Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Perselingkuhan Numan Terungkap


__ADS_3

Bab 176 Perselingkuhan Numan Terungkap


Tanpa di sadari Grey, Sarah mengepalkan tanganya dia sambil menunduk karena hatinya merasa ada cuka yang mengolesi


Sarah saat cemburu!


Dia juga masih merasakan rasa sakit di bagian *******, yang membuktikan dia sudah menjalin hubungan dengan Fai di bar itu.


Dalam benak Sarah, dia sudah menyadari bahwa dirinya sangat menyukai Grey sepenuh jiwa. Namun di samping itu, dia juga menyukai cara Fai membelai tubuhnya yang sangat begitu nikmat.


Sarah tersenyum pahit diam-diam. Dia merasa bahwa dirinya sangat bodoh mencintai dua orang bersamaan.


Namun dia mencoba menghilangkan pikiran yang menyakitan dia memandang Grey, seraya berkata. "Suami, aku merasa bahwa wanita yang di bawa Fai adalah kepala sekolah Aludra."


Grey mengangguk: "Aku pikir juga begitu."


Namun Sarah berpikir buruk. Jika wanita itu adalah kepala akademi Dupa Merah, mungkin dia sudah tidak perawan lagi. Dan sekarang Aludra menjadi seperti dirinya yaitu wanita rendahan.


Di sisi Numan dia yang mengikuti Fai diam-diam akhirnya dia melihat Fai memasuki rumah makan yang sangat meriah.


Di tempat makan, Fai berkata lembut. "Ayo kita makan bersama, menikmati hidup. Tapi sepertinya acara kencan ini sedikit kendala."


"Kendala? Kendala apa yang kamu magsud?" Aludra ingin tahu.


Kemudian Fai menjelaskan dari awal dia merebut istri orang yang bernama Numan. Bahkan dia menuruti perkataan apa yang Fai mau.


"Kamu gila..!" Aludra tersenyum jahat kepada Fai. Bahkan Aludra diam-diam ini merasa bahwa apa yang di lakukan Fai sangatlah keren dan marjinal.


"Hmmm sebenarnya aku juga merasa bahwa permintaan ini sangatlah keterlaluan. Tapi apa kah kamu tahu, Numan sangat lah cantik, dan polos penurut. Tapi aku merasa kasihan karena dia mempunyai burung yang sangat kecil." Kata Fai sambil berbisik.


"Puf!"


"Uhuk! Uhuk!" Aludra terbatuk dan berkata lagi: "Suami apa yang di katakan kamu apakah benar, bahwa suami Numan memiliki burung yang sangat kecil?"


Fai mengangguk: "Benar makanya aku rebut Numan hehehe."


"Suami aku mendukung kamu, rebut dia dari tangan kakek Zhack itu kita harus membahagiakan Numan.!" Kata Aludra berkata serius.


"Tenang Aludra kecil, aku akan membuat dia hamil, sehingga Zhack murka." Fai menatap Aludra penuh kelicikan.


Lalu setelah bercanda, Aludra meminta Fai untuk membawakanya Numan di sini untuk makan bersama nya.


Di sisi Numan yang sedang sembunyi-sembunyi dia sudah yakin bahwa persembunyianya tidak akan ketahuan. Namun dia salah kaprah karena tiba-tiba Fai sudah di belakang dirinya.


"Ehh di mana Fai kenapa menghilang?" Kata Numan dia bingung.


"Aku di sini Numan kecil...!" Kata Fai sambil menggunakan nada yang mengagetkan.


Numan kaget seperti kucing di injak ekornya. Dia membalikan tubuh yang melihat Fai yang sedang menatap dirinya sambil tersenyum.


Karena penyamaran diri terungkap, Numan membuat alasan yang mengelak. "Huh aku di sini hanya ingin tahu tidak lebih, kamu jangan salah paham dulu."

__ADS_1


Fai menggelengkan kepalanya: "Ayo Numan kecil, kedalam kita makan bersama Aludra."


