Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Bab 67


__ADS_3

Fai terkejut ketika dia mendengarkan bahwa Rigrit ingin menjadikan dan mengabdi menjadi budak.


Kenapa dia ingin menjadi budak? Bukankah budak adalah kasta paling rendah di dunia ini.


Banyak orang yang menjadi budak dan hidupnya sengsara tapi tidak sedikit juga budak yang mendapatkan manfaat dari tuannya.


"Apakah kamu yakin? Coba berpikir yang baik." Kata Fai menatap Rigrit karena ingin melihat kepastian dia.


"Yah aku sudah memutuskan bahwa aku yakin!" Rigrit menatap Fai dengan serius.


Fai mengelengkan kepalanya dan berkata. "Lupakah tidak perlu untuk menjadi budak, jika kamu ingin mengikuti ku maka ikutlah tanpa perlu membuat hal-hal menjadi rumit."


Fai tidak ingin membuat perbudakan tapi dia bisa menerima budak tanpa kontrak karena hati Fai bebas tidak penuh ada keraguan.


Jika dia ingin mengikuiti maka dia tidak membuat hal semacam itu, karena Fai hanya perlu tidak berhinata.


Fai sebenarnya juga mempunyai ide dia ingin mengumpulkan beberapa kelompok dan di jadikanlah dia resimen tentara bayaran atau menjadi organisai yang kuat.


Dia juga ingin seperti anime yang dia tonton dulu ingin mempunyai organisasi seperti akatsuki, tapi karena di Bumi itu hanyalah fantasi belaka maka dia hanya bisa berfantasi saja.


Tapi sekarang!


Fai sekarang berpindah di dunia Fantasi yang menurut baginya dia bisa melakukan yang tidak bisa lakukan ketika dia di Bumi.


Sehinga sekarang mungkin ke inginan yang terpendam dulu bisa terwujud di duni ini.


"Apakah ini benar tidak ada hal rumit?" Rigrit berkata lagi dengan heran kepada Fai.


Fungsi kontrak perbudkan adalah supaya budak itu sendiri tidak berhianat kepada Tuannya, jika orang yang sudah mengontarak menjadi budak ketika dia berhianat makan hanya dengan pikiran tuanya dia akan kesakitan dan sengsara.


Tapi dia apakah salah mendengar? Dia meendengar bahwa untuk menjadi budak dia tidak ada aturan yang rumit maka itu kesenangan baginya.


Ini adalah kesempatan bagi Rigrit!


Lagi pula dia sudah memikirkan bahwa Fai tidak perlu mengunakan kontrak dengan kekuatannya dia bisa membunuhnya dalam hitungan detik.


"Bukankah itu sederhana itu! Kamu hanya patuh dan tidak berhianat!"


"Sebenarnya aku juga sedang memikirkan untuk membuat organisasi tertentu dan kelompoknya adalah berapa orang saja. Dan salah satunya kamu."


Fai menjelaskan kepada Rigrit bahwa dia ingin membuat kelompok yang kuat dan di takuti oleh dunia ini.


Singkatnya dia ingin membuat organisasi seperti Akatsuki, Teh Avenger dan seperti Dc bahkan organisasi lainya yang dia lihat di televisi kehidupan dulu.


Sehinga Rigrit yang mendengaarkan sedikit terkejut karena dia ingin membuat organisasi yang palingkuat di dunia ini dan organisasi ini di takutu seluruh penjuru.

__ADS_1


Tapi mengingat bahwa dirinya tidak memiliki kekuatan kuat yang Fai bayangkan dia ahirnya tidak bisa bertanya kepada Fai. "Tapi aku memiliki kekuatan yang tidak di inginkan dan masih lemah."


"Jangah kawatir itu tidak masalah, selama pencapaian mu bagus maka kamu akan semakin kuat.


"Karena ini kamu pendatang baru maka aku akan kasih kan sesuatu kepadamu.!" Tangan Fai mengeluarkan bola kecil dan bercahaya setelah itu, bola kecil terbang dan memasuki tubuh Rigrit.


Bola itu memasuki ke tubuh Rigrit sehinga kepala dia di penuhi informasi yang baru sehinga dia termenung sedikit lama.


