
Ketika Fai terbang dengan pelan dan tidak pelan. Alasanya adalah dia ingin menikmati pemandangan yang mengagumkan.
"Mengomel!"
Fai menoleh ke arah kucing itu dan berkata:"Kucing kecil hey ada apa? Kamu mengurungkan diri sudah lama apakah kamu lapar?"
"Mengomel!"
Kucing itu mendengarkan apa yang di katakan Fai mengomel dan menganguk setuju.
"Ok baiklah ketika sampai di sesuatu hutan, kita makan sesuatu." Fai berakata dengan lembut kepada kucingnya.
Setelah beberapa saat kemudian Fai teringat bahwa kucing lucu itu belum dia kasih sebuah nama, kemudian Fai berkata kepada kucing lucu itu.
"Ngomong-ngomong, kamu belum aku kasih nama, maka mulai sekarang kamu akan aku beri nama Pusy."
"Mengomel!"
Pusy itu menujukan cakarnya dan mengomel, sambil menganguk setuju.
"Yah, ok sekarang kamu bernama Pusy." Fai bahagia.
Ketika dia hendak memasuki hutan dia berkata kepada Pusy.
"Hey apakah kamu bisa berubah menjadi hewan tungangan yang besar aku ingin menaiki di atas, tapi itu hanya mencoba saja." Fai sedikit berteriak karena angin sepoi-sepoi ketika terbang.
"Mengomel!" Setelah Pusy mendengarkan bahwa Fai memberi perintah dia melompat dari pungung Fai dan seketika itu dia berubah menjadi Naga dengan seukuran tiga kali lipat mobil.
Fai ahirnya menaiki pungung Pusy dan karena angin yang mengenai jubah itu, menjadi berkibar-kibar.
Penampilan Fai yang sekarang seperti pahlawan.
Tiba-tiba mata Fai melihat dari kejauhan ada sebuah gunung, sehinga matanya menjadi cerah.
Dia akan ber experimen dulu di gunung, tapi sebelum pergi ke gunung dia menyuruh Pusy untuk turun dan istirahat.
Setelah turun Fai membuat meja dan bangku kecil dengan sihir pencipta. Dia juga membuat panci, termos dan ramen instan.
Fai sedang menyeduh ramen dia juga membuat sebuah makanan kucing untuk Pusy.
Setelah makanan kucing di berikan Pusy, Pusy melahap dengan rakus.
Mi instan Fai sudah masak lalu dia memunculkan mangkok dan minuman Sprite.
"Spoke!"
Suara tutup kaleng Sprite ketika dia buka, sehinga Fai yang mendengarkan gembira seperti anak kecil.
"Ramen ini, dan minuman soda ini sunguh mengagumkan." Fai begitu terharu ketika sedang menyeruput.
Fai berterimakasih kepada hukum pencipta, dengan bakat ini dia tidak akan khawatir ketika dia kekurangan makanan atau uang.
Setelah selesai, kemudian dia berkemas lalu berkata:"Pusy kecil ayo kita pergi."
Ketika Fai bergegas ke puncang gunung dia menyuruh Pusy untuk masuk ke dalam kitab penyimpanan nya.
__ADS_1
Karena dia takut akan terbakar, tapi apa yang di pikirkan Fai terlalu berlebihan, karena Pusy bisa berubah bentuk yang dia ingin kan.
Sebagai contoh Pusy bisa berubah menjadi Naga Air, Naga Api dan bahkan Pusy bisa berubah dengan perpaduan beribuan monster.
Sunguh hebat bukan!
Setelah memasukan Pusy kedalam kitab penyimpanan dia melambaikan tangannya dan seketