
Bab 207 Sistem Ingin Mengadu Diri Sendiri
Fai menyerap esensi dari pohon dunia itu sehingga sontak langsung merasakan perasaan yang sangat menyegarkan.
“Uhhh energi ini, sungguh energi yang aku serap paling lezat...!” Perasaan Fai ketika sedang menyerap pohon dunia itu seperti sedang berhubungan intim.
Namun karena peraturan sistem, dia hanya memperbolehkan menyerap sedikit esensi dari pohon dunia itu sendiri.
"Hei! Sistem menemukan energi yang sangat murni dari eseni dunia, sistem sedang mensintesis energi..!"
"Sintesis sedang berlangsung harap tunggu!"
"Hei! Sintesis berhasil.. Selamat kepada kamu memiliki energi tidak terbatas!"
"Hei! Buku kekosongan sedang di modifikasi dan di satukan dengan pohon dunia..!"
"Penyatuan sedang berlangsung!"
"Hei! Penyatuan berhasil..!"
“Buku kekosongan menyatu dengan pohon dunia?” Fai bingung karena setelah sudah mensintesis energi pohon dunia, tiba-tiba di dalam tubuhnya sepertinya menumbuhkan pohon yang langsung berubah menjadi raksasa setinggi gedung pencakar langit.
Tentu saja pohon itu di dalam Buku kekosongan, ketika Fai mengecek dan membuka buku kekosongan di bagian pohon dunia, tiba-tiba dirinya langsung tersedot ke dalam.
Fai memasuki ke dalam buku kekosongan bagian pohon dunia. Sontak dia melihat hamparan tanah satu hektar dan di tengah ada pohon dunia yang sudah menjulang tinggi seperti gedung pencakar langit.
Berapa detik kemudian, tiba-tiba sistem memberikan dering di pikirannya.
"Pohon dunia sudah di sintesis, dan di pindahkan ke dalam jiwa kamu. Karena dalam pengaturan sistem, pohon dunia ini sudah di tingkatan kualitasnya, Setiap satu tahun sekali, pohon dunia akan memunculkan satu buah, satu buah menjadi satu planet dua buah akan menjadi dua planet dan seterunya!"
"Hei! Karena sistem sudah mensintesis pohon dunia, sistem di tingkatan menjadi Lv5!"
"Hei! Sistem sedang menjadikan kamu sebagai dewa dunia Bintang biru pendewaan sedang berlangsung!"
"Harap tunggu...!"
__ADS_1
"Hei! Selamat kamu telah menjadi dewa bagi Bintan Biru...!"
"Hei! Sistem meningkatkan semua bakat kamu ke level100!"
“Apa yang terjadi... kenapa secepat ini..!” Fai berseru aneh, hanya seperti ini saja? Untuk menjadi dewa hanya menunggu beberapa nafas saja? Apakah sistem milik aku sangat kuat.” Fai tidak bisa memarahi mulutnya, karena sangat bersemangat.
"Hei! karena sistem sudah Lv5, setiap kamu mendapatkan bakat baru, otomatis di tingkatan ke Lv30!"
“Sial ini sungguh keren...!” Fai sangat gembira walau Lv30, itu juga sangat kuat. Bahkan yang terlebih lagi adalah bakat yang sudah dia kuasai maupun yang masih dalam koleksi di buku kekosongan sudah Lv100 dan di dunia bintang Biru, Lv100 sudah setara dengan dewa.
Dan Fai sekarang adalah dewa, dia hanya perlu pergi meninggalkan dunia ini memasuki dunia para dewa seperti apa yang di katakan Juro pada waktu itu.
“Hmmm tunggu dunia atas..! Aku akan memukul kamu hahahah!" Fai tertawa lebar.
Bahkan ada satu lagi yang membuat dirinya sangat senang sampai kegirangan. Yaitu, dia bisa memasukkan orang ke dunia milik sendiri untuk di tempatkan, sehingga dia langsung mengambil semua wanitanya, orang tua dan orang-orang terdekat.
Tidak hanya itu saja, dia bisa pergi sesuka hati dari dunia dewa ke dunia bintang biru. Namun ada syaratnya. Yaitu, dia harus mampir dulu ke dunia pohon. setelah itu, dia bisa bertukar dunia lain.
