
Bab 173 Bersujud Kepada Sistem
"Oi, apakah kamu memiliki perseteruan terhadap pemuda itu..," Anya berkata tanpa expresi.
Arthur tersadar kembali dan menjawab: "Oh, ini benar, aku ada perseteruan kepada pemuda itu, bahkan aku juga mengenali dia dan wanita satunya."
Anya melihat Arthur menunjukan ke arah Fai dan Callin. Dia, langsung berkata: "Wanita itu, cukup kuat. Tapi pemuda tampan itu manusia biasa, apa yang kamu lakukan dengan manusia biasa seperti dia?"
Arthur tersenyum pahit. Kata-kata Anya seperti mengejek ke arah dirinya. Jika menurut anda Fai hanyalah manusia biasa, maka Arthur akan sangat mudah merebut Alisha. Namun Arthur selalu meremehkan dan pada akhirnya dia di tampar oleh Fai begitu menyedihkan.
"Aku tak mengira baha Callin itu, satu akademi dengan Fai." Arthur menatap lurus ke pergian Callin dan Fai. Dia mendeesah pelan sangat tertekan. Dia mencoba mengalihkan pandanganya ke tempat lain, namun tiba-tiba Arthur ingin muntah darah.
"Bajingan..!" Arthur melihat dari kejauhan ada Grey dan Sarah yang sedang bergandengan tangan sedang memasuki penginapan.
Di akademi yang dia tempati, setidaknya ada penginapan di sampingnya yang menjadi fasilitas lebih bagi para murid akademi ketika melakukan pertandingan antar akademi. Jika tidak ada acara tanding, penginapan itu, selebihnya di gunakan untuk konsumsi seperti orang luar akademi yang menyewa tempat penginapan.
Anya yang melihat perilaku aneh Arthur dia pergi meninggalkan sendiri, dia bermagsud untuk pergi ke tempat di mana dia beristirahat.
Ketika dia sedang berjalan, banyak sepasang mata jantan yang menatap ganas ke arah dirinya. Ada juga yang menatap dengan panas, sehingga alasan inilah Anya tidak menyukai pria.
Anya memiliki bakat Es dan Api. Kedua bakat itu saling melengkapi dan sudah level tinggi. Karena mempunyai bakat yang sangat tinggi, dia selalu memandang ke atas. Dia sangat meremehkan manusia dengan bakat rendah.
Anya pergi ke tempat istirahatan dengan wajah tanpa ekspresi yang jelas. Dia tidak melirik kiri dan ke kanan seperi manusia tanpa ke inginan. Walau sifatnya seperti itu, para pemuja pria tidak akan berhenti mendambakan.
Sampai pada suatu saat, Anya di sebuah jalan dia berpapasan dengan Fai. Anya melihat Fai sebenarnya ada keterkejutan dalam hatinya bahwa pemuda itu sangat tampan dari pada Arthur. Namun karena kesombonganya itu, dia mengabaikan Fai.
Awalnya dia berpikir jika anda berpura-pura dingin terhadap pemuda Fai, maka dia sudah menebak bawasanya, Fai akan curi-curi pandang kepada penampilanya.
__ADS_1
Namun dia terkejut, dia melihat dari awal dan akhir dia berpapasan dengan dirinya, pemuda itu bahkan tidak melirik sedetik sema sekali kepada dirinya.
Anya terheran, dia hanyalah pemuda dengan bakat rendah tapi tidak memperhatikan dirinya. Anya menengok ke arah di mana Fai pergi lalu berkata: "Kamu kalau boleh tahu, dari akademi mana berasal?"
Fai yang sudah memisahkan dari ruangan Numan dan lainya segera mencari tempat penginapan untuk dirinya. Tapi dia tanpa sadar berpapasan, dengan murid jenius sombong di akademi Kitab Bulu Peri. Dalam penampilan Anya menurut Fai dia sangat cantik, tapi dia memiliki penampilan yang langsing dan kurus, sehingga tidak masuk dalam katagori baginya. Alhasil Fai mengabaikan.
