Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Ratu Naga Api (END VOL 1)


__ADS_3

Bab 217 Ratu Naga Api (END VOL 1)


melihat bahwa Fai sudah ciuman akhirnya Woody mendekatinya. “Kamu sudah bangun syukurlah karena kamu tidak apa-apa.”


Woody menatap ke arah Fai dengan tatapan luar biasa anak ini walaupun tampan dia juga memiliki rasa dermawan dan baik hati. setelah itu Woody berkata ke Fai sekali lagi: “Kebetulan aku sudah menyiapkan makanan untukmu ayo bangunlah selagi makanan itu masih panas akan baik-baik saja daripada dingin.”


“Baik.. paman..” Fai berkata ringan.


Akhirnya mereka berdua keluar dari kamar yang kecil dan sempit. Fai melihat bubur putih seperti susu dan di sampingnya ada m sayuran bening yang telah dimasak oleh Woody.


Fai mengerutkan keningnya seraya berkata: “Ayo paman kita makan berdua..!”


Woody tersenyum pahit dia menggelengkan kepalanya: ”Aku tidak merasa lapar makanlah.”


Hanya bercanda!


sebenarnya dia merasakan kelaparan Woody adalah orang yang hidup sebatang kara Karena itulah dia mencoba menanam sejenis tumbuhan untuk dimakan seperti ubi-ubian dan sebagainya namun untuk menanam hal seperti itu tidaklah sangat gampang karena kadang-kadang ada monster hama yang merusak tanamannya bahkan kerusuhan itu hampir mendekati 100%.


Untuk menghemat dan agar tidak terjadi seperti itu lagi dia mencoba menghemat makanan itu sedemikian rupa, bahkan dia sampai menahan rasa lapar hanya satu kali sehari untuk makan.


Dunia dewa yang kejam seperti ini dia sungguh ketakutan karena dia adalah manusia biasa. tentu saja apa yang dipikirkan oleh Woody Fai mengetahuinya.


Fai hanya tersenyum, entah dari mana tiba-tiba dari udara tipis Fai mengeluarkan berapa keping roti dan ubi-ubian yang sudah matang siap dimakan.


Tentu saja dalam pandangan Woody dia langsung melototkan matanya ke arah Fai.


“Ini sungguh ajaib apakah kamu seseorang penyihir!!” Woody berseru dan terperangah.


“Hmmm mungkin saja aku penyihir seperti yang apa yang dikatakan paman. Ayo makanlah sekarang kita tidak perlu khawatir akan makanan yang kekurangan.” kata Fai at menginstruksi kepada Woody untuk makan bersama.


“Yahh.. baiklah..!” Woody tentu saja tidak menolaknya karena sepertinya yang dia lihat makanannya sungguh sangat lezat ubi ini sungguh besar dan mengepulkan asapnya.


Bahkan dia tidak bertanya dari mana asalnya ubi ini yang sudah matang yang terpenting dia memakan dan kenyang.


Mereka berdua akhirnya memakanan ini sungguh sangat lezat bahkan Fai membiarkan Woody untuk memakan lebih agar rasa terpuaskan.


“Bagaimana paman.. apakah makanan ini enak..” Fai tersenyum.


“Makanan ini sungguh sangat enak dan lezat aku baru pertama memakan ini yang diberikan oleh kamu dengan rasa yang sangat unik dan paman, ini tidak bisa menilainya.” Woody mengganggu terus menerus sambil mencicipi makanan yang ada di depannya.

__ADS_1


“Hehehe jika paman ingin makan aku masih mempersiapkan banyak tenanglah.” Fai tersenyum sehingga gigi putihnya terlihat.


Kemudian Fai berkata lagi: “Paman apakah kamu hanya hidup sebatang kara di sini?”


“Dulu aku mempunyai istri dan satu putri yang cantik tapi dia sudah meninggal karena diterkam oleh monster yang sangat buas. Sekarang aku hidup sebatang kara selama 60 tahun kurang lebih, aku tinggal di sini penuh dengan kewaspadaan takut ada sesuatu yang menghampirinya.” Woody memiliki jejak kesepian.


“Tenang paman masih ada aku yang menemani aku putuskan akan tinggal di sini, dan membantu paman.” Fai berkata lembut kepada Woody.


“Aku sungguh bahagia akhirnya ada penyihir yang mau menemaniku walaupun aku hanya manusia biasa. Aku juga tidak tahu apakah niat kamu murni karena melihat aku berbelas kasih, apa kah kamu ada niatan jahat kepada ku. Tapi aku hanya berharap kamu adalah orang yang baik itu saja.” Woody tersenyum.


“Aku adalah orang yang baik Paman tenang saja.” Fai membalas.


“Aku berharap seperti itu.” Woody tersenyum kemudian dia keluar dari rumah gubuk kecil ini, dan berpamitan kepada Fai dia akan mau ke ladang untuk mengecek tanamannya.


Namun sebelum itu Fai tiba-tiba meraih tangan Woody sehingga dia mengurut rekeningnya kepada Fai: “Nak.. ada apa lagi apakah ada sesuatu?”


