Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Hati Manusia Yang Sangat Rumit


__ADS_3

Bab 144 Hati Manusia Yang Sangat Rumit


Numan melototi ke arah Fai dengan malu, dengan kondisi seperti ini, dia masih vulgar untuk meminta ciuman.


Numan ingin mencubuit Fai, namun dia masih pura-pura tenang. Lalu, Numan berkata seperti ini. "Fai jika kamu tidak ingin menjawab pertanyaan aku tidak apa-apa aku tidak memaksa."


"Katakan Fai.. sebenarnya apa yang terjadi?" Elona berkata dengan memaksa, terus menerus.


Dengan tidak berdaya, Fai berkata seperti ini. "Kamu tahu bahwa Teya licik, dia lebih licik dari pada monster, sebaiknya kamu hati-hati."


"Perkataan kamu aku sedikit ragu-ragu, namun aku akan sedikit berhati-hati." Kata Elona. Dia masih bimbang sebenarnya. Namun dia tahu bahwa Fai mempunyai sifat yang lurus tanpa omong kosong.


"Ok jika kamu sudah mempertimbangkan, maka pulanglah." kata Fai dia mengusir Elona dengan sepele.


"Sialan kamu Fai.." Dengan mengertakan giginya Elona tidak terima langsung terbang pergi meninggalkan Fai.


"Bukankah dia memiliki kecantikan yang menawan mengapa aku melihat kamu, tidak seperti biasanya?" Alisha kemudian berkata. Dia cukup aneh dengan perilaku cuek terhadap Elona.


Zesshi, Numan, bahkan Renner dan Ava merasa aneh terhadap sifat cuek Fai terhadap Elona. Namun Fai langsung mengangkat bahu lalu berkata. "Apakah kamu tahu, aku memiliki kecintaan terhadap janda, selama dia memiliki umur dengan kecantikan nenek, maka aku tidak masalah, di bandingkan Elona dan guru Numan, aku lebih memilih guru Numan."


Numan, tersipu malu. Walau dirinya sudah memiliki kekasih, entah kenapa ketika gombalan yang di keluarkan oleh Fai, dia memiliki rasa kesenangan yang tidak bisa di ungkapkan.


Namun dia masih mencoba tenang dan berkata. "Uhuk.. uhuk.. Hetikan gombalan kamu Fai, dan sopanlah terhadap guru kamu ini, ngomomg-ngomong aku sudah bersuami, apakah kamu tahu?"


"Guru aku, sudah mengetahuinya, dan itu lupakan saja kata-kata aku, toh jangan di simpan dalam hati, aku hanya bercanda." Setelah itu, Fai berkata kepada Zesshi.


"Zesshi ku, ini sudah malam. Apakah kamu ingin tinggal di sini, jika benar maka akan berwarna jika di lakuakan berdua." Fai berkata menyringgai kepada Zesshi dia menawarkan tidur di sini dan bermain adegan ranjang bertiga.


"Pamanmu.. aku tidak ingin tidur bersama pria mesum seperti kamu.. lupakan aku akan pergi, dan melihat kondisi Arthur." Zesshi tersipu, lalu dia mengajak Renner dan Ava untuk pergi meninggalkan Fai.


Kemudian dengan canggung, Renner dan Ava berpamitan kepada mereka bertiga.


Sekarang di tempat ini hanya menyasikan Alisha, Megan dan Numan.

__ADS_1


"Fai ikut aku ke akadami sebentar, aku ada hal yang ingin di katakan kepada kamu." Kata Numan dia entah kenapa ingin tahu permaslahan Teya Dan Fai.


Fai, tentunya paham, jika ada wanita yang sedang dalam di landa cinta, maka dia ingin tahu sedetil masalah orang yang di cinta. Kasus ini, sama persis di alami oleh Numan, dia ingin tahu maslah antara dirinya dan Teya.


Fai memandang Alisha, dan Alisha mengangguk bahwa dia menyetujui, Alisha merasa curiga terhadap tingkah laku guru Numan, dia membuat kesimpulan kenapa anda menyukai pria lain? bukankah anda sudah mempunyai pasangan!


Tentu saja, ini hanyalah asumsi Alisha. Namun insting wanita terkadang tepat waktu.


"Baiklah aku pergi, iblis kecil, aku pergi sebentar ke akademi karena ada sesuatu." Setelah Fai membuat pamit, ahirnya dia terbang mengikuti Numan.


"Apakah kamu tidak sabar ingin di cium hehehe!" Dalam Fai yang sedang terbang, tiba-tiba berkata dengan meringis ke arah Numan.


"Hump!" Numan tidak menjawab, tapi dengusan itu seperti tidak biasanya, dengusan itu seperti wanita manja yang ingin di belai.


