
Grey terpental sejauh mata memandang, dia juga tidak bisa memfintnah di hati bahwa wanita itu galak dan tak kenal ampun.
Grey terpental jauh meningalkan arena Classroom kemdudian dia mengunakan langkah hantu, setelah itu sosok ny berkedip menghilang.
Keceptan Grey sangat cepat dan tiba-tiba dia sudah tiba di arena petarung.
"Wanita, kamu sangat galak sekali." Kata Grey dia tiba-tiba serius.
Grey melihat bahwa wanita galak itu mau menyerang lagi, tapi dengan tenang dia membiarkan wanita galak itu menyerang dan mendekati dirinya.
Kepalan Wanita itu ingin meninju kepala Grey tapi dengan tenang dia mudah menghindar, dan diam-diam Gery mengamati kulit yang halus ini.
Dia berpikir bahwa wanita ini harus menjadi miliknya cepat atau lambat.
Setelah mengamati lengan indah milik Ratu es, dia Grey mundur sedikit dengan kaki kanan melangakah ke belakang.
Setelah melangkah kebelakang Grey membuat tendangan skill Kaki Angin yang dia beli di Mall sistem.
"Gulungan!"
Ratu es terkena tendagan dan mundur beberapa langakah, dan Grey yang melihat adegan ini menyringai.
Ratu es itu tidak puas dia tidak ingin kalah. Kemudian dia membuat sihir Es dengan bongkahan besar.
"Sikat!"
Batu es yang amat besar ingin menghantam Grey, tapi Grey masih tenang malahan bergegas maju, dia mengayunkan tangannya dan meninju bongkahan es itu dengan Skill tinju Tynasurus Rex.
"Dentang!"
Grey meninju bongkahan es itu sehinga bongkahan itu terpecah menjadi beberapa bagian.
Dan itu dia masih bergegas ke arah Ratu Es.
Ratu es tercengang dia heran kenapa kekutan Pangeran itu sunguh kuat.
Sekali lagi Grey meniju Ratu es tapi dia malah menghindar sehinga Grey meninju tanah, tanah itu menjadi retak seperti jaring laba-laba dan ada cekungan.
Ratu es melafatkan mantra.
"Lotus Es Pembeku Seribu Tahun!"
Grey terkena sihir itu, dan kemudian seketika tubuhnya menjadi dingin, susah bergerak dan dia merasakan bahwa darah di tubuhnya ingin membeku.
Grey tidak bisa bergerak seperti patung, tapi Grey tidak panik dia berteriak dalam hati.
"Sistem apakah ada bakat yang bisa melawan dingin es ini!"
__ADS_1
"Hah!"
"Kembali Tuan rumah, di sarankan untuk membeli tubuh panas bawaan Level 5."
"Tungu apa lagi beli secepatnya!" Grey berteriak tidak sabar dengan pembekuan tubuh ini."
"Hah!"
"Selamat kepada Tuan rumah telah mebeli skill tubuh panas bawaan."
"Poin Tuan rumah di kurangi 5000, untuk pembelian bakat ini."
Grey menyeprotkan darah sistem ini ingin mengadu kepada dirinya, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karena jika tidak ada sistem dia akan malu sampai mati.
Setelah mendapatkan bakat itu, sekali lagi Grey tubuhnya menjadi panas, dan panas itu mencairkan hawa dingin yang mengelilingi dirinya.
Ratu es melihat bahwa Grey tiba-tiba bisa mengerakan tubuhnya, sekali lagi dia terkejut.
Apakah Putra Grey monster.
Di peron penonton dan para orang berpastipasi Fai melihat pertempuran mereka berdua.
Fai bisa mempelajari bakat Ratu es itu tapi, dia tidak bisa mempelajari bakat apa yang di gunakan putra Grey, bukanya memanen sekill dari Grey dia hanya menemukan kegagalan tapi bukan itu saja ketika sistem ingin mempelajari bakat Grey dia gagal tapi yang di tingkatkan bakat Tubuh api miliknya, sekarang bakat tubuh api Fai sudah Lv10."
Ini sangat hebat!
Di arena pertempuaran, karena Grey baru mendapatkan bakat tubuh panas dan masih amartiran dia tidak bisa mengendalikan panas di tubuhnya sehinga pakaian yang bagus terbakar.
"Terbakar!"
"Terbakar!"
Pada ahirnya pakaian Grey terbakar habis hanya menysihkan celana yang dia gunakan. Dengan itu tubuh yang kekar itu di lihat oleh banyak penonton.
Dan ada sedikit juga para wanita yang mimisan hidungnya kerena melihat maha karya dari tubuh Grey.
Grey tidak bisa tertawa apa menangis.
