Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Bab 65


__ADS_3

Setelah Fai dan lainya measuki gerbong itu, kemudian dia berniat kembali kerumahnya.


Tapi ketika dia hendak masuk ke dalam gerbong lagi dia mendengar suara wanita di luar rungan dan tanpa sadar Fai menoleh ke arah dengan siapa wanita itu memangilnya.


Sementara itu, ketika dia melihat suara itu Fai ahirnya Fai mengenalnya.


Orang yang memangil dirinya adalah Mulan, Julis dan Lisa.


"Oh hai kalian, apakah kalian juga belum meningalkan daerah ini." Kata Fai dengan tersenyum.


"Tidak, kami bertiga hendak berniat untuk meningalkan daerah ini juga, dan kebetulan aku melihat kamu jadi.." Kata Mulan dengan senyum.


"Oh benarkah jika seperti itu, ikutlah dengan aku kebetulan gerbong ini juga tidak sesak masih muat untuk tiga orang lagi." Fai menawarkan kepada mereka.


Mereka bertiga senang karena ini lah yang dia harapkan.


"Ayo masuk." Fai memerintah untuk mereka bertiga untuk memasuki gerbong.


Mulan dan lainya tidak menolak dan langung bergegas menuju dalam gerbong. Ketika mereka memasuki gerbong itu, mereka terpana dengan dekorasi ini, dan kursi-kursi ini sunguh lembut dan empok sehinga dia menjadi nyawan.


Kemudian Mulan dan lain nya juga melihat ada dua orang lain yaitu Jen dan Bella.


Bella dan Jen juga memandang mereka dan mengangukan kepalanya.


Mulan melihat Jen tapi dia mengalihkan pandangan karena terutama dia melihat wanita yang angun, dewasa dan seperti ratu sedang menatap ke arahnya sambil tersenyum.


Mulan sudah menyimpulkan bahwa wanita yang di depannya mungkin usianya lebih tua dan bahkan dia sudah menduka apakah wanita yang angun ini seperti nya sudah mempunyai anak.


Dia juga berpikir lagi apakah Fai mempunyai selera pasangan yang lebih tua darinya.


Tapi itu tidak masalah karena di dunia ini tidak ada yang mempermaslahkan apa lagi wanita yang di depanya juga luar biasa seperti permaisuri.


Dengan wajah Fai yang tampan, siapa pun wanita akan tergila-gila apa lagi dia kuat dan dia mengalahkan Putra Grey sehinga kekuatan itu, di akui.


"Mulan melihat Tuan Nyonya."


"Julis, melihat nyonya!"


"Lisa juga melihat Nyonya!"


Mereka bertiga memperkanalkan kepada Bella.


Bella mengangukan kepalanya dan dia berkata. "Duduklah di tempat yang longar ini."


Setelah itu, mereka bertiga duduk di tempat yang lembut itu, pantat mereka bertiga ketika menyentuh tempat duduk yang lembut ini tidak bisa menghela nafas kagum, dia hanya mengucapakan satu kata yaitu.


Kursi ini sangat mengagum kan!


Di sisi Jen dia tidak tahan lagi dengan tempat yang empuk dan lembut ini sehinga dia memejam kan matanya langsung tertidur dengan pulas.

__ADS_1


Fai melihat mereka dalam keadaan bahagia dia manganguk lalu keluar dan menuju di atas kepala Kadal Pusy.


Kepala Kadal Pusy memunculkan cahaya dan seketika itu berubah menjadi kucing lucu imut dan hingap di pungung Fai.


"Mengomel!"


Pusy mengomel dengan bahagia dan penampilan itu lucu.


Tak terasa kelompok Fai sudah meningalkan tempat itu satu jam yang lalu, dan pada saat ini dia memasuki hutan.


Berjalan di rimbun hutan Fai melihat bahawa orang yang ada di dalam gerbong itu tertidur pulas dan seperti tanpa ada ancaman.


Dan karena dia sendiri yang tidak terlelap tidur karena tidak bisa tidur, kemdian Fai membuat alat musik dari bakat pencipta yaitu sebuah alat musik sruling.


Fai berpikir mungkin dengan ini akan mendapatkan bakat atau keahlian baru.


Suling itu seperti bambu dan dia sengaja di buat gambar motif batik yang indah dan sedikit ghotik.


Kemdudian Fai meniup sruling itu.


"Ulalala!"


"Ulalala!"


"Ulalala!"


"Kamu memainkan sruling, kemahiran musik +10."


"Kamu memainkan sruling selama lima menit berturut-turut kemahiran bakat musik +25."


