Dewa Yang Maha Kuasa

Dewa Yang Maha Kuasa
Tiba Di Dunia Dewa


__ADS_3

Bab 216 Tiba Di Dunia Dewa


Sekarang dia tidak akan menggubris notifikasi sistem, karena membuat emosi saja. Dia akhirnya menggunakan 80% kekuatan untuk mencoba membuka gerbang dunia dewa menghilangkan kekuatan pohon dunia.


"Ahhh!"


Tiba-tiba lubang dengan diameter sekitar 30 Cm terbuka dan itu sungguh sangat melelahkan. Ketika lubang itu terbuka, ada petir yang berbeda dan baru pertama kali melihat guntur berwarna emas yang menggelegat sambil menyambar ke arah dirinya.


“Sial.. tidak ku sangka untuk membuka gerbang ke dunia lain sudah mengeluarkan 80% kekuatan, tapi hanya bisa terbuka sebesar bola.!" Fai menggertakkan giginya lalu mencoba meningkatkan kekuatan menjadi 90%.


"Hiya...!"


"Bam!"


Sontak, Guntur emas itu langsung menyambar ke arah tubuh Fai.


"Hei!"


"Kamu terkena serangan petir hukum dunia lain karena menganggap bahwa kamu adalah Virus dan harus di musnahkan! tubuh titanium di tingkatan menjadi Lv101!"


"Hei!"


"Sistem sedang mensintesis petir hukum dunia! Sintetis berhasil kamu mendapatkan bakat petir hukum dunia Lv 30!"


"Hei!"


"Tubuh kamu di perkuat, tubuh titanium ditingkatkan Lv102, petir hukum dunia Lv31!"


Saat ini dia sedang mengabaikan pemberitahuan sistem yang berbeda di benaknya. Dia sudah menggunakan kekuatan pohon dunia hingga 95%, bahkan di dunia di dalam tubuhnya bergetar hingga Nuwa dan lainnya sangat ketakutan dan khawatir.


Di dunia luar Fai sudah meningkat kan menjadi 96% dan dia sepertinya sudah bisa memasuki lubang itu, karena dia sudah mengira bahwa ini sudah cukup untuk memasukkan tubuhnya alhasil dia langsung masuk.


Ketika sudah masuk, tiba-tiba dia kagum melihat pelanet yang Lusinan kali lebih besar dari pada bumi dan dunia bintang biru.


Di sini berbagai planet sungguh sangat besar dan setiap planet terdapat kehidupan manusia. Apa yang membuat dia tertarik adalah di sini manusia biasa memiliki bakat atau fisik sudah Lv 10 dan itu jika di dunia bintang biru sudah sangat kuat dan hegomoni.


Ketika dia ingin mendekati salah satu planet tertentu, tiba-tiba seketika ada mahluk yang sangat besar dan itu sangat transparan makhluk itu seperti manusia tapi memiliki sayap yang sangat besar, sayap kiri panjangnya sejauh mata memandang begitu juga saya bagikan kanan.


Kepalanya seperti burung Garuda dan menatap ke arah Fai sangat bermusuhan.

__ADS_1


“Kamu adalah penyusup dari dunia lain..”


Tiba-tiba tangan raksasa itu langsung melambaikan ke arah Fai agar mati seketika.


"Bajingan kekuatan ku sudah di gunakan hampir 100% aku harus pergi meninggalkan tempat ini secepatnya!"


"Sikat!"


Seketika Fai melesat seperti cahaya langsung pergi meninggalkan makhluk agung berkepala burung Garuda.


Namun makhluk agung itu hanya melambaikan tangan seketika Fai yang sudah hampir sampai mendidarat di satu planet, tiba-tiba tubuhnya hancur menjadi daging cincang.


Semua daging Fai berjatuhan seperti hujan darah. Tubuh Fai di cinang menjadi potongan ada sangat kecil.


Mahluk itu melihat bahwa Fai sudah mati akhirnya dia menghilang seperti ilusi.


Semua daging Fai berserakan di tanah dan terpencar berapa kilo meter. Setelah mahluk raksasa yang berkepala Garuda melihat bahwa Fai sudah hancur maka dia menghilang secara misterius.


Tapi pada saat itu, di sekumpulan daging kecil-kecil mulik Fai tiba-tiba bergerak seperti lintah.


Sekumpulan daging cincang Fai berubhan menajdi ular burung dan sebagainya. Bahkan darah yang sudah bersimbah juga bergerak berubah menjadi mahluk hidup lain seperti burung dan lainnya.


Ketika sekitar 20 menitan akhirnya semua daging cincang yang sedang bergerak menjadi hewan berkumpul di suatu tempat tanpa orang disadari.


Dari lusinan ular lusinan burung lusinan berbagai jenis makhluk hidup langsung menyatu menjadi satu berupa menjadi sosok manusia yang sangat tampan tanpa busana.


