Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Zesshi Zetsumei


__ADS_3

Bab 133 Zesshi Zetsumei


Entah kenapa, ketika dia mendengarkan kata-kata dari Fai, hati ini sakit dia memikirkan di masa lalu ketika di tinggal suami meninggal, jerih payah dan banting tulang demi anak sendiri megan.


Dengan ke adaan lelah raga dan lelah jiwa, dia hanya memandang bahwa Megan, adalah jalan satu kehidupan dia untuk semangat. Megan adalah alasan dia berjuang hidup.


Dia harus tersenyum apa yang terjadi di sini.


Tapi, sekarang dia menyadari bahwa dia juga butuh tempat untuk bersandar ke bahu, ketika dia melihat Fai dengan dia mengatakan kata-kata maaf entah kenapa hati Alisha sakit, dengan hati yang sentimental dia memeluk langsung ke arah Fai.


Alisha memeluk Fai dengan sangat erat, dia takut jika Fai menghilang dari muka bumi ini, karena dia sudah menyadari bahwa dia sudah benar-benar jatuh ke perangkap Fai.


"Bodoh..kamu sunguh bodoh.. Aaaa.. Aaaaa~" Alisha menangis dengan sangat terisak-isak sambil, memeluk Fai dengan erat.


Fai yang di peluk diam tanpa suara, dia sambil mengusap-usap punggung Alisha tanpa menoleh Renner dan Ava yang melihat dirinya dengan emosi.


Setelah beberapa menit, atau berapa jam, emosi batin Alisha mereda, dengan itu, Fai berkata dengan senyum. "Hei kamu, sudah menjadi wanita kepala tiga, sunguh payah, jika kamu menangis, lihat dia Megan kecil tanpa menangis, harusnya kamu malu heheh."


"Kamu.. Hummm~" Alisha dengan malu melepaskan pelukan dari Fai, dengan membalik tubuh dia memperkenalkan Fai kepada Rener dan Ava dengan cangung. "Umm ini, perkenalkan Fai, suami dari aku dan anak dari Megan."


Kedua wanita itu, tersadar kembali, dengan itu sambil terburu-buru Renner dan Ava, memperkenalkan masing-masing.


"Halo aku Rener, salam kenal..!"


"Aku Ava, senang bertemu dengan mu..!"


Kemudian Fai mengaguk kepalanya, dia juga menjawab dengan sopan. "Aku Fai, salam kenal."


Setelah perkanalan, Renner dan Ava diam-diam memuji Alisha bahwa anda sangat beruntung mendapatkan pria yang dermawan dan sangat tampan. Bahkan dalam pikiran kedua wanita ini, dia merasa tidak terima bahwa seandainya, Renner dan Ava tidak di pertemukan lebih awal kepada Arthur, namaun dia di pertemukan dulu mereka terhadap Fai.


Tentu saja, Fai yang mengetahui isi pikiran kedua wanita idiot itu, ingin menamparnya, bahkan jika dia di pertemukan lebih awal dari pada Arthur, Fai tidak sudi dan risih.


Jiwa Fai, adalah umur 30 tahun. Tentu saja dia mencari wanita yang lebih tua, bukan gadis yang masih belia.


Melihat raut Fai yang sangat aneh, Alisha tanpa sadar, berkata. "Suami ada apa dengan wajah kamu?"


"Oh tidak apa-apa, hanya mengingat sesuatu di akademi ketika sedang bekerja." Kata Fai dia membuat alasan, setelah itu, Fai melanjutkan kata lagi. :"Oh iya kebetulan aku sudah memasak hidangan kusus buat kamu..! Ayo masuk, kalian juga ayo, kami memasak hidangan cukup untuk ber lima."


Dengan itu, mereka memasuki rumah.


Di dalam meja makan, Renner dan Ava menikmati hidangan yang sangat lezat ini, bahkan ini adalah hidangan yang paling enak yang dia makan, bukan itu saja, Megan juga melahap denagan rakus.


Dengan perjamuan makan, singkatnya mereka semua menikmati hidangan yang di sajikan oleh Fai.


Ketika makan sudah selesai, Renner dan Ava sebenarnya berkata kepada Fai bahwa dia ingin minta Maaf dengan sangat tulus. Dia meminta maaf karena Arthur bersikap sembrono.