Fai juga tidak berdaya, hati manusia memang rumit, dia sebenarnya merasa bahwa kesepakatan yang di lakukan pada waktu itu, adalah keterlaluan. Namun melihat ke adaan yang sekarang, apalagi melihat Numan yang sudah memasuki lobang perangkap Fai, ahirnya dia berubah pikiran. Dirinya harus mendapatkan hati Numan dan buat Numan menjadi tergila-gila kepadanya.


Konsepnya mungkin seperti film JAV yang dia tonton kehidupan masalalu, dengan wanita yang sudah mempunyai suami, wanita itu di lecehkan ketika pasangan itu sendiri sedang bekerja di luar lapangan, bahkan wanita itu di lecehkan ketika pasangan pria itu sendiri sedang mabuk.


Memikirkan ini, Fai mencoba step by step itu, bisa jadi ini adalah dengan perlahan.


Dengan Fai yang memiliki kekuatan sugesti, tentu saja mudah untuk mencuci pikiran manusia menjadi bengkok.


Setelah dalam perenungan, dia merasa bahwa rencana Fai sudah di genggam oleh tangan sendiri.


"Hehheheh!" Fai tanpa sadar ketawa.


Numan curiga bahwa Fai merencanakan pikiran jahat, sehingga Numan berkata. "Kenapa kamu tertawa? Apakah ada yang lucu?"


"Entahlah, aku hanya merasakan jiwa aku sedang bahagia." Kata Fai sambil mengangkat bahu.


Setelah beberapa menit, ahirnya Numan dan Fai sudah tiba di depan pintu ruangan di mana Numan dan Zack tinggali dan sekaligus untuk urusan akademi.


Numam membuka pintu, dan dia melihat bahwaa suami Numan sedang menyeruput minuman teh. Ketika Numam melihat Zack entah kenapa dia merasa bahwa sekarang penampilan Zack begitu hambar dan membosankan, di bandingakan dengan Fai setidaknya dia tampan dan enak di pandang.

__ADS_1


Setelah Fai masuk, dia juga melihat bahwa guru Zack sedang meminum.


Zack yang sedang minum melihat Fai, Fai juga melihat Zack.


"Fai telah melihat kepala guru Zack!" Dengan hormat Fai berkata.


Zack hendak ingin berkata, namun tiba-tiba dia merasakan sakit perut yang amat luar biasa dan sepertinya tidak tahan.


"Oh sial aku tidak tahan.. Sayang, maaf aku keluar sebentar, aku tidak tahan!" Dengan berlari, sambil mengeluarkan suara kentut ahirnya Zack meninggalkan mereka berdua.


Dalam hati Fai menyringgai, bahkan Numan juga bingung dalam adegan mendadak seperti itu.


"Aneh?" Numan bingung dan dia mengaruk kepalanya, lalu dia menyuruh Fai untuk duduk.


Kemudian Numan menuangkan minuman teh kepada Fai.


Dalam hal pertama, Numan mengatakan ke ingin tahuan akan permaslahan Teya kepada Fai. Bahkan Fai langsung memberikan alasan kepada Numan tentang perilaku Teya.


Tentu saja Numan juga terkejut akan cerita yang di sampaikan oleh Fai, ahirnya dia juga menyadari kenapa kecepatan kekuatan Teya meningkat.


"Oh jadi seperti itu!" Numan yang sedang duduk, diam-diam mengangguk, ahirnya dia mengetahui permaslahan ini.



~Anggap saja gambar di atas adalah Numan Latinca~


Tapi tiba-tiba Fai berkata seperti ini. "Guru Numan, dilihat penampilan wajah dan paras kamu, aku sudah menilai bahwa guru, memiliki penampilan yang sangat menawan dan kecantikan guru juga bisa di sandingkan dengan istri aku yaitu Zesshi, aku yakin guru juga menyadari banyak pengagum yang diam-diam menyukai guru. Namun karena penampilan cantik guru. Dengan penampilan yang guru miliki, apakah guru tidak merasa minder dan hambar, ketika guru berpasangan dengan pria tua seperti guru Zack, maaf jika aku tidak sopan, namun ini adalah isi hati aku."


"Sangat sayang, bahwa guru memiliki kecantikan dewi tapi, mempunyai pasangan yang tidak kontras dengan citra kecantikan guru Numan."


"Jika kata-kata aku lancang, mohon maafkan aku, ini hanya sekedar saran. Oh iya ngomong-ngomong aku juga diam-diam entah kenapa aku menyukai guru."


"Guru Numan, ini kesempatan bagi aku, aku ingin berciuman dengan guru, karena ini adalah kesempatan ketika suami guru tidak ada. Aku inggin membuat kecupan kepada guru, karena aku mempunyai rasa kepa guru."

__ADS_1


"Jadi apakah kamu ingin berciuman dengan aku?"


__ADS_2