
Awalnya dia masih tidak mengetahui fungsi sistem, tapi menurut dia ini adalah umpan balik bagi dirinya untuk terbang bebas ke atas.
Dan benar saja setelah mempelajari dari siatem yang dia dapat ahirnya dia menyimpulkan.
Dia bisa menaikan level dengan membunuh monster, membunuh musuh, ketika dia membunuh dan poin pengalaman akan cukup, maka dia bisa menaikan level.
Coba bayangkan saja dalam kurang lebih hanya tiga atau empat bulan sudah menjadi level delapan, jika dia di latih tanpa halangan mungkin cepat atau lambat akan menjadi Raja.
Karena sistem inilah dia terbang tingi membunuh musuh hanya dengan satu pukulan saja, sampai lambat waktu dia percaya bahwa dirinya adalah protagonis di dunia ini.
Tapi dia tidak mengetahui bahwa di dunia yang luas ini ada lebih dari satu putra kebruntungan, dan bukan hanya dia yang memiliki sistem.
Singkatnya adalah tidak mengetahui akan membunuh mu.
Grey Rossen adalah pria tampan dengan rambut panjang dengan warna putih, setelah mendapatkan sistem tampilan juga berubah, ketampanan nya meningkat, tatapan mata yang setajam pedang tapi itu di campur dengan karisma nakal.
Dia di akademi adalah kekuatan peringkat pertama dan banyak para bunga sekolah yang tergila-gila kepadanya.
Dia sering menghangatkan tempat tidur dengan berbagai wanita yang cantik, singkatnya Grey sudah mengumpulkan cukup banyak harem di sampingnya.
Hanya saja dia masih belum puas dengan jumplah wanita yang ada di sekitarnya.
Dengan itu dia telah mengagumi Bella sejak lama seblum suami Bella meningal, tapi dia menahan perasan itu.
Tapi setelah mendengar berita akan kematiannya suami Bella, dia cukup semangat untuk mengejar dan mendapatkan Bella di gengamnya.
Tapi setelah mengungakap kan perasaan kepadanya dia masih di tolak, sampai dia mencoba bertarung, bertukar ketrampilan awalnya Bella kalah tapi dia bersikeras untuk menolak cintannya, sehinga Grey merasa tidak nyaman.
Dia tidak berkecil hati dengan sitem dia akan di takdirkan merebut segalanya, harata, wanita dia percaya akan jatuh di gengamannya.
Tapi dia tidak mengetahu bahwa Bella yang dia cintai sebenarnya sudah berbagi kamar dengan bocah umur enam belas tahun.
Mungkin jika dia tau, dia akan marah dan memukulinya.
Setelah mendapakan izin oleh ayahnya ahirnya dia keluar dari istana langsung pergi ke arena petarung.
__ADS_1
Dia melompat dengan cahaya berkedip sangat cepat, karena dia mengunakan bakat langakah hantu.
..........
Di sisi lain Fai ahirnya tiba di kota Surgawi, tapi sebelum mendaftarkan dia menuju tempat penginapan, untuk ber malam hanya satu hari.
Dia memesan satu kamar hanya untuk diri sendiri, Mulan dan lainya memesan kamar sendri juga, tapi dia satu kamar berisis tiga tempat tidur.
Di malam hari Fai membuat celah ruang dan memasuki ke kamar tempat tingal Bella.
Bella yang sedang terlelap tidur tiba-tiba meraskan ada yang meremas gunungnya yang penuh, dia membuka mata setengah dan setengahnya tertutup sehinga penampilan itu sunguh imut dan menawan.
Dia memandang orang itu dengan mengerang angun, setelah dia melihat siapa yang berani meremas bahwa itu adalah Fai dia cemberut dengan genit dengan nafas cepet.
"Kamu... ahh..ahh!" Bella tak berdaya sehinga dia menyerah tanpa perlawanan dia menatap Fai dengan menawan.
Kedua orang melepaskan baju, Bella dengan kaki kodok dengan siap, gua yang di tumbuhi hutan lebat ahirnya di masuki adik laki-laki yang besar milik Fai.