Tentu saja cerita ini tanpa kebohongan, ketika Fai mendengarkan penjelasan mereka dia sudah tahu, kekutan Arthur sebenarnya lemah, bahkan dia hampir mati, namun dia mempunyai bakat curang yaitu, membalikan waktu kesemula, dia melihat Alisha sangat kesal.


Bahkan Fai diam-diam ingin membunuh orang Yang bernama Arthur.


"Ini tidak bisa di maafkan, dia berencana melecehkan wanita aku, maka dia harus mati." Kata Fai dia menatap kepada Renner dan Ava.

__ADS_1


"Tapi..!" Renner ragu.


"Tapi apa? Karena kamu sudah mencintai dia dan dia sudah memperkosa kamu, sehinga ini adalah alasan kamu." Kata Fai dia langsung kepada intinya, dan tidak suka lama-lama.


"Fai kamu jangan ambisius, Arthur dia mempunyai bakat mengembalikan waktu, bahkan ketika kamu mengalahkan dia, dan hendak membunuh, waktu akan kembali semula seperti awal..!" Kata Alisha, dia sunguh takut jika dia meningalkan dirinya lagi seperti suami pertamanya.


"Yakinlah dia hanyalah semut di mata aku.. Aku tidak perlu mengerakan semua kekuatan untuk, membunuh Arthur itu. " Kata Fai dia berkata dengan bangga.


Melihat Fai yang begitu percaya diri, ketiga wanita itu, seperti melihat Arthur yang sedang arogant.


"Tapi aku tidak terburu-buru aku akan membunuh Arthur itu ketika bertanding antar akademi. Jika aku membunuh Arthur, apa yang akan kamu lakukan." Fai berkata dan sambil menatap ke arah tiga wanita itu.


"Apakah kamu juga peserta akademi?" Kata Renner dia cukup terkejut.


"Yah!" Kata Fai dia mengangguk.


"Aku kawatir kamu tidak akan bisa mengalahkan Arthur, dia adalah jenius pertama di akademi aku, bahkan aku bingung dia terlalu misterius karena setiap hari semakin maju dia bertambah kuat selangkah demi langkah."


Fai tidak menanggapi, dia hanya terkekeh sambil mengambil teh yang ada di meja.


.........


Di dalam akademi di mana Arthur menjadi siswa, dia sedang tergeletak di ruangan, di rungan itu ada wanita dengan rambut sebelah kanan hitam, dan kiri putih dan pupil mata kiri, berwarna hitam, dan pupil kanan berwarna putih. Bukan hanya itu saja, bahkan di telinga itu adalah berbentuk runcing.


Wanita itu, bernama Zesshi Zetsumei. Zesshi adalah ras perpaduan dari Elf hitam dan manusia. Zesshi adalah guru dari Arthur, walau dia memiliki pawakan umur 18 tahun, tapi sebenarnya umur dia, adalah sudah 300 tahun.



Melihat bahwa tubuh Arthur keritis dan dia juga mengecek tubuh Arthur yang tidak ada jejak kekuatan dia mengerutkan kening.


Tangan Zesshi, melambai ke arah tubuh Arthur yang keritis, dengan itu, ada cahaya hijau yang menyelimuti seluruh tubuh Arthur.


Seketika luka di tubuh Arthur pulih dengan kecepatan mata telanjang.


"Aku selamat...?" Kata Arthur dia bangun dari tidurnya.


"Kamu masih lemah, kamu beristirahatlah, kenapa kamu begitu?" Kata Zesshi.


Kemudian Arthur tersenyum pahit, dia menjelaskan dari awal pertemuan dirinya dengan Alisha dan dia juga menceritkan kenapa, bakat miliknya menghilang.


Setelah Zesshi mengetahui cerita Arthur, dia cemberut ingin memukul Arthur, apakah anda begitu sembrono, pantas saja dia dipukul habis-habisan karena berani mengoda wanita yang bersuami.


Tapi Zesshi sangat terkejut juga karena apa yang di ceritakan Arthur, orang dengan nama Alisha sangat kuat, bahkan jika Arthur tidak mempunyai bakat mengembalikan waktu, bisa jadi dia sudah mati.


Dan apa lagi anak yang bernama Megan, dia mempunyai bakat menghilangkan kekuatan musus sementara.


