
Kakek tua itu berkata seseolah ingintahu.
"Yah aku juga mempunyai bakat tidak tersentuh tujuh elemen ada apa?" Fai berkata balik kepada kakek tua itu.
Mulut Kakek tua berkedut lagi, kata-kata Fai seperti sebuah arogant, kemudian dia berkata dengan tidak senang.
"Nak jangan sombong kamu nak, hanya orang yang di takdirkan bisa memasuki gua ini." Kakek tua itu menujukan sebuah rune ilusi dengan tangannya kemudian berkata lagi . :"Lihat lah banyak orang yang gagal memasuki gua ini dan berahir kematian."
"Tapi kamu berhasil dengan mudah memasuki ke gua ini, mungkin juga menjadi takdir dari dewa."
"Perkenalkan nama saya Jori, berasal dari Benua Zulo, dan saya adalah salah satu raja terkuat pada masa lalu." Jori menjelaskan kepada Fai.
"Benua Zulo?" Fai terkejut karena ini baru pertama mendengarkan.
Seseolah melihat keterkejutannya Fai, Jori berkata dengan banga. "Hey nak jangan menjadi begitu sombong dengan level mu saat ini, biar saya katakan di benua Zulo rata-rata orang kecil sudah ber Level 7."
"Jadi kamu, jangan lah menjadi katak di dalam sumur, seseolah kamu sudah paling kuat." Jori begitu banyak kesombongan terhadap Fai.
Fai mengabaikan dan mengelengkan kepalanya, kemudian berkata. "Omong-omong di masa lalu kamu raja tak terkalahkan, tapi pada ahirnya kamu terjatuh di dunia tingkat rendah ini, itu membuktikan bahwa kamu bukan raja paling kuat di masa itu."
"Yang di sebut terkuat dan tak terkalahkan adalah tidak pernah jatuh, apa lagi melarikan diri ke dunia ini."
Fai terus berkata mengejek tapi itu kebenaran.
"Nak sunguh lidah kamu sangat tajam, alasan di balik kenapa saya melarikan diri adalah," Setelah mengatakan, kemudian dia membuka bagian dada, dan pada saat itu dari dada Jori mengeluarkan cahaya, setelah cahaya keluar berubah menjadi buku kemudian dia berkata lagi. "Ini adalah buku ketrampilan Ruang Dan Waktu. Karena buku ini saya di kepung sejumlah para perajurit dan penyihir kuat di masa itu."
"Ruang Dan waktu?" Rasa ingin tahu Fai tumbuh lagi.
"Walau ini adalah kitab ruang dan waktu, tapi ada rahasia yang lebih besar dari itu, di dalam buku ini, selain kekuatan ruang dan waktu ada juga sihir penciptaan. Apakah kamu tahu apa itu sihir pencipta?"
Dengan temuan ini Fai belum sempat mencerna apa sihir ruang dan waktu, tiba-tiba kakek tua itu mengatakan ada rahasia lagi yaitu kekuatan pencipta.
Detak jantung Fai, berdetak cepat dia sangat gembira.
Dalam benak Fai ingin sekali mempelajari dengan beberapa menit, karena setelah belajar sementara otomatis sistem akan berdering dan terus meningkatkan.
Fai sangat menantikannya.
Jika Fai mempunyai ke dua sihir itu, dia menjadi keberadaan yang mendomninasi apa lagi di bantu dengan BUG sistem.
Tiba-tiba Fai menatap mata Jori dengan mata panas.
Jori melihat tatapan serakah Fai tiba-tiba dia cemberut tapi ada sedikit lega di hatinya.
__ADS_1
Karena dia sudah menemukam pewaris selanjutnya, tapi dia dalam hati sedikit engan.
Karena jika Jori mempelajari sedikit waktu mencapai level selanjutnya mungkin dia tidak akan terjatuh dan kalah, pada ahirnya dia meningal di gua ini.
Tapi dia meningalkan kesadaran sampai menemukan orang yang cocok, dan pada ahirnya sudah bertahun-tahun ahirnya dia menemukan orang yang di takdirkan oleh dewa.
Walau anak itu sedikit nakal, tapi dalam pengamatan Jori yang sudah bertahun-tahun, membuktikan bahwa bocah itu tulus dan tidak seperti kebanyakan jenius di masa lalu.
