Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Bab 49


__ADS_3

Raken melihat pria dengan wajah yang tampan sehinga dia tidak senang sedikit cemburu.


Dia melihat penampilan pria itu yang mengarah berjalan kepada dirinya, walau dia melihat dengan penampilan sedikit berisi dengan berjalan tegak, Raken melihat dengan penuh minat.


Dia berpikir bahwa banyak para penantang yang berpura-pura di paksa seseolah sangat kuat tapi, pada ahirnya kekalahan yang menemuinya.


Itu sama seperti pria tampan yang bergegas di depannya.


''Ahirnya setelah menungu beberapa jam, ada juga orang yang menanantang kembali."


Raken menyringai ke arah pria itu.


Tapi, pria tampan itu tidak menangapi dan terus maju ke arena petarung dan dia tidak memandang ke Reken sama sakali.


Penampilan itu sedikit meremehkan sehinga Raken tidak senang.


Pria tampan itu sudah tiba di tengah-tengah arena petarung, kemudian dia menatap Raken dengan tenang.


"Tong kosong nyaring bunyinya, aku mengalahkan kamu hanya dengan satu pukulan saja."


Kata-kata Pria tampan itu sangat tenang seperti angin musim semi.


Raken tidak suka dan berkata langsung: '' Kamu jangan sampai menelan ludah sendiri, ingat air yang tumpah ke tanah itu tidak bisa di kembalikan! Jadi kamu berkata begitu banga, jika perkataan kamu lebih tingi dari usaha bukan kah begitu kamu lah tong kosong yang tak berisi."


"Apakah kamu mengira aku adalah anak domba yang hilang, tapi maaf sebenarnya aku bukan domba yang hilang tapi aku adalah sapi yang ganas, dan keganasan ini akan menghancurkan sifat banga kamu." Pria tampan berkata langsung dengan tenang dan meremehkan Raken.


"Kamu!" Raken tidak bisa bertanya bahwa pria di depannya meiliki lidah yang tajam.


"Siapa pria ini? Begitu arogant sekali, dia tidak bisa belajar bahwa berani mengolok-olok peserta Raken itu tidak ada ahir yang baik!" Kata penonton dengan beteriak.


"Iya memang betul aku dengar dia begitu arogan kepada peserta Raken, apakah dia mencari kematian."


"Percuma kalau tampan tapi dia berani tidak begitu berani!"


Salah satu penonton lainya berkata mencibir kepada pria tampan itu.


Tapi, ada suara penonton lainya yang terkejut melihat pria tampan itu.


"Oh lihat apakah dia pangeran pertama dari kerajaan ini?" Penonton lainya memgerutkan keningnya.


"Benar aku juga sedikit familer terhadap wajah ini? Oh ingat dia benar, dia adalah Pangeran pertama kerajaan Rossen dia adalah Grey Rossen!"


"Ya tuhan pantas saja dia begitu arogant kepada peserta Raken! Ternyata latar belakangnya yang membuat atas dasar keberanian itu!"


Para penonton saling menganguk.


"Aku dengar dia adalah jenius di kerajaan ini dan peringkat no satu di Akademi Dupa Merah."


"Tidak heran dia begitu arogan, jadi itu yang mendasari."


Para penonton saling berdiskusi tentang bakat jenius Grey, dengan setatus sebagai Pangeran pertama, dia layak mendapatkan ini seseolah bakat jenius nya saling melengkapi.


Oleh sebab itu banyak yang iri tapi ada sedikit juga orang yang menghormati dia, karena dia adalah Pangeran pertama, oleh sebab itu menjadi penjilat menjadi suatu keharusan.

__ADS_1


Jika anda secara terang-terangan mengolok-olok di depan langsung apakah anda bercanda?


Jika seperti itu maka anda tidak bisa menghirup nafas segar besok.


Di sisi pojok ada wanita yang angun dengan tempramen baik dia adalah kekasih grey yang bernama Sarah Gracia.


Sarah dan Grey adalah kekasih masa kecilnya dia juga mengetahui bahwa ketika Grey mendadak menjadi manusia biasa tanpa sebab alasan dia lah yang selau mendukung nya.


Sarah juga melihat kebangkitan kekuatan Grey yang mencengankan.


Singkatnya karena alasan itulah dia selalu percaya kepada Grey bahwa dia akan menjuarai pertama di Classroom. Dia memandang Grey dengan mengepalkan tangannya penuh harap, Grey juga melihat Sarah dengan lembut menganguk.


Di dalam gedung wanita ratu es juga memandang Grey sebentar, setelah itu dia tidak tertarik, karena semua pria sama aja dan singkatnya dirinya lebih kuat dari pada pangeran itu.


Di sisi lain, Mulan dan lainya juga memandang Grey dengan kagum, dan ada sedikit penghormatan kepada pangeran itu sendiri, dengan wajah yang tampan siapa lagi wanita yang tidak tertarik Mulan tidak kecuali.


Dia ada sedikit rasa kasih sayang kepada Grey tapi, semenjak ada diablo justru dia ingin tahu siapa di balik wajah itu, apakah Jelek?


Dia selalu memikirkan hal ini sehinga linglung.


Jika jelek dia tidak mempermaslahkan ini, karena dia ingin mengetahui siapa di balik wajah itu.


Tapi, jika tampan itu hanya bonus.


Di arena ini banyak sekali orang yang menonton dari manusia biasa sampai keluarga dan akademi besar tidak sedikit melihat juga.