"Hei! Selamat kamu mendapatakan ketarampilan bakat Musik Lv2."


"Kamu memainkan seruling selama terus menerus Bakat musik naik menjadi Lv10."


"Hei! Bakat musik kamu naik Lv12."


"Hei!..."


"Ini..!" Fai terpana untuk mempelajari ketrampilan musik sunguh sangat mudah dan langsung menuju Lv12.


Fai bahagia dan dia juga memainkan sruling lagi dengan bahagia sampai bunyi sistem berdering terus menerus dan sekarang bakat musiknya sudah Lv30.


Ini sunguh mencengangkan dan otomatis Fai bisa mengunakan alat musik tidak hanya sruling saja dia juga bisa mengunakan segala hal alat musik. Karena sistem ini lah Fai menjadi serba bisa.


Fai memainkan sruling sangat lama sehinga mulut kering ingin minum, dengan itu dia mengunakan bakat pencipta untuk memunculkan mimuman bersoda.


"Meminum!"


Fai meminum air soda itu sehinga rasa haus menghilang dalam sekejab. Sementara itu, Fai heran apakah bakat musik tidak memunculkan sihir entah kekuatan gaib apun?

__ADS_1


Apakah bakat musik hanya itu saja?


Fai tidak mengetahu dan memainkan srulinglagi dengan gembira. Tapi dia tidak tahu bahwa tepat Fai memainkan srulingnya, setiap suara itu ketika menyebar selusin kilo dan jika ada monster yang mendengarkan suara sruling Fai otomatis monster itu kekuatanya di tingkatkan.


Sehinga para monster mendengarkan suara itu sambil menunduk seperti sedang mendapat kan baptisan.


Bahakan tumbuhan ikut berogoyang menari-nari ketika mendapatkan baptisan itu.


Bukan hanya itu saja Pusy yang di dekatnya juga levelnya di tingakatkan menjadi Lv50.


Monster Lv50 setidaknya bisa menghancurkan ratusan pelanet.


Dalam gerbong itu mereka yang sedang terlelap tidur, tidak menyadari bahwa ketarmpilan bakat dia di tingakatkan menjadi tiga tingkat.


Jika dia tahu bahwa Fai yang melakukan mungkin akan menyalakan dupa untuk merayakan syukuran.


Tapi Fai tidak mengetahui efek itu sehinga dia gembira dengan kebodohan sendiri.


Kemudian karena cukup panjang perjalanan dia berhenti untuk membuat makanan dan dia juga membuat makanan dengan rupa di bumi yang dulu dia hidup.


Makanan ini adalah enam buah mangkok mi instan kuah dengan atasnya ada toping telor mata kerbau dan ada sedikit daging di atasnya.


Fai menyiapkan meja kursi dan minuman dingin, dengan sihir pencipta dia tak akan kawatir menangis karena kelaparan.


Setelah selesai menyiapkan sajian Fai memasuki ke dalam gerbong ke dalam. Fai melihat mereka tertidur pulas dengan mencubit pelan Fai membangunkan Jen dan lainya.


"Ayo bangun kita makan terdahulu untuk mengisi perut."


"Hoammm!"


Mereka masih ngantuk, mungkin karena tempat yang dia naiki sunguh nyaman.


Singkatnya gerbong ini seperti rumah berjalan, karena di dalam gerbong ini ada juga tempat untuk tertidur, yang di pisahkan.


Mereka tidak membuka mata dengan ini Fai licik, dia mengunkan bakat airnya untuk menyiram muka mereka.


"Brengsek! Dingin!" Jen berteriak langgsung bangun dengan semangat.


Mulan, Julis dan Lisa juga terbangun dengan kaget.


"Ahirnya kalian bangun ayo cepat kelur dan kita makan sesuatu!" Kata Fai dia menghiraukan expresi raut wajah mereka.


Setelah mereka keluar kemudian Fai menghampiri Bella yang tertidur pulas Fai tidak tega untuk membangunkan nya tapi terpaksa, dengan licik jari Fai menyentuh sela-sela pantat dan mengosok-gosoknya sehinga Bella terbangun dan sedikit mengerang.


Ketika Bella hendak berbicara tiba-tiba dia di kejutakn oleh ciuman maskulin Fai.


Fai melepaskan ciuman itu dan berkata. :"Kamu bangun ayo yang lain sudah menungu di luar untuk makan bersama.


Setelah berbicara tetapi tangan Fai masih mengosok-gosok sela-sela panat Bella.

__ADS_1


__ADS_2