Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Grey Vs Fai (2)


__ADS_3

Bab 190. Grey Vs Fai (2)


“Ahh apa yang terjadi? apakah ini pertarungan monster dan monster sungguh gila..!’’


“Jika ini terus berlanjut, maka sudah di pastikan akan menjadi bencana bagi permukaan bumi ini...!”


“Tunggu? Aku sepertinya sedikit familiar dengan kedua orang itu..!’’


“Hey kamu apakah kamu pernah melihat mereka berdua?’’


“Sepertinya aku pernah melihat mereka berdua tapi di mana? Aku mencoba mengingat?”


Ada dua orang yang sedang berbincang satu sama lain yang satunya berkata kepada orang satunya karena dia mengatakan bahwa anda melihat kedua orang itu di suatu tempat.


‘‘Ahhh ini benar!! Aku ingat sekarang...! Aku melihat kedua orang itu bertarung di arena Colosseum di kerajaan Rossen.


“Iya.. benar pemuda rambut putih adalah Grey Rossen dia adalah pangeran kerajaan Rossen!”


“Dan pemuda tampan satunya adalah orang dengan julukan Diablo...!”


“Ahh aku ingat sekarang hahah!” Orang itu tertawa terbahak-bahak dia adalah resimen pembunuh bayaran dia dulu kebetulan melihat pertempuran antara Fai dan Grey di aren Colosseum.


“Apa kamu bilang! Dia adalah pangeran kerajaan Rossen!” Tiba-tiba ada orang yang di sampingnya pria resimen pembunuh bayaran berkata sangat ingin tahu.


“Iya dia adalah pangeran Rossen dan penduduk itu juga berasal dari kerajaan Rossen juga.”


Berita bahwa pemuda berambut putih yang identitasnya adalah pangeran kerajaan Rossen akhirnya menyebar dari mulut ke mulut.


Bahkan penyebaran itu, sampai di telinga raja Falas dan Anya. Saat ini entah kenapa Anya merasakan rasa penyesalan ketika mengingat Grey Rossen.


Belum lama ini, dia pernah mendengar bahwa pangeran Grey, di kabarkan menyukai dirinya namun menurut penyelidikan bahwa Grey tidak mempunyai bakat.


Tapi sekarang, apakah setelah melihat ketampanan Grey dan kekuatan dia apakah berita itu palsu?


Dengan penampilan gagah perkasa dan berani setidaknya dia sudah bisa mendambakan sosok manusia tampan yang kuat. Tapi sekarang dia menyesal telah mengirim surat ke kerajaan Rossen bahwa dirinya sudah memiliki tunangan.


Namun alasan itu adalah sebuah kebohongan dia mengirim surat itu agar supaya Grey tidak mengejar-ngejar lagi.

__ADS_1


Anya memikirkan kebodohannya dia menggelengkan kepalanya. Dan satunya lagi, pemuda yang bernama Fai yang kekuatannya melebihi Grey itu sendiri. Terlebih lagi dia juga penduduk kerajaan Rossen katanya.


“Aku sangat bodoh.” Anya menggelengkan kepalanya terus melihat pertarungan lagi.


Pada saat itu, Grey yang terlempar sangat jauh, terbang seperti jet tempur yang sangat cepat dan mengeluarkan suara yang mengaum seluruh langit.


Grey mengepalkan tangannya dan membuat tinju dengan skill tinju Tyrannosaurus Rex nya.


"Bang!"


Tinju itu mengenai tangan Fai namun masih sangat mudah untuk di tangkap.


“Kelurkanlah seluruh kekuatan kamu..!” Fai berteriak sambil tersenyum.


“Hahah aku sudah menduga kamu sangat kuat dan kamu juga pengguna sistem seperti aku..!” Grey juga membalas sambil tersenyum.


“Aku tidak membunyikan kepada kamu, ini benar aku juga mempunyai sistem di tubuh aku.” Balas Fai sambil mengangguk kepalanya.


“Hmm baiklah jawaban aku sudah terpenuhi. Namun aku ingin tahu nama sistem yang kamu miliki?” Grey berkata sangat ingin tahu.


“Nama sistem aku?” Setalah itu Fai tersenyum pahit. Kemudian berkata lagi: “Aku tidak tahu entah sistem yang merasuki ke tubuh aku!”


“Benar sistem aku sangat hambar tidak bisa di ajak kompromi.” Fai mengangguk kepalanya.


“Baiklah aku tidak berkata lebih. Mari kita lanjutkan pertempuran lagi.” Grey setelah berkata, mengeluarkan pedang melahap darah.


"Sikat!"


Pedang itu berwarna merah seperti darah langsung menebas ke tubuh Fai.


"Dentang!"


Namun, seketika tangan Fai berubah menjadi pedang yang sangat keras. Kemudian langsung menghalau tebasan pedang yang di lakukan Grey.


Sekarang gantian Fai yang menebas pedangnya ke arah Grey. Grey seketika reflek langsung menahannya menggunakan pedang sehingga terpental.


Pedang yang di gunakan Grey adalah pedang pelahap darah. Ketika pengguna memakai pedang itu dan penggunaan melukainya maka, energi musuh diserap di gunakan oleh dirinya.

__ADS_1


Grey melompat lagi langsung menebas ke arah Fai.


"Swoshh!'


Namun sekali lagi Fai bisa menghindari sangat mudah dan dia setelah menghindar langsung menggunakan bakat dunia pedang yang dia curi dari Arthur.


"Swoshh!"


"Swoshh!"


"Swoshh!"


Grey terkena hujan pedang sangat dekat sehingga dia mengalami sedikit luka. Kemudian untuk menghindari akibat hujan pedang itu, dia menggunakan bakat lautan api sekala kecil.


"Buff!"


Dari kaki Grey langsung meludahkan api yang sangat menyala-nyala. Karena panas api itu, pedang yang di luncurkan oleh Fai, akhirnya luntur dan meleleh.


Setelah melelehkan pedang itu, Grey menenangkan kakinya ke udara seketika di kaki itu, meludahkan api yang menyambar sangat cepat.


"Bug!"


Fai saat ini, terbakar oleh api yang mengamuk sehingga baju semuanya terbakar hanya menyisakan bagian bawah. itu pun masih ada bagian yang terbakar habis.


ketika sedang terbakar, Fai berlari sangat cepat seperti mobil langsung menuju ke arah Grey dan mengunakan bakat guntur untuk melukai Grey.


"Mencicit!"


“Tidak baik...!” Grey panik langsung menghindari guntur itu sangat sigap. Sambil menghindari serangan Fai, dia juga tidak lupa mengucapkan mantra dewa Azhure sehingga penampilan sangat menakutkan kan.


"Ahhhh!"


Grey berteriak. Teriakannya seperti gempa yang mengakibatkan wilayah sebagaian kerajaan Falas gempa..


“Oh sial.. sungguh menakutkan! Hanya sebuah teriakan akan membuat dunia ini bergetar...!”


"Oh lihat pangeran Grey menjadi raksasa!"

__ADS_1


Pada saat ini, Alisha kaget. Dia merasakan energi yang sama dari Grey.


__ADS_2