Ahirnya dia mendapatkan bakat baru yaitu bayangan yang Fai peroleh dari serigala yang di buru.


Dan bakat itu sudah lebih cangih dan ajaib setelah di modif oleh sistem dan buku kekosongan.


"Kamu...!" Rigrit menatap Fai dengan kagum karena di baru tahu bahwa bakat itu bisa di wariskan dan dia juga berpikir hanya Fai lah yang bisa melakukan ini kecuali Dewa.


Iya memang betul bahwa hanya dewa lah yang bisa memgasih bakat sesuka hati, jika seperti ini apakah Fai itu Dewa yang terjatuh.


Otak Rigrit penuh gejolak, ini adalah kesempatan bagus untuk menjilat annjing dan tidak boleh dia lewatkan.


Dia mendengar bahwa ketika anda mencapai tugas yang bagus maka anda akan mendapatkan imbalan baru. Rigrit sudah yakin bahwa imbalan itu adalah sebuah bakat.


Menatap serius Rigrit berkata. "Yakin lah aku tidak akan berhianat sedikit pun terhadap kamu."


Fai menganguk setuju dan berkata. "Siapa nama kamu."


"Rigrit." Kata Rigrit.


Setelah itu, Fai membuat kode ke Rigrit untuk memasuki kedalam gerbong, dia juga sama yang lainya ketika memasuki ke dalam gerbong terkejut.


"Mungkin kamu sudah tidak beristirahat ketika di buru para sekawan monster duduklah dan istirahat biar aku yang di depan untuk mengawal dan mengendrai gerbong ini."


Rigrit langsung setuju, tanpa berkata dia duduk dan pantat yang indah langsung merasakan empuk nya kursi ini.


Lalu Fai keluar dan pergi ke depan gerbong.


Fai jenuh, kemudian dia membuat sebuah alat melukis dari hukum pencipta.


Setelah itu..


"Ulalala!"


"Ulalala!"


"Ulalala!"


"Kamu melukis, kemahiran +7."

__ADS_1


"Kamu melukis dengan hati-hati, kemahiran +20."


"Kemahiran melukis +30."


"Kemahiran +60."


"Kemahiran +100."


"Kemahiran....!"


"Hei! Kamu melukis selama 1 jam, mendapatkan bakat baru melukis, bakat melukis saat ini Lv2."


Bunyi "Bip" Terus menerus terngiang-ngiang di benaknya, Fai ahirnya mengabar sebuah burung Phonix.


Setelah menggabar Phonix dia melanjutkan lagi menggambar lagi.


"Ulalala!"


"Ualala!"


"Ulalala!"


Setelah lama mengabar bakat melukis nya sudah Lv20. Ini sunguh sangat cepat untuk menaikan Level.


Menurut Fai mungkin bakat non magis apa seperti chatur, kaligrafi dan kerajinan untuk menaikan Level sangat gampang.


Bakat petani juga mungkin tidak susah untuk di naikan karena itu bukan ketrampilam menyerang atau mengeluarkan kekuatan magis.


Setelah lama, Fai sudah melukis dan lukisan itu adalah sebuah gambar dirinya.


Tapi lukisan Fai yang di gambar adalah memiliki penamlilan berbeda. Tepatnya penampilan yang di gambar itu mengunakan baju yang ada di kehidupan dulu, dia mengunkan setelan wisuda dan ada juga topi yang di pake di lukisan itu.


"Ini sangat menarik dan begitu indah!" Fai memuji gambar sendiri.


Setelah selesai mengambar dia memasukan lukisan itu di kitab kekosongan.


Dia berniat untuk dia kasih ke Bella atau Tina.


Setelah itu, dia menepuk pantatnya dan dia berkata kepada Pusy. "Kamu sendiri di sini aku akan ke dalam!"


Setelah itu Pusy setuju, dan Fai memasuki ke dalam gerbong.


Dia melihat semua orang tertidur pulas walau di sambil duduk.


Fai juga duduk dan mencoba memejamkan matanya dengan duduk.

__ADS_1


Setelah lama terpejam ahirnya Fai terlelap tidur dan perjalanan ini hinga pada saatnya, akan samapi di tempat di mana Fai tingal.


Tapi sebelum itu dia harus mengatar Mulan dan lainya ke akademi dupa merah.


__ADS_2