesal dan memandang ke arah Ramiris kemudian berkata lagi: “Kalau begitu, maka kamu matilah..!”


"Crack!"


"Puf!"


Fai meremaas leher Ramiris sangat keras sehingga darah memuncrat ke tanah.


Mata Ramis melotot sampai keluar dari tempatnya. ‘Tidak mungkin aku mati... ahhh!’

__ADS_1


“Cihhh di dunia ini sudah tidak ada musuh yang menjadi lawan aku, akan percuma saja jika mengulurkan waktu lebih baik cepat bergegas ke pohon dunia.” Kata Fai dia menghina semua mahluk di dunia ini kecuali orang terdekat.


Dari ingatan Ramiris, setidaknya anda terbang ke Utara, maka anda akan menemukan jantung dunia Elf dan di tempat itu, ada pohon yang menjulang ke langit seperti gedung pencakar langit.


"Sikat!"


"Bam!"


Fai melompat seperti Hulk, dan dia menuju ke jantung dunia Elf untuk mengambil sedikit pohon dunia ini agar dia menjadi dewa seutuhnya di dunia bintang biru.


Sudah dua menit dia terbang akhirnya dia menggaruk kepalanya dengan canggung, bukankah dirinya mempunyai bakat merobek ruang? kenapa dia tidak di gunakan sekarang?


Akhirya dia membuka celah ruang dan memasuki ruang itu, seketika sudah di pohon. dunia sekitar 20 meteran darinya.


Ketika Fai sudah tiba di tempat ini, dia melihat ada pemuda yang sedang menyapu sangat tenang. Tapi Fai sudah tahu bahwa pemuda itu memiliki sistem di tubuhnya sehingga dia sudah menemukan setidaknya ada tiga orang yang mempunyai sistem salah satunya Grey dan Arthur.


Fai kemudian berjalan pelan dan tenang ke arah Joy itu. Dirinya juga melihat pohon yang sangat menjulang sehingga membuat dirinya tercengang.


Kemudina Fai menyapa ke arah Joy William itu. “Halo kenapa kamu tidak pergi ke wilayah kerajaan Nujum? Di sana sangat nyaman dan aman. Bahkan kehidupan kamu akan terajamin dari pada hidup di bawah raja yang dzolim.”


“Aku tidak tertarik, aku tidak peduli dia adalah raja yang jahat yang terpenting tidak memprovokasi aku, bahkan raja nujum sendiri aku tidak mempermasalahkannya jika dia tidak memprovokasi aku.” Kata Joy sambil menatap ke arah Fai tersenyum.


Seperti apa yang dia tahu, putra takdir adalah putra takdir, kata katanya sangat mengeluarkan aura dominasi ciri khas tertentu.


Fai tersenyum dan tidak melanjutkannya. dia kemudian maju untuk mengambil sedikit saja sampel pohon dunia untuk di serap. Tapi jemuda tiba-tiba Joy menghentikan dan berkata: “Apa yang sedang kamu lakukan?”


Joy William menjadi serius karena tepat pada itu ada sederetan tulisan di matanya.

__ADS_1


[Pohon yang di puja ras Elf adalah pohon dunia, dan pohon ini ketika mencapai umur 5jt tahun sekali, akan mengeluarkan buah yang di makan akan menjadi dewa dunia ini. Sistem berharap anda menjaga 200 tahun lagi agar pohon ini berbuah]


[Karena tiba-tiba ada penyusup memasuki wilayah jantung pohon dunia untuk mengambil Sempel pohon dunia sehingga mengakibatkan kegagalan berbuah, maka ada opsi pilihan bagi anda]


[No 1 Kamu membiarkan pemuda di depannya untuk membiarkan mengambil sempel pohon dunia, karena tidak ada hubungannya dengan anda. Hadiah Opsi 1 adalah anda mendapatkan Basis umur panjang 300tahun dan fisiknya di tingkatkan +10]


[No 2 Kamu menahanya sebagai ras Elf pohon dunia adalah leluhur bagi Elf jadi sepatunya anda mengusir pemuda itu, sehingga pohon dunia tidak mengalami kegagalan dalam mengeluarkan buah dewa. Hadiah Opsi 2 Anda akan mendapatkan kekuatan dewa leluhur Peri dan kemungkinan saja anda bisa mendapatkan buah dewa itu sendiri]


Tanpa pikir panjang, Joy William memilih opsi kedua sehingga seketika ada kekuatan misterius yang memasuki ke tubuhnya, bahkan dia merasa bisa meledakan dunia ini hanya satu tinju.


Setelah menghalangi Fai untuk mengambil Sempel pohon dunia, Fai yang di pegang bahunya berkata: “Oh teman apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu menghalangi aku?”


“Apa yang kamu lakukan?” Joy mengerutkan keningnya, dia walaupun memiliki kekuatan dewa leluhur Elf, dia juga tidak gegabah, karena hadiah dari tulisan aneh ini memberikan kekuatan dewa dan mungkin saja pemuda di depannya juga tidak mudah untuk di pusingkan.


Fai jujur: “Perkenalkan nama aku Samuel Fai, aku adalah pemimpin penyihir Nujum. Aku datang kesini hanya untuk mengambil sepotong sedikit dari pohon dunia.”


Fai tidak akan berbelit-belit, dia sudah ingin cepat-cepat mendapatkan sempel sedikit saja dan setelah itu menyerapnya agar menjadi dewa atas apa yang di syaratkan Sistem sendiri pada waktu itu.


Setelah sudah mempunyai titel dewa dia pergi untuk berhubungan intim ke semua wanitanya. Agar mempunyai anak seperti apa yang di harapkan ibunya.


“Kamu bilang ingin mengambil sedikit saja dari pohon ini?” Ucapnya Joy sambil membuat peringatan.


“Ini benar teman, ada apa?” Fai pura-pura tidak tahu.


“Kita adalah Ras Elf kamu seharusnya mengetahui, bahwa pohon dunia ini, sudah di luhurkan seperti dewa bagi kita apakah kamu bertindak seperti itu tidak akan sembrono?” Ucap Joy William dia memberi tahukan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.


“Aku tahu, kurang lebih 200tahun lagi, pohon ini akan berbuah. Kamu berkata seperti itu agar kamu bisa memetik buah itu sehingga kamu bisa menjadi dewa itu sendiri.” Kata Fai sambil menatap ke arah Joy William tanpa ada jejak ketakutan sama sekali.

__ADS_1


“Kamu benar kawan, jadi jangan menghalangi jalan aku, jika tidak kamu akan tau konsekuensinya.” Joy William mulai dingin wajahnya.


__ADS_2