
Bab 214 Nuwa Begitu Energik
Di sisi lain, Fai dan lainnya sudah tiba-tiba di rumah Fai yang begitu sangat meriah, bahkan Nuwa yang melihat Numan, langsung berkata ringan: “Itu kamu Numan yang sering di bicarakan oleh Aludra.”
“Hmm Numan telah melihat Ibu mertua.” Numan menjawab sambil tersipu.
“Hmm baiklah.. kamu cukup berani untuk berpaling lain hati kepada anaku.” Nuwa tersenyum dengan bibir itu mengerucut.
Numan hanya menunduk dia tidak bisa berkata apa-apa dia sudah mengakui bahwa berselingkuh adalah sebuah kesalahan, tapi di samping itu dia sangat menyukai Fai sehingga Numan sangat berani meninggalkan suaminya Zhack yang sudah selusin dekade hidup bersama.
Numan tidak bisa menjawab, tapi Fai meraih pinggang Numan dan berkata: “Dia berpindah hati karena hal ini..”
Kemudian Fai menjelaskan kepada ibunya bahwa Zhack memiliki Tintin yang sangat kecil bahkan untuk memasuki ke lubang surgawi wanita tida bisa masuk seutuhnya, sehingga Nuwa yang menyadari langsung berseru: “Hmm jadi seperti itu.. kamu bertahan dengan pria seperti dia kamu sungguh kuat. Jika itu aku mungkin Sudan meminta cerai.”
“Hmm. karena itulah aku memutuskan untuk berselingkuh dengan Fai.” Numan menganggukan kepalanya sambil tersenyum lembut.
“Baik itu adalah pilihan yang tepat untuk mu.” Setelah itu Nuwa mempersilakan Numan dan Zesshi untuk duduk bersama nya.
Dari kejauhan, Bella yang melihat Numan, tiba-tiba aura mesumnya terpencar langsung dia menjilati bibir sendiri karena ingin sekali mencicipi tubuhnya, sehingga tanpa sadar Tintin palsunya yang sudah menyatu dengan klorotiss tanpa sadar berdiri perkasa.
Sudah dua jam rumah Fai sungguh sangat meriah, bahkan banyak yang tertawa lepas karena bahagia.
Dua jam kemudian...
Julia dan beserta kawannya berpamit diri untuk meninggalkan rumah Fai. Bahkan dia sangat berterimakasih karena sudah di berikan makanan yang sangat lezat seperti masakan Koki ternama.
“Terimaksih.. kami sangat menikmati makanan yang kamu buat aku sungguh sangat kenyang.” Julia berterima kasih kepada Nuwa.
“Hehehe tidak masalah.. karena kalian semua rumah ini menjadi hidup. jika berkenan kamu ingin mencicipi makanan yang ku buat di masa depan kalian bisa menemukan ku di rumah ini.” Nuwa menyarankan kepada ke empat orang itu.
“Baikk mohon bantuannya!” Julia dan lainnya menjawab secara bersamaan.
__ADS_1
Setelah itu Nuwa memandang Fai yang sangat tampan dan berkata: “Ngomong-ngomong, kamu sudah mendapatkan apa yang ingin kamu lakukan di wilayah Elf itu.”
“Sudah ibu.. makanya aku kembali sangat cepat.” Kata Fai.
“Baiklah..” Nuwa mengangguk dan tidak berkata lagi.
Setelah itu, Fai menceritakan semua kepada wanitanya bahwa ketika dia pergi ke dunia para dewa, dia akan membawa semua ora yang terpenting, sehingga ketika Nuwa dan lainnnya langsung menatap ke arah Fai sangat bersemangat.
Tentu saja, wanita Fai sungguh gembira, sehingga dia tidak perlu repot-repot untuk sedih karena di tinggal oleh pria yang sangat penting.
“Hahaha jadi suami kapan kamu akan berpindah ke dunia Dewa..” Elia yang sedang duduk sambil menikmati makanan sedikit demi sedikit berkata sangat gembira.
“Secepatnya kita akan pergi ke alam yang lebih tinggi yaitu para dewa.” Fai tersenyum sambil memandang bibir Elia yang sangat seksi.
Elia melihat Fai sedang menatap ke arah bibirnya sendiri dia langsung paham sehingga menjilat bibirnya dengan sangat saksi.
