Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Tiba Di Kerajaan Rossen


__ADS_3

Setelah melanjutkan perjalanan cukup lama , Tina, melihat kerajaan Rossen dari jauh, langsung berteriak bahagia kepada Fai.


"Hei! Lihat kerajaan Rossen sudah mulai terlihat!''


Fai mendengarkan Tina bahwa kerajaan Rossen sudah mulai dekat lalu Fai melihat kejauhan dengan mengaktifkan Skill Basic Eye Vision yang tadinya terlihat jauh sekarang menjadi 3 kali lipat menjadi dekat.


Fai melihat kerajaan Rossen cukup maju banyak orang yang berlulu lalang berkerumun di sekitar pasar. Ada yang mendorong gerobak, ada yang sedang tawar menawar, ada anak anak yang sedang tertawa bermain.


Dan di sini bentuk gedung rumah seperti di abad pertengahan Eropa. ada juga Pengemis dan perbudakan di sini sehinga membuat Fai terheran heran , bahkan di dunia sekarang atau di Bumi, masih ada mala praktek budak. Tetapi di kehidupan sebelumnya di Bumi praktek perbudakan di abad ke 21 Sudah mulai menurun di berbagai negara negara.


Setelah sudah sampai di kerajaan Rossen kedua orang itu, langsung mendarat menuju ke gerbang utama masuk ke kerajaannya, ketika penjaga gerbang melihat 2 orang masuk langsung bertanya dengan hormat.


"Hei, apakah kamu dari kerajaan Roseen? kalau memang benar dengan hormat saya meminta kepada kamu menujukan Segel Penduduk Kerajaan Rossen."


Tina memperlihatkan segel penduduk kerajaan Rossen kepada penjaga itu. Ketika para penjaga melihat segel yang dimiliki Tina, langsung terkejut. Penjaga yang tadinya hormat sekarang tambah hormat dan sangat sopan.


fai melihat Segel yang di perlihatkan oleh Tina langsung terkejut, lalu langsung teringat bahwa dia juga punya segel yang mirip seperti punya dia cuma ada perbedaan besar, kalau dia warna platinum jika Fai, hitam biasa ?


Apakah karena dia keluarga bangsawan besar di negara ini? lalu Fai tanpa berpikir lama langsung mengabikan masalah itu.


Penjaga gerbang, perlahan berbicara dengan hormat kepada Tina dengan berlutut .


"Ohh ternyata itu bangsawan Tina. Maafkan kelalaian kami atas tidak melihat kebesaran langit dan bumi kepada kamu."


Fai yang melihat penjaga gerbang sedang berlutut merasa terheran.


Dalam benak Fai berbicara.


Apakah keluaraga Tina begitu terkenal dan mendominasi?


Tina melihat tatapan hormat penjaga gerbang langsung mengabikannya langsung memangil Fai untuk mengikuti kedalam.


Tetapi setelah mau bergegas ke Dalam Fai di hentikan oleh para penjaga lalu dengan agak keras berbicara


"Kamu!'' Berhenti disini!"


Lalu Fai pun dengan menoleh, membalas juga.


"Tolong penjaga? Ada hal keperluan apa saudara menghentikan aku?"


Penjaga dengan terburu buru membalas dengan nada dingin. "Apakah kamu mempunyai Segel identitas penduduk ini? Kalo tidak mempunyai, mohon maaf kalo kami dengan tidak sopan mengusir kamu dari sini."


Begitu Tina mendengarkan perketaan antara Fai dan penjaga itu langsung mendengus dingin sambil berbicara


"Cukup! Dia adalah teman dan penolongku, hal hal peraturan tentang segel penduduk, biar saya dan kakek yang mengurus tentang permaslahan ini!"


Begitu penjaga mendengar ini, dia langsung berkeringat dingin lalu dengan gugup membalas.


"Maaf.. Tuan kami tidak berani!"


Tetapi tiba tiba fai berbicara , langsung memperlihatkan Segel Hitamnya kepada Para penjaga


"Ohh ,?? Apakah segel ini juga sama?"

__ADS_1


Tina melihat segel yang di perlihatkan oleh Fai langsung terkejut senang lalu dalam hati berbicara


"Apakah dia juga penduduk di Kerajaan Ini?, tetapi dari dulu aku tidak pernah melihat dia?"