"Apa dia Aludra..!" Numan berseru, dia hanya melihat di ingatan yang di berikan Fai pada waktu itu. Tapi dia tidak menyangka bahwa dia akan bertemu yang asli sangat cepat.


"Benar dia adalah Aludra salah satu wanita aku." Fai mengangguk dan melanjutkan perkatanya lagi sambil meraih pergelangan tangan Numan: "Ayo kita masuk, Aludra sudah menunggunya."


"Ini, tunggu suami, aku harus merapihkan baju aku, aku tidak ingin terlihat biasa di mata Aludra." Numan panik, dia tidak sempat mengganti baju.


"Kamu tidak perlu khawatir kamu sudah cantik dan Aludra tidak mempermasalahk ini." Kata Fai sambil lembut.


"Hmmm baiklah!" Akhirnya Numan setuju dan dia membiarkan Fai meraih tanganya. Bahkan Numan tangan kanan yang nganggur, mencoba memeluk tangan Fai yang sedang megang tangan bagian kiri.


Tapi Numan tidak tahu, bahwa di samping itu, Elona yang sengaja ke akademi kitab bulu peri untuk melihat Fai tanding dengan berbagai akademi, diam-diam dia mengikuti ketika Fai membawa Aludra.


Elona tidak menyangka bahwa Numan yang sangat berbudi luhur, dan berperilaku baik, ternyata dia bermain hati dengan suaminya Zhack.


Elona menggertakan gigi: "Fai bastard kenapa kamu memilih istri orang lain bukankah aku yang menunggu dan berjuang sial, tidak adil, aku harus membicarakan ini kepada kepala Akademi Zhack!"


Tapi, untuk saat ini dia tidak mengatakan sekarang. Dia mengikuti Fai dan Numan secara diam-diam. Dan dia juga setelah duduk di dalam dia memilih tempat duduk yang paling pojok.


Rumah makan ini sungguh megah, bahkan dia melihat menu makanan yang terbuat dari daging monster pilihan, dan berbagai minuman yang mengandung alkohol yang sangat memabukan.


Tapi saat ini, Elona, hanya memesan makanan ringan dan minuman ringan. Sambil memakai kerudung dia melihat gerak-gerik Fai.


Tapi sayangnya Fai dari awal sudah mengetahui sehingga dia akan memamerkan betapa bejadnya Numan.


Fai dan lainya sudah duduk. Numan saat ini melihat Aludra, Aludra juga melihat Numan.


"Aku Aludra istri Fai, kamu tidak perlu menyembunyikan, aku sudah mengetahuinya jadi tenanglah, kamu di sini lupakan sejennak Zhack dan mari kita berpesta menikmati makanan yang ada di sini." Aludra tersenyum sambil mengangguk.


"Hmm baiklah aku tidak menyembunyikan lagi," Setelah itu, sifat wibawa Numan berubah cepat menjadi centil seperti Aludra. Dia memeluk tangan Fai sambil mengesek kan tangan Fai di belahan gunung.


"Puf!" Elona yang mengintip dari kejuhan tersedak minumanya, dia seperti telah melihat guru Numan yang berbeda.


"Tidak mungkin guru seperti itu!" Elona tidak percaya. Namun dia masih memastikan lagi.


Fai menjadi licik, dia duduk dan menyuruh Aludra untuk meminta minuman. Tapi minuman itu harus lewat mulut.


"Hmmp suami kamu sangat maskulin." Kata Aludra sangat menawan. Kemudian Aludra meminum anggur di mulutnya. Setelah itu, di berikan ke Fai lewat ciuman.


"Gluk!"


"Gluk!"


"Gluk!"


Fai meminum sambil mencium bibir Aludra, bahkan Numan yang melihatnya berseru.


Setelah sudah meminum anggur dengan gaya keren Fai berkata kepada Numan. "Numan kecil, apakah kamu mau mencobanya?"


"Ini...? Hmmm aku mau." Dia belum pernah meminum anggur sehinga ketika meminum sedikit tersedak. Tapi dia sudah menyesuaikan.