Namun seketika tatapannya sangat luar biasa karena tiba-tiba ada sesuatu yang memasuki ke dalam tubuhnya yaitu kekuatan. Fai memberikan bakat tak tersentuh 7 elemen kepada Woody.


Bakat tak tersentuh 7 elemen yang saya berikan kepada Woody kisaran Level 20, dia seperti otomatis melindungi tubuhnya tanpa disadari.


Bukan hanya itu saja faim memberikan body bakat tahan racun level 20. dua bakat yang diberikan oleh dirinya setidaknya sangat berguna kepada Woody.


“Ahhh aku tidak bisa berkata apa-apa kepadamu situasi ini sungguh sangat mendadak bagi paman aku hanya berkata kepadamu sangat tulus terima kasih entah apa yang aku harus membalas Budi terhadapmu.” Woody berkata sangat tulus bahkan ada sedikit air mata yang menetes.


Dia mendambakan kekuatan walaupun kekuatan itu sangat lemah tapi dia ingin merasakan seperti apa mempunyai kekuatan. Sekarang dia mempunyai kekuatan yang sangat berguna baginya walaupun tidak untuk menyerang setidaknya dia akan selamat.


“Tidak perlu berterima kasih ini adalah balasanku karena kamu telah menyelamatkanku itu saja.” Fai juga membalas.


“Hmm baiklah aku sangat berterima kasih lagi kepadamu karena hanya itu saja kata-kata yang aku ucapkan." Setelah itu dia pergi meninggalkan Fai untuk merawat tanaman yang dia sudah rawat.


Melihat Woody meninggalkan dirinya dia juga tidak berkata apa-apa lagi dia langsung kembali duduk dan menikmati makanan yang ada di depannya.


Setelah itu berapa jam kemudian dia keluar dari rumah untuk melihat situasi bagaimana bentuk dunia ini.


“Hmmm dunia para dewa hanya seperti ini tidak lebih baik daripada dunia bintang biru nama d


Dewa hanya nama biasa hanya formalitas tidak ada hal yang istimewa.” Fai merasa menyesal karena sudah mengetahui perbedaan demi perbedaan dari benua bintang biru.


Bahkan di dunia Dewa ini, kejahatan lebih kejam daripada di dunia bintang biru. Di dunia ini yang sekarang dia tepaki pembunuhan demi pembunuhan hampir setiap hari nyawa melayang. Merampok menjarah wanita bahkan raja-raja sendiri sungguh sangat jahat.

__ADS_1


Semua wanita sangat sombong begitu matre. karena dia tahu bahwa sekarang dirinya memiliki wanita yang sangat cantik akan hal bagus jika dia tidak diizinkan untuk keluar jika tidak ada keperluan yang mendesak.


Namun pada saat itu tiba-tiba ada meteor yang berapi-api sedang mengarah ke dirinya. Fai mengurutkan keningnya karena dia seperti melihat bahwa itu bukanlah meteor namun sebuah manusia.


"Bam!"


Akibat ledakan meteor itu seketika menghancurkan gubuk kecil yang sedang dia tinggali tapi raih masih berdiam saja terkena gelombang kejut.


manusia itu ketika dia sudah dekat dia sungguh terpana karena sosok ini adalah wanita yang sangat cantik tanpa busana dengan kulit yang sangat putih memilik tanduk di kepalanya cukup besar wanita itu terpejam sungguh sangat lama.


tapi setelah Fai membaca pengetahuan dari wanita yang sedang terbujur kaku itu akhirnya tersenyum.


“Tidak menyangka aku akan melihat keturunan naga dewa api yang sedang diburu oleh rakyatnya dia merobek ruang dan terluka parah sampai tiba di sini.”


Fai meraih tubuh wanita itu kemudian dengan pikirannya yang tadinya rumah itu hancur tiba-tiba kembali seperti semula.


“Ras naga ini sungguh sangat cantik namun wanita ini sungguh sangat sombong.” Fai masuki rumah kecil itu dan merawat wanita ras naga untuk diberikan baju agar lebih nyaman.


Tapi sebelum itu dia memblokade ruang agar penyusup tidak melihatnya.


Di kehampaan...


“Aneh.. di mana wanita itu kenapa Langsung menghilang seperti menguap Jika seperti ini maka kita tidak bisa membunuh ratu itu..!” Kata pria yang memiliki tanduk juga di kepalanya, tangan kanan memegang tombak sambil berkata kepada orang di sebelahnya.


“Kita harus menunggu sebentar di sini aku merasakan bahwa ada jejak Aura yang tertinggal di daerah sini? Bahkan aku merasakan ada pembatas ruang untuk menyelamatkan Ratu itu?” Kata pria di sebelahnya.


“Hahah mari kita menunggu siapa orang yang berani ikut campur terhadap kita..”


...----------------...


AKHIRNYA NOVEL INI VOLUME 1 SUDAH TAMAT. AKU BERTERIMA KASIH KEPADA PARA PEMBACA YANG SUDAH MENGIKUTI NOVEL REMAHAN INI HINGGA SAMPAI SEKARANG.


KEMUDIAN UNTUK SEASON KEDUANYA AKAN RILIS BULAN FEBRUARI MENDATANG.


...****************...


...****************...


...----------------...

__ADS_1


......................


__ADS_2