Kepala Tina pun penuh tanda tanya , semakin Tina memikirkan sosok Fai semakin dia penasaran semua tentang yang di lakukan Fai di masa kecil.


Memang hati wanita yang sedang di landa jatuh cinta itu mendadak tiba tiba menjadi seseorang detektif yang ahli, lalu dengan serius Tina sesampai kerumah menyuruh angota bawahan yang mengabdi di kluarga ku untuk mencari informasi yang berkaitan dengan Fai .


Fai pun tidak tau apa pikiran yang di rencanakan oleh Tina , kalau saja Fai mengetahui apa yang di pikirkan langsung Fai akan, langsung muntah darah.


Hanya bercanda.


Jika Fai tau apa yang di rencanakan dalam pikiran Tina , akan menangis bahagia karena ternyata Fai juga penduduk di kerajaan Rossen Ini , apa lagi tidak tahu dia tingal dimana rumah dimana.


Fai pun setelah memperlihatkan Segel itu, langsung pergi ke depan mengikuti Tina.


Di sisi penjaga melihat Fai memperlihatkan Segel identitasnya terus berjalan melewatinya karena merasa di abikan langsung mendengus dingi sambil berbicara


"Humm!''' Hanya penduduk rendahan saja berani mendekati yang mulia Tina, dasar kamu katak ingin memakan angsa!"


Fai yang mendengarkan perkatan yang menghina, langsung berhenti, terus melirik tajam sambil tersenyum tipis lalu abaikan saja karena terlalu malas , dan terlalu merepotkan untuk berurusan dengan kesemek lembut ini.


Tetapi yang tidak tau Fai bahwa setelah para penjaga melihat tatapan mata dan senyumannya, para penjaga itu langsung ketakutan seseolah senyuman dan lirikan Fai seperti Iblis yang berbahaya sehinga membuat bulu kuduk berdiri dan berkeringat dingin


"Kamu tersenyum dan menatap dengan lirikan , membuat takut orang , memicu skill tatapan mata iblis , kemahiran tatapan mata iblis + 10."


Fai mendengarkan notif System yang lama tidak berdering di benaknya langsung linglung?.


Menurut pengetahuan yang masuk dari skill tatapan iblis yang di picu System adalah, skill yang membuat ketika orang atau musuh melihatnya matanya langsung takut , lemas keringat dingin , bahkan pingsan , Tetapi semakin tingi level basis kekuatan musuh semakin lemah juga efek Skill ini , tetapi dengan System di tanganku , saya percaya bahwa skill yang biasa saja akan menjadi tingat dewa oleh peningkatan System.


Tina yang melihat Fai begitu linglung langsung berbicara ,


"Apa yang kamu pikirkan?"


Fai pun langsung kembali kepada Tuhan dan tersadar kembali, lalu dengan bingung berbicara "Itu hanya hal hal lain tidak usah di pikirkan."


Beegitu Tina mengetahui bahwa Fai tidak ada niat memberitahukan langsung mendengus dingin lalu berjalan cepat.


Fai ???


Fai yang melihat perubahan aneh Tina hanya bingung kepala penuh tanda tanya , lalu mendekati Tina dengan berjalan cepat langsung berbicara.


"Um kamu! Apakah rumah keluarga kamu sudah dekat"


Lalu Tina menjawab dengan sedikit tidak senang kepada Fai.


"Tempat keluargaku terletak paling utara jadi agak lumayan."


Lalu ketika Tina selesai berbicara tanpa sengaja melihat Loli kecil sedang di kepung sama tiga orang penjahat di lorong gelap dan lumayan sepi , langsung berteriak mendekatinya


"Berhenti!!"


Lalu ketiga penjahat itu mendengarkan teriakan seseorang langsung marah

__ADS_1


Lalu mencari sosok yang meneriakinya,


Namun ketika ketua geng penjahat sedang mencari sosok yang meneriakinya, begitu melihat bahwa yang meneriaki sesok wanita yang begitu indah, langsung tertegun bodoh lalu menyeringai dengan tatapan mesum, sambil mengabikan Fai seperti orang mati,


"Gadis cantik kenapa kamu marah, anak ini sudah 2 hari tidak menyerahkan hasil uang kepadaku, lalu aku menagihnya?''


Tina melihat tatapan mesum pemimpin penjahat itu merasa tidak nyaman dengan mengeretakan gigi Tina berbicara.