"Brengsek pelan-pelan!"
"Kamu!"
"Ah.. Brengsek kamu menampar pantat aku!"
"Pangil aku suami." Fai menari dengan menyringai.
"Pangil aku suami!"
"Kamu..! Ah.."
"Suami.. berhenti."
Walu Bella minta berhenti tapi tubuhnya membohongi dia masih memeluk Fai dengan erat.
Setelah beberapa petarungan adegan panas dia meringkuk di pelukan Fai.
__ADS_1
"Kebetulan aku sudah tiba di tempat di mana arena Classroom petarungan, tepat nya aku seratus meter dari arena petarung, aku menginap di sana." Setalah berhenti nafas sebentar lalu Fai melanjutkan bicara lagi. "Apakah kamu akan menonton suami ini akan menjuarai."
Fai berkata sambil memainkan gunung yang indah dengan lembut sehinga di pucuk gunung itu mengeluarkan cairan putih nektar yang lezat menetes ke sela-sela jari iblis Fai.
"Yah aku ak..akan melihat suami." Bella berkata dengan ter engah-engah dengan menawan dengan posisi meringkuk di pelukan Fai dan wajah berhadapan dengan wajah, ketika Bella ter engah-engah nafas itu mengenai seluruh wajah Fai sehinga, fai menghirup nafas angrek Bella dengan rakus.
Kedua orang itu kembali memakai baju, Fai dengan tubuh kekar dan tidak kekar menghampiri Bella lagi, lalu mengikat rambut angun Bella yang ter urai dengan di bikin sangul lalu di kasih jepit Pehonix.
"Setelah aku menjuarai petarungan ini aku akan melamar kamu." Kata Fai dengan lembut.
"Hmm." Bella malu dia menjawab dengan singkat suara kecil seperti nyamuk.
"Ada satu hal lagi yang aku tanyakan kepada kamu Fai." Kata Bella
"Apa." Fai ingin tahu.
"Pangerah Grey juga akan membuat proposal ketika dia menjuarai di Clasaroom." Bella berkata tidak senang ketika dia mengingat orang itu.
"Oh jadi dia juga akan ber partisipasi juga." Fai jadi tertarik, kemudian berkata lagi.
"Yakinlah kamu adalah sudah menjadi wanita aku, dan tidak di izin kan orang lain memindahkan nya, jika ada yang berani maka dia akan mendapat kan pemukulan dari aku." Kata Fai dengan banga.
"Aku harap kamu begitu, maka dari itu kamu hati-hati aku menungu." Bella berbicara dengan berharap.
"Yah, suadahi sekarang hampir menjelang pagi, aku akan pergi dulu, maka dari itu selamat tingal sayang." Setelah berpamitan tubuh Fai di selimuti jubah hitam dan rompi, kemudian dia melambai kan tanganya retakan ruang terbuka dan Fai masuk kedalam.
Fai sudah pindah di kamar penginapan beberapa waktu lagi akan menjelang pagi dia tidak tidur, tapi di sempatkan untuk berlatih, tepat dia sedang berlatih tapi merasa jenuh, kemudian Fai menciptakan sebuah Playstation 2, dia memainkan bebrapa game seperti, Basara, Down Hill, Mortal Kombat dan lainya.
Setelah memainkan game mortal kombat dia marah-marah karena kalah terus, pada ahirnya Fai memukul game itu sampai rusak.
"Brengsek!" Mulut Fai berkedut memarahi mulutnya.
Dia bermain game tidak terasa sudah pagi dan ini saat ny dia pergi ke Classroom untuk mendaftar dan mencari bakat baru.
Dia menatikan bakat yang dia panen ketika di arena petarung, dan dia juga mengingat apa yang di katakan oleh Bella bahwa Pangeran Grey juga akan mengikuti di Classrom.
__ADS_1
Fai menantikan, tapi dia tidak tahu bahwa Grey Rossen adalah Putra kebruntungan di dunia ini sama hal nya Fai dia juga putra kebruntungan dan sama-sama mempunyai sebuah sistem di tubuh nya.