Kemudia Jori berkata. "Kamu bisa memasuki gua ini adalah takdir jadi aku akan menyerahkan Kitab ini kepada kamu, dan ingat selalu rendah hati jangan menjadi arogant."
"Tapi, saya ingatkan bahwa kitab ini sulit untuk di pelajari dengan Level kamu, setidaknya membutuhkan Level 15 untuk mempelajari ketrampilan pencipta. Jika tidak, tubuh kamu akan meledak. Sebaiknya kamu mempelajari kekuatan ruang dan waktu dengan perlahan."
"Ingat! Jangan menonjolkan diri tetap rendah hati."
Setelah menasehati Fai kemudia kitab itu menjadi sebuah cahaya dan memasuki ke tubuh Fai. Dan bunyi "Bip" Berdering di benaknya.
"Kamu mendapatkan bakat ruang dan waktu, kemahiran +10."
"Kamu mendapatkan bakat ruang waktu + kemahiran +50."
"Kemahiran +30."
"Kemahiran......"
"Hei!..."
Bunyi "Bip" Terus berlanjut.
"Kamu mendapatkan bakat pencipta, kemahiran +10."
"Kamu mendapatkan bakat pencipta kemahiran +60."
"Kemahiran +30."
"Kemahiran +20."
"Kemahiran +50."
"Kemahiran...."
"Hei! Selamat bakat pencipta di tingkatkan menjadi Lv1."
"Hei!..."
__ADS_1
Dering sistem berbunyi terus sehinga Fai gembira dengan ketagihan.
Kemudian Fai melihat bahwa tubuh Jori yang semula padat dan jelas, tiba-tiba menjadi redut dan transparan dan menghilang. Tapi sebelum menghilang ada suara dari Jori.
"Gunakan bakat itu dengan kebaikan dan jangan menjadi tidak sopan, aku harap kamu di masa depan menjadi Raja yang terkuat."
"Yah setelah aku mewariskan kitab ini kepada kamu saatnya aku menutup mata."
Sosok Jori transparan dan redup dan pada ahirnya menghilang seseolah Jori itu tidak pernah ada.
Tapi bakat yang di peroleh Fai, membuktikan bahwa Jori itu ada.
Dia mengepal kan tangannya dan penuh terima kasih hadiah yang dia berikan.
Setelah peningkatan sistem bakat ruang waktu naik menjadi Lv7.
Tapi bakat pencipta hanya naik menjadi Lv3.
Dan ada hal satu lagi penemuan Fai, walau kitab itu mencatat dan berisi bakat ruang waktu dan pencipta, tapi di samping itu kitab adalah alat ajaib yang unik.
Buku itu bisa menyimpan semua benda dan tak terbatas.
Buku itu hanyalah artefak menentang surga.
Kemudian Fai mencoba mengaktifkan bakat pencipta.
Fai membuat sebuah Jangkrik. Tapi ketika jangkrik itu muncul di udara tipis tiba-tiba Fai menyemprotkan darah dari mulutnya sehinga kritis.
"Jiwa kamu terkoyak dan tubuh kamu kritis kekurangan darah, penguatan dan perbaikan jiwa +30, fitalitas darah +60."
"Paru-paru kamu hampir hancur dan mengalami kerusakan parah, perbaikan +29, tubuh kamu di perkuat +30."
Sudah beberapa lusin kali ber experimen Fai membuat Apel, Jangkrik , bahkan membuat panci, tapi setiap experimen, tubuh Fai mengalami luka parah hinga membuat kritis.
Tapi dengan sistem tubuh Fai di perkuat lagi sehinga itu tidak masalah.
Kemahiran hukum pencipta sedikit meningkat. Terus Fai mencoba membuat ketel dan teremos setelah itu, dia membuat mi instan cup.
Setelah itu dia mencoba memakan dan tiba-tiba Fai menangis dengan terharu lalu dia berkata.
"Huuuu..! Ini benar. Mi instan ini adalah faforit aku!"
Setelah menyantap mi instan dia ahirnya keluar.
__ADS_1
Dengan bakat tak tersentuh tujuh elemen Fai dengan bebas terbang menembus tanah gua itu.