Namun sebelum itu, dia berkata ingin tahu kepada Fai. “Suami, Apakah kamu sudah yakin bahwa ada alam atas, seperti para tinggalnya dewa-dewa?”
“Apa... suami levelmu sudah Lv100 Ya ampun..!” di sisi Bella langsung terkejut bukan main. Dia dulu berpikir jika dirinya mempunyai kekuatan level 100 apakah jadinya? karena seperti yang dia tahu sekarang level dirinya hanya level kurang lebih 20 ke atas tapi sudah memiliki daya penghancur yang sangat kuat.
Namun dia mendengar bahwa memiliki atau bakat skill yang dia miliki semuanya sudah memasuki level 100, memikirkan apa yang dikatakan Fai bukankah dia sudah menjadi dewa?
“Hehehe ini benar levelku semuanya sudah level 100 gara-gara menyerap kekuatan pohon dunia di kerajaan Elf.”
“Karena itulah aku dan kalian semua akan kubawa ke alam para dewa mungkin saja di sana, banyak kekuatan atau skill-skill yang bisa aku didapatkan.” Kata Fai dia tidak tahu bagaimana dan kebiasaan penduduk dunia Dewa itu sendiri apakah lebih baik daripada dunia bintang biru apakah lebih jahat daripada dunia bintang biru.
Namun, terlepas jahat atau tidak jahatnya, baginya dia tidak peduli yang terpenting menemukan semua bakat untuk dicuri dan dijadikan miliknya.
Sistem sudah di tangannya yang sangat Maha kuasa, dengan sistem di tangannya dunia itu sendiri akan takluk kepada dirinya.
“Ok nak... kamu jangan terburu-buru kita harus beristirahat mungkin saja di alam dunia Dewa orang lebih kejam daripada di dunia ini.” Nuwa menambahkan.
__ADS_1
“Baik ibu.. aku mengetahui mungkin dalam 2 hari aku akan beristirahat penuh di sini.”
Pada saat itu ketika mereka sedang asyik berbincang-bincang, akhirnya Aludra datang membawa ketiga gadis kecil yang sangat imut.
Nori melihat Fai, Fai juga melihat Nori.
Kemudian Nori berteriak: “Kakak...!”
Nori setelah melompat langsung sudah tiba di hadapan Fai dan memeluknya.
“Hehehe adik.... sudah berapa bulan aku tidak melihatmu sekarang bertambah besar lepaskan berat ini..!” Fai bercanda sambil mencoba menyingkirkan Nori dari pelukannya.
“Ahh izinkanku untuk memelukmu sebentar saja..!” Nori wajahnya cemberut sangat lucu.
Di sisi Nuwa melihat adik dan kakak sedang bertengkar akhirnya berkata: “Nori kecil nah Jika kamu ingin memeluk peluklah ibu aku juga belum melihatmu nak..!”
“Ahhh ibu aku pulang..!” Nori menghampiri Nuwa, namun seketika dia melihat ada anak kecil yang sedang menempel pada ibunya.
“Ibu.. dia siapa?” Nori ingin tahu.
“Ohh, nak dia adalah Megan cucuku..!” Nuwa menjelaskan kemudian Megan yang sedang makan menatap ke arah Nori dan tersenyum lembut: “Halo aku Megan senang bertemu dengan mu..!”
"Hmmm aku Nori senang bertemu denganmu juga..!” Kata Nori, kemudian dia menatap ke arah Fai.
“Kakak apa kamu sudah mempunyai anak?” Tatapan Nori luar biasa.
“hahah adik.. dia anakku sekrang ada apa...!” Katanya Fai sambil menatap ke arah Nori sangat lucu.
“Wah hebat kakak kamu luar biasa akhirnya ibu sudah memiliki cucu..!” setelah itu Nori duduk di samping ibunya dan meraih makanan.
Adapun Melty dan Luwi dia juga memeluk Fai sebentar langsung kembali ke duduk masing-masing.
__ADS_1
“Ok akhirnya kita berkumpul seluruh keluarga ayo kita rayakan acara ini sangat meriah..!” Nuwa berteriak sambil berdiri dengan sosok yang sangat menawan, yang melebihi ke Lima wanitanya Fai langsung membuat hati Fai tersipu..