“Ibu... adik-adik dan wanita yang aku sayangi, jangan khawatir aku tidak akan meninggalkan kamu..” Fai tersenyum.
Fai berniat untuk meninggalkan wilayah Elf namun dia teringat bahwa dirinya juga memiliki wilayah jajahan di sini sehingga dia mendekati Zanac.
“Karena kamu adalah orang yang aku temui dan kamu adalah orang yang menurut aku kamu bisa di andalkan. Aku akan serahkan wilayah bekas Ramiris dan wilayah sebagaian Elf putih untuk kamu kelola. Sekarang kamu adalah raja di wilayah ini.” Setelah berkata, akhirnya Fai mengetuk kening Zanac sehingga seketika ada kekuatan agung yang mengalir ke dalam tubuh Zanac. Kekuatan ini adalah milik Joy William yang sudah di ambil.
“Baik, mungkin kekuatan ini sudah cukup bagimu. Aku pergi dulu selamat tinggal!” Fai tersenyum kemudian sosoknya berubah menjadi manusia lagi.
Zanac yang masih terperangah, setelah melihat bahwa Fai adalah manusia langsung terperangah lagi. “Kamu manusia?”
Fai tersenyum: “Aku manusia ini benar. Aku akan pergi dari sini karena tugas aku sudah berakhir. Jaga wilayah ini jangan ada terpecah belah.”
Setelah itu Fai menghilang sudah tiba di tempat dimana Julia dan lainnya sedang menunggunya.
“Hallo apakah kamu menunggu lama.” Fai berkata secara tiba-tiba sehingga mengakibatkan ke tiga orang itu kaget.
“Ahhh siall... kamu...” Julia yang sedang tidur langsung kaget. Dia sebenarnya sudah menunggu sampai malam hari, namun sosok Fai Belum muncul. Akhirnya dia menunggu sampai ketiduran. Ketika dia hampir terlelap, tanpa sadar Fai sudah di hadapannya sehingga kaget.
__ADS_1
“Maaf membuatmu kaget.” Fai kemudian duduk di atas Pusy yang sedang berubah wujud monster besar.
“Tidak apa-apa, apakah kamu sudah mendapatkan Elf yang sangat cantik?” Julia tiba-tiba ingat.
“Sayangnya tidak semua Elf seperti jual mahal kepada manusia” Fai berpura-pura tidak berdaya, namun sekaligus dia tersenyum.
“Huhh kamu sungguh pembohong!” Julia cemberut sekaligus tersenyum.
“Hahahah!” Fai tertawa kemudian dia mencoba memejamkan matanya. Dia tahu bahwa bakat ruang dan waktu sudah Lv100 sehingga dia ingin sekali kesadarannya melintas sungai panjang untuk mencari planet Bumi.
Namun sudah berapa detik dia tidak menemukan di mana planet Bumi, sehingga kening itu berkerut.
“Ada apa !” Julia tiba-tiba berkata karena melihat keanehan yang di lakukan oleh Fai.
“Tidak apa-apa aku hanya masalah sepele,” Kemudian Fai mencoba menggunakan kesadarannya untuk mencari lagi, namun dia tidak menemukan.
Ketika dalam kebingungan, tiba-tiba ada tulisan seperti jendela pop yang berwarna biru transparan muncul di hadapannya.
"Hei!"
"Saat ini kamu hanya bisa mengintip dunia bintang biru. Untuk melampaui semua batas kamu harus mengapa Lv1000!"
"Puf!"
Seketika Fai ingin menyemprotkan darah dari mulutnya karena mendengar notifikasi sistem.
“Sial... ini terlalu jauh.. ! Sistem kenapa kamu tidak memberitahukam kepada aku..!” Fai menangis tanpa air mata, untuk memasuki Lv1000 dia tidak tahu kapan akan mencapai keadaan seperti itu.
Ketika Fai sedang cemberut, sitem muncul berupa hologram biru dengan teks terlihat jelas.
"Hei!"
"Karena kamu tidak bertanya, maka sistem tidak menjawab."
“Kamu...!” Fai sungguh ingin meraih panel tulisan itu dan di remas-remass hingga hancur, bagai mana dirinya bertanya, sistem ini di masa lalu tidak ada jawaban seperti hanya program yang monoton. Namun sekarang ketika sistem sedikit di tingkatan Level nya entah kenapa, Fai ingin sistem versi yang dulu.
__ADS_1