Contohnya dia Layron Clarck dia tersenyum pahit, dia selalu iri kepada ketampanan Pangeran Grey, dia terkadang menjadi diri sendiri tidak puas walau dia sudah menjadi jenius.


Dia mengingat Fai dan Grey, tapi dia lebih membenci ketampanan Fai. Mungkin karena Fai adalah kalangan biasa dia hanya melampiaskan kebencian itu kepada Fai.


Merasa ada yang membicarakan kepada dirinya Fai sekali lagi bersin, tiba-tiba Fai merasa aneh karena ahir -ahir ini dia sering bersin sendiri tanpa sebab.


Dia juga melihat ketampanan Grey, bahkan Fai ada sedikit cemburu, tapi itu hanya sesaat kemudia dia memuji diri sendri bahwa dirinya yang paling tampan 😎


Di arena petarung.


Raken mulutnya berkedut tapi dia ahirnya mengetahui kenapa pria ini menjadi begitu arogan terhadap dirinya, ternyata dia adalah Pangeran Grey.


Oh jadi seperti itu!


Raken dalam perenungan dan ahirnya membuat rencana jika dia mengalahlan arogant no satu di akademi Dupa Merah dan sekaligus dia adalah pangeran, bukan begitu jika dia memenangkan tandingan ini popularitas nya maenjadi naik?


Mulut Raken memunculkan senyuman indah.


"Karena para hadirin sudah mengetahui bahwa kamu adalah Pangeran, maka dari itu tidak membuat sopan untuk memperkenalkan, ayo kita langsung bertarung."


Raken berkata kepada Grey.


"Ayo buang-buang waktu, cepat jika kamu punya kekuatan segera selesaikan." Grey membalas dengan menguap.


Raken semakin gatal tangannya ingin sekali memukuli tapi dia menahan dan berpura-pura tenang.


"Ok kalau begitu maka aku yang pertama menembak, berhati-hatila kamu karena kepalan tidak memiliki mata!"

__ADS_1


"Sikat!"


Setelah meneriaki Raken melompat ke depan langsung mengampiri Grey.


Tapi Grey tetap tenang, dia melihat Raken sudah mendekatinya. Kemudian tangan Grey membentuk sebuah kepalan.


"Dentang!"


Tinju Raken dan tinju Grey saling bertabrakan, tapi Raken tiba-tiba menjerit.


"Aduh!"


"Hah!"


"Selamat kepada Tuan Rumah telah mengalah kan musuh Lv8, Tuan Rumah mendapatkan 1000 Point peningkatan!"


Raken menjerit terpenata di udara dan keluar dari arena.


Adegan itu sangat singkat sekali, para penonton melihat bahwa Raken sudah tak sadarkan diri dan melihat tangan kanan Raken juga patah.


Setelah memukul Raken, Grey ahirnya berdiri dengan tenang dia berpikir diam-diam dia juga mendengar bunyi berdering di benaknya.


Bunyi itu adalah System God Of War.


Dengan mengalahkan musuh atau membunuh dia mendapatkan point pengalaman. Dan poin itu di jadikan untuk meningkatkan bakat miliknya.


Poin ketrampilan ini akan dia di gunakan bakat tinjunya, bakat yang dia gunakan adalah Tinju Tynasaurus Rex yang dia beli di mall sistem.


Di dalam sebuah ruangan ahirnya Ratu es itu melihat dan tanpa berbicara dia bergegas ke depan. Karena merasa bahwa Pangeran ini dia lah yang layak menjadi lawannya.


Dia pada dasarnya mencari seseorang untuk mengalahkan dirinya, jika ada yang mengalahkan itu adalah wanita maka dia akan menjalin persaudaran sampai mati.


Tapi jika yang mengalahkan dirinya adalah seseorang pria maka dia harus menikahhinya.


Fai yang mengunakan topeng tiba-tiba berkerut karan pada saat itu bunyi "Bip" Sistem berdering di benaknya tapi anehnya Sistem ini tidak bisa mempelajari, diam diam malah bakat tinjunya yang tanpa skill di tingkat kan?


Ini menjadi aneh dia selalu memandang Grey dengan misterius.


Tepat sedang dalam kebingungan Fai tiba-tiba dari belakang di tabrak. Tapi ketika itu dia mencium bau angrek yang sangat harum, tapi dia masih marah berani sekali anda menabrak tanpa permisi.


"Brengsek kamu..! Apakah kamu minta pemukaulan!"


Fai memarahi siapa yang menabraknya, tapi ketika dia melihat siap yang menabrak dia terkejut sampai lupa memarahi.


Ratu es melihat ada pria bertopeng yang memarahi kemudian dia melirik dan melihat bahwa setelah pria bertopeng itu yang memarahi diri sendiri tiba-tiba linglung karena melihat wajahnya.


Ratu es mencibir tidak senang bahwa semua pria sama saja dia akan cabul ketika melihat wanita cantik.


Ratu es menghiraukan dan bergegas ke arah arena petarung.


Fai melihat bahwa dirinya di abaikan dan kemuadian berteriak dan memarahi. "Hey wanita bau apakah kamu pikir dengan kecantikan yang kamu miliki, kamu akan menjadi begtu sombong, di bandingkan dengan wanita aku kamu bukan apa-apa."


Ratu es berhenti dan menoleh dan berkata. "jika seperti itu maka kamu beruntung mendapatkan wanita yang kamu sukai."

__ADS_1


Mulan melihat pemandangan ini terpana, perilaku Fai seperti anak kecil.


__ADS_2