__ADS_1


Numan meminum anggur dan dia tahan di mulut sampai penuh. Fai yang melihatnya sangat lucu ketika Numan kedua pipinya gemuk akibat menahan minum.


"Ayo Numan kecil, lakukanlah..!" Fai tersenyum.


Setelah itu, Numan mencoba dan dia duduk di atas Fai bahkan semua pelanggan yang melihatnya sangat iri kepada Fai yang di kelilingi dua wanita cantik.


Numan setelah duduk di atas pangkuan Fai dia mencium sambil mengalirkan air itu ke mulut Fai.


"Gluk!"


"Gluk!"


"Gluk!"


"Ini sungguh menyenangkan..!" Numan berseru.


Di sisi kejauhan, Elona tidak tahan, dia mencoba mendekati Fai sambil memarahi, tapi tindakan itu dia berhenti. Karena dia melihat dua pria paruh baya dengan perut buncit sedang mendekati Fai.


"Hei wanita cantik, bolehkan aku berkenalan." Pria tua berperut buncit berkata sambil memandang wajah Numan dan Alurda yang sangat cantik.


Numan tidak senang, dia menoleh ke pria paruh yang buncit seperti Zhack dan berkata: "Kamu pria bangka menjauhlah begitu menjijikan."


"Sigh brengsek beraninya kamu mengabaikan aku." Kedua pria buncit itu bergegas untuk meraih tangan Numan. Dia sangat berani karena Fai seperti manusia biasa tanpa jejak magis, sehingga berani mendekati kedua wanita yang sedang mengitari Fai.


Saat ini, Fai masih tenang. Dia menatap Aludra: "Aludra kecil, tolong bersihkan pria ini, dia hanya meruskan pemandangan."


Kedua pria buncit itu marah, dia langsung bergegas ke arah Fai dan mencoba memukul Fai tapi, tiba-tiba, Aludra meniupkan udara dari mulutnya, ke arah kedua pria buncit itu.


Pria buncit itu yang terkena tiupan nafas Aludra yang sangat beracun, tiba-tiba kedua pria buncit itu tubuhnya melepuh dan langsung mati seketika hanya menyisahkan tengkoraknya saja.


Numan yang melihatnya juga kagum. Ternyata semua wanita Fai sangatlah kuat, oleh karena itu dia memutuskan untuk menyembah Fai agar semakin kuat. Bahkan dia akan melakukan apa saja agar dia bersama Fai.


"Numan kecil jangan hiraukan, ayo kita lanjutkan lagi." Kata Fai.


"Uhh baiklah," Numan meminum dan di tuangkan lewat mulut.


Di sisi para pelanggan yang melihat semua ini sudah kabur karena pria buncit itu mati sangat menjijikan.


Sekarang di ruangan ini, hanya menyisahkan Fai, Numan, Aludra dan Elona.


Tentu saja pelayan yang ada di tempat ini menutup mata seseolah tidak terjadi apa-apa.


Aludra duduk lagi. Karena ini bukan di kerajaan Rossen dia semakin bebas dan dia menyalakan rokok dengan penuh nikmat.


Sudah satu jam mereka bertiga berkencan, bahkan Aludra dan Numan sedang duduk di samping Fai masing-masing di setiap sisi.


Numan yang sedang menyesap rokok penuh nikmat, dia tidak menyadari bahwa Elona sedang menatap ke arah dirinya hingga tidak percaya dan frustasi.


Dia karena tidak tahan akhirnya sosoknya menghilang dan tiba dia depan Fai sambil memarahi guru Numan.


"Guru Numan apa yang kamu lakukan dengan Fai, apakah guru kamu gila..!" Teriakan Elona seperti tidak percaya apa yang di lihat guru yang dia hormati yaitu Numan.

__ADS_1


"Elona, kenpa..kenapa kka..kaakamu di sini..!" Akhirnya Numan panik, dia tanpa sadar menjatuhkan rokok yang sedang dia hisap.


__ADS_2