Namun tiba-tiba, Anya berkata kepada dirinya dan Fai membalas: "Aku Samuel Fai, dari Akademi Sihir Falas."
Kata-kata Fai sangat sopan. Namun balasan yang di dapat dari Anya: "Aku hanya bilang dari mana asal akademi kamu, bukan nama kamu, namu kamu bagi aku tidak lah penting."
Setelah mendengar Fai cemberut. Dia melihat wanita ini sungguh galak, lebih baik menjauh lagian dia bukan tipe Fai. Sambil berjalan Fai membalas: "Baiklah tidak masalah." Setelah itu, Fai mengangkat bahu dan berjalan lagi.
Melihat raut wajah datar Fai, entah kenapa Anya tidak suka, dan berkata lagi. "Hei kamu apakah, tidak ingin mengetahui berasal dari akademi mana aku?"
"Itu tidak penting," Fai langsung berjalan lagi dengan tenang, dia ingin tidur seharian dan besok akan melakukan pertandingan.
Fai yang mengetahui isi hati Anya tidak peduli, dia tidak ada hubunganya sama sekali, yang terpenting dia tidur bersantai sambil mencoba berkomunikasi dengan sistem yang sedikit demi sedikit bisa di ajak komunikasi.
Dia sedikit curiga, mungkin sitem yang di miliki dirnya harus di tingkatkan lagi agar bisa berkomunikasi, dengan dirinya. Tapi untuk meningkatkan sitem sangat susah.
Fai mencoba menenangkan diri. Terus berkata dalam hati. "Sistem, apakah ada cara lain untuk pergi ke dunia para dewa seperti yang di katakan Juro pada waktu itu?"
Satu menit telah berlalu....
Empat menit telah berlalu...
Satu jam telah berlalu....
__ADS_1
"Krik! Krik! Krik!"
"Ahhhh siall!" Fai saat ini seperti kucing marah ingin menyakar-nyakar.
Dia ingat kemarin di bar tak terkalahkan, bahwa sistem ini hanya satu kali menjawab pertanyaan yang di ajukan dirinya. Namun jawaban sistem hanya mengirim teks tulisan di depan mata tanpa suara Bip seperti biasanya.
Fai mondar-mandir di dalam kamar, selama dua jam, dia ingin sekali berkomunikasi dengan siatem layaknya protagonis lain.
Ketika dia sedang mondar-mandir, tiba-tiba entah kenapa pikiran Fai memunculkan ide cemerlang yang aneh.
Setelah menemukan ide, Fai membuat dupa untuk menyembah seperti di kehidupan sebelumnya.
Setelah persiapan sudah selesai. Fai menatap ke tempat persembahan dengan martabat. Dan di saat itu...
"Bug!"
Fai bersujud dengan tulus lalu berkata: "Oh sistem yang maha kuasa, yang paling kuat sejagad dunia, sistem yang tak terkalahkan dunia, aku Fai ingin mengatakan sesuatu, aku ingin pergi ke dunia para dewa apakah ada solosi, aku mohon sistem yang maha kuasa yang tak terkalahkan di alam semesta, aku butuh petunjuk kamu..!"
Saat ini, Fai berkata sangat tulus dia berharap agar sistem memberikan jawaban.
Tapi....
Setelah 10 menit berlalu tidak ada tanggapan sistem, sehingga pada akhirnya, ketika Fai ingin mencabik-cabik alat untuk persembahan, tiba-tiba ada sederek tulisan di depanya.
"Doa kamu di terima...!"
"Untuk kamu, pergi ke dunia para dewa, setidaknya kamu pergi di kerajaan Elf dan mengambil sempel pohon dunia dan sistem ini akan mensintesis dan membuat dunia di dalam kitab ke kosongan. Ketika kamu menyerap pohon dunia otomatis sistem merepilika pohon dunia di dalam buku kekosongan dan meningkatkan. Jika kamu sudah memiliki pohon dunia di tubuh kamu, otomatis kamu bisa mengendalikan dunia bintang biru, dan kamu bisa membuka portal baru dengan bakat pohon kehidupan...!"
__ADS_1
Fai bodoh, dia tidak mengira bahwa doanya akan terkabul.