"Oke berapa biaya hutang anak kecil itu biar saya yang melunasi,"


Penjahat pun menjawab lagi


"1jt PR, tetapi melihat keindahan yang ada di depanku, akan aku potong menjadi 400 ribu PR , sisanya untuk melunasi hutangnya, kamu cantik! Iut denganku 2 hari untuk bersenang senang denganku hehehe!''


Ke dua bawahan penjahat ketika mendengarkan apa yang dikatakan oleh ketuanya gengnya, langsung ikut ketawa cabul juga.


Begitu Tina mendengarkan perkataan cabul dari geng pemimpin dengan marah langsung berbicara.


"Kamu!'' begitu tak tahu malu dan cabul..!"


Lalu Tina mengunakan seni bela diri langkah bayangan langsung mendekati angota geng preman ke dua itu, lalu Tina menendang perut ke dua angota geng preman itu hinga terpental ke area pasar, ketika para pedagang melihat ada pertempuran berlari menjauh dengan panik , lalu Tina mengunakan seni bela diri langkah bayangan untuk mendekati kedua angota geng preman, sontak angota kedua geng preman itu batuk darah sangat ketakutan begitu melihat Tina menghampirinya lagi berteriak,


"Bos!! Tolong aku."


Lalu ketika Tina sudah mendekati kedua geng pereman itu tangannya berubah menjadi kerucut Es untuk menusuk leher angota geng penjahat. Tetapi ketika Tina hendak mau membunuh tiba tiba bayangan gelap menghampirinya terus terkena pukulan hinga terpental dan berguling guling hinga sejauh 30 meter,


Lalu Fai yang melihat Tina terpental jauh darinya, lalu langsung mengunakan seni langkah bayangan untuk menolong Tina lalu dengan serius berbicara


"Apakah kamu baik baik saja! Nona?'


Tina menjawab.


"Tidak ada, cuma cedera kecil dan baju sobek sedikit ini tidak masalah,"


Lalu Fai perlahan menoleh menghadap ketua geng penjahat itu dengan dingin berbicara.


"Aku sebagai pelayan baginya wajib menjamin keselamatan Tuanya, bahkan ketika saya di suruh pergi ke barat tidak akan ke timur, ketimur tidak akan kebarat ! Dan saya sekali lagi menepati perkataanku , dan ketika saya melihat bahwa Tuan ku terluka sunguh sangat marah , lalu aku bertanya kepada mu bagai mana caranya kamu mati!''


Lalu ketika ketua geng preman mendengarkan perkataan Fai, langsung tertawa konyol dengan menghina berbicara.


"Kamu? Hanya kamu? Hahaha itu tidak akan merubah keadaan tsk tsk hanya semut kecil saja berani mengancamku, lalu tunjukan bagai mana kamu membunuhku? Hanya manuisia Fana saja bernani s... Puff guahhh!!!


Tepat sebelum ketua geng pereman menyelesaikan bicaranya tiba tiba dadanya terkena pukulan hinga memuntahkan darah , lalu terpental jauh seperti bola meriam sejauh 200 meter, lalu Fai menghilang mengunakan langkah bayangan langsung mendekati terus memengal kepala geng, mengunakan jari pembunuhan, adapun, ketua geng yang belum sempat beraksi telah mati konyol duluan.


Setelah membunuh ketua geng, Fai langsung menghilang lagi lalu muncul di depan di angota ke dua geng itu dengan mengakat tangan lalu di depan jari telunjuk muncul gumpalan Es kecil lalu menembakan ke arah kepala ke dua geng itu hinga mati.


Lalu di sisi Loli kecil yang melihatkan pertarungan berdarah membukak mulutnya menjadi O hinga mulutnya bisa dimemasukan satu telur kemulutnya lalu dalam hati Loli kecil berbicara


"Keren..!! Kuat sangat kuat"


Tetapi begitu Tina melihat pertarungan Fai langsung tertegun bingung, alasan kenapa Tina begitu bingung adalah seni bela diri es Skill Kilier Frozennya dia bisa mengunakan.


"Kemaren Langkah bayangan, lalu ? Sekarang Kiler Frozennya apa lagi skill yang di gunakan dia lebih baik darinya?" lalu Tina mulai curiga apakah Guruku mempunyai Murid lain selain aku?"

__ADS_1


__ADS_2