Tapi, apa yang dia tidak percaya sama sekali adalah, bahwa suami Alisha dengan nama Fai hanyalah tukang sapu. Untuk membayangkan hal itu, tentunya sangat tidak sinkorn.


Dengan kekuatan Alisha yang dahsyat dia sukarela menjadi suami tukang sapu. Bahkan dirinya tidak pernah akan mau, sebut saja, Arthur walau dia mempunyai kekuatan yang kuat dia walau di goda terus menerus oleh murid sendiri dia masih tahan, bahkan jika Arthur mengunakan bakat kembali seperti semula, dia tidak peduli karena Apa?


Karena Zesshi mempunyai bakat menakutkan yaitu kematian instan. Tapi ketika dia melihat Arthur semakin hari bahwa semakin kuat, bisa jadi di masa depan dia akan bersedia menjadi wanita Arthur.

__ADS_1


Tapi untuk saat ini, dia harus mengasih pelajaran, dengan Renner dan Ava masih mengunakan seragam akademi, maka Zesshi bisa mengetahui letak mereka.


Dengan itu Zesshi mengambil tombak, langsung pergi keluar. Bahkan Arthur tidak tahu guru mau kemana.


Zesshi setelah di luar ruangan dia mengayunkan tombak itu dengan sangat keras ke udara.


Lemparan itu memunculkan guntur yang sangat dahsyat, tombak itu meluncur ke arah posisi Renner berada. Bahkan ada fukultasi udara yang mengamuk.


Di sisi Fai yang sedang berdebat dengan tiga wanita, dia langsung bangun dari duduknya. Dengan itu dia berjalan ke luar rumah dengan tatapan serius.


"Suami apa yang kamu lakukan apakah ada sesuatu?" Kata Alisha dengan ingin tahu.


"Oh, tidak ada sesuatu hanya saja, apakah kamu ingin melihat bintang jatuh." Dengan itu Fai sudah keluar dari rumah.


Ketiga wanita itu juga mengikutinya.


Setelah Alisha keluar rumah, dia melihat Fai menatap terus ke arah langit.


"Lihat ada bintang jatuh..!" Kata Fai dia menujuk ke atas, kemudia ketiga kepala wanita itu juga menoleh ke arah atas.


Benar saja ketiga wanita itu melihat benda berkedip dengan sangat cepat mengarah kepada dirinya.


Ketiga wanita itu awalnya percaya bahwa itu adalah bintang jatuh, sehinga setelah menyadari, dia telah tertipu.


"Sial ini bukan bintang jatuh tapi ada penyerang!" Alisha memarahi Fai.


"Fai ayo pergi, serangan itu sangat dahsyat! Ayo menghindar!" Alisha membujuk.


Namun, Fai tetap diam di tempat, setelah benda itu sudah dekat, dia menilai bahwa itu tombak.


Tombak itu memiliki kecepatan yang sangat mencengangkan dan ada fukultasi gunutur yang menyelmutinya.


Tangan Fai melembai kedepan.


"Suami apa yang kamu lakukan..!" Alisha berteriak dia sangat takut hinga ingin kencing, bahkan dengan bakat ashuranya masih kalah dengan kekuatan guntur yang di selimuti tombak.


Namun dia melihat bahwa Fai, masih berdiri kokoh, setelah itu dia melihat bahwa tombak itu, handak menyerang rumahnya.


Fai melompat dan langsung memegang tombak itu dengan mudah. Walau begitu, semua area di sekitar hinga ingin hancur akibat gelombang tombak.


Setelah menangkap tombak itu dengan mudah, dia turun dari udara. Setah itu, Fai melihat ke arah rumah sendiri bahwa hancur separuh.


"Ini giliran kamu menerima tombak ini." Dengan tenang Fai berlari kedepan, langsung mengayunkan tombak itu ke atas.


Apa yang membuat Alisha dan lainya terpana adalah, dia melihat Fai melemparkan tombak itu, jika tadi tombak di selimuti guntur biru, sekarang serangan Fai, tombak itu di selimuti guntur merah menyala.


Dan dia melihat bahwa kekuatan serangan tombak Fai tiga kali lebih kuat, Renner melihat tombak di atas juga terkejut karena tombak itu, di selimuti guntur merah dengan bentuk Naga.


..........


Jika berkenan sudah baca ini novel, baca karya aku yang satunya terimakasih

__ADS_1


..........


__ADS_2