Kemudian dia memandang Ratu es yang sedikit tersipu, dan menyringai berkata. "Apakah tubuhku begitu maskulin!"
"Hump!"
"Tak tahu malu!" Kemudia Ratu es membuat serangan dengan tembakan es dan kombinasi angin. Kecepatan tembakan yang di kombinansi angin sangat cepat, para penonton juga tidak bisa melihat kecepatan itu.
Grey menghindari mengunakan langkah Hantu dan sudah bergegas ke depan, dengan mengepal membuat pukulan.
Ratu es terpana dan tidak bereaksi dia melihat Putra itu sudah tiba di depannya, dia membukak mulutnya begitu terkejut sehinga bibir yang indah membuat sebuah huruf O, tangan Grey meninju kepala Ratu itu tapi tidak mengenai nya dan berhenti beberapa senti meter dari wajah Ratu itu, setelah berhenti meninju tidak mengenai wajahnya namun, kepalan tangan itu membawa angin sepoi sepoi yang sejuk tapi mengerikan.
__ADS_1
Ratu es terjatuh dan pantatnya mengenai tanah.
Para penonton bodoh dan heboh, karena para penonoton melihat putra Grey sunguh kuat dan menakutkan.
Hanya Fai saja yang tidak heboh, tapi dia memandang pertarungan ini dengan tenang dan serius. Jen yang di sampingnya juga melihat bahwa Fai menatap Pangeran Grey dengan serius. Dan bukan itu saja dia wanita bertopeng juga melihat Gerey dengan mata panas.
Wanita bertopeng itu bahkan ingin sekali melahirkan anak bersama Grey.
Sarah yang melihat dari kejauhan melompat-lompat begitu bahagia dia tidak tahan ingin sekali berlari memeluk Grey.
Dia percaya bahwa tidak ada yang mustahil di lakukan oleh Putra Grey.
Setelah itu, Grey memandang Ratu es dan berkata. "Sekarang kamu kalah, tepati janji kamu."
"Kamu...!" Ratu es ingin membalas tapi tidak bisa membalas, dia benar-benar kalah dia akan menjadi Wanita nya. Memikirkan adegan bahwa Grey adalah seseorang yang mempunyai Harem besar dan orang itu adalah orang yang tak tahu malu di dalam hatinya dia sedikit engan.
Kemudian setelah petraungan itu wasit mengumumkan bahwa Grey sudah memnangkan pertarungan itu.
Grey melihat bahwa Ratu itu belari keluar dan meningalkan dirinya merasa lucu toh dia sudah menjadi wanitanya dan cepat lambat dia akan luluh di s*lakangan nya.
Bella juga melihat adegan petarungan itu dia berpikir terus menerus, dengan pukulan kekautan Grey itu penampilanya sifat nya seperti versi Fai. Apakah dia mempunyai Guru yang sama?
Grey berjalan pelan dan meningalkan petarungan itu, dia juga melihat tatapan panas para penonton seseolah ingin menerkam dirinya.
Tapi ketikaa hendak keluar dari arena itu ada sura pemuda yang tenang.
"Tungu aku aku akan menentang kamu."
Suara pemuda itu pelan seperti angin musim semi karena pemuda itu mengunakan topeng dan jubah dia tidak bisa mengedintifikasi orang itu.
"Lihat ada orang yang menentang lagi! Dan itu masih seseorang pemuda.!"
Penonton sedang berdikusi
"Hey bocah mending kamu pulang, makan dan tidur! Apakah kamu tidak tahu dia adalah Pangeran Grey dan dia adalah jenius pertama, lebih baik kamu berpikir lagi jangan datang untuk melawan."
Salah satu penonton lainya mencibir dan menghina Fai.
Tapi Fai mengabaikan, dan berkata lagi.
"Apakah kamu tidak mau bertarung dengan aku?"
Bella ahirnya melihat Fai dengan mata cerah dan begitu semangat tanpa sadar dia mengepal tangannya.
Diam-diam dia berdoa semoga Fai menjuarai, jika begitu dia akan bertunanggan. Wajah Bella sunguh merah seperti apel matang yang sangat manis, sehinga jika Fai melihat perilaku itu dia tidak sabar untuk mengigit apel yang matang itu.
Grey juga melihat pemuda itu, karena dia mengunakan penutup topeng dia tidak melihat jelas siapa oranya.
__ADS_1
Tapi dia sudah tahu bahwa orang yang di depannya memberi sedikit perasaan aneh, ketika dia berhadapan dengan pemuda itu, entah kenapa darahnya mendidih.
Fai juga situsainya sama dia ketika melihat Grey semangat juangnya tingi dan darah nya mendidih.