Tapi meski begitu setelah menyatu menjadi satu pemuda itu tubuhnya masih terbujur kaku dan masih memejamkan matanya.


Pemuda tampan itu adalah Fai yang lolos dari makhluk agung yang telah menghancurkan tubuhnya ketika memasuki dunia Dewa.


"Hei!"


"Tubuh inang sedang dalam keadaan koma, tubuh abadi di tingkatankan Lv101! Kekuatan mental di perkuat +10."


"Tubuh kamu terkena sinar matahari selama 2 jam, ketahanan dan perlindungan kulit+50."


"Tubuh kamu terkena matahari selam 3 jam mengalami kepanasan extrim, sitem membuat menggunakan bakat es kepada inang selama di tentukan!''


Pada saat itu sekitar 6 jam berlalu Baim masih memejamkan matanya namun dia seperti sadar dan tidak sadar mendengar suara sistem yang berdering terus-menerus.

__ADS_1


Sehingga pada suatu saat ketika dia sedang tergeletak di Padang rumput yang sangat luas dan sekitar 50 meter ada rumah kecil hanya satu, dan mengeluarkan orang pria paruh baya sekitar berumuran 70 tahun sedang membawa cangkul untuk pergi dari rumahnya.


Ketika pria paruh baya itu sudah meninggalkan rumah sekitar 40 meter tiba-tiba dia melihat sosok pemuda yang sangat tampan dengan kulit warna putih seperti susu sedang tergeletak tanpa bergerak sedikit pun.


“Ada manusia yang sedang tergadak kritis..” Pria paruh baya langsung mendekati Faiz berjalan sedikit cepat.


Setelah dia mendekati Fai melihat bahwa sekujur tubuhnya tidak ada bekas luka sedikit sama sekali namun pemuda itu sepertinya tidak sadarkan diri apalagi dia tertuju kepada Tintin yang sangat besar milik Fai.


Tanpa berlama-lama dia meraih pemuda yang terbujur lemas di tanah dan dibawa ke gubuk kecilnya.


Pria paruh baya itu bernama Woody dia hidup sebatang kara selama sisa hidupnya Bahkan dia mengasingkan diri karena menurutnya hidup damai adalah sebuah kenikmatan tertentu.


Setelah membawa Fai sekitar 2 menitan dia sudah menaruh Fai ke tempat kasur yang keras. Bahkan dia tidak lupa untuk memakaikan baju kepada Fai agar tidak terlihat canggung karena bertelanjang bulat.


“Hmmm mungkin saat ini aku mengurungkan diri untuk merawat tanaman karena ada pemuda yang sangat tampan tanpa aku ketahui Dari mana asal usulnya.” Kata Woody dia berguman kepada diri sendiri.


kemudian dia meninggalkan Fai langsung menaruh cangkul itu setelah itu dia pergi ke belakang rumah untuk mengambil makanan sedikit agar ketika pemuda yang sedang pingsan sudah siuman langsung untuk memakan.


Selama 1 jam kurang lebih woody sedang memasak air dan membuat bubur untuk diberikan oleh Fai. namun tanpa disadari oleh dia tiba-tiba fae langsung ciuman seketika dia membuka mata.


“Apakah aku sudah selamat dari makhluk itu lalu di mana ini?” Fai masih tersesat ketika sehabis siuman dari pingsannya mungkin saja seharusnya dia menggunakan telepati namun entah kenapa dia melupakan hal itu.


"Hei!"


"Kamu baru bangun dari ciuman dan sekarang kamu sedang dirawat oleh pria paruh baya bernama Woody. Selamat kepada kamu telah pergi ke alam Dewa nikmati hidupmu!”


Sistem yang tiba-tiba memberitahuan kepada dirinya akhirnya menganggukkan kepalanya. dia tidak menyangka akan lolos dari tamparan makhluk yang sangat besar itu mungkin saja makhluk itu sebesar planet bumi.


Hanya lambaian tangan saja dia langsung menghancurkan tubuh milik dirinya Namun karena dia mempunyai sistem walaupun Anda tubuhnya hilang di cincang-cincang akan kembali seperti semula.


Fia juga mengetahui bahwa dirinya telah pingsan selama kurang lebih 5 jam menurut sistem.


Setelah itu ketika dia hendak bangun dari tidurnya dari kasur yang keras sontak dari pintu di depannya sedikit ke kiri keluarlah pria paruh baya yang disebutkan oleh sistem tadi.


Fai melihat Woody, woody juga melihat Fai.


Woody langsung berkata: “Ahhhh kamu nak sudah bangun.”


Seketika Fai langsung menatap ke arah pria paruh baya itu sambil berkata seperti ini: “Paman.. terima kasih telah menyelamatkanku jika tidak ada paman mungkin aku sudah kedinginan.”

__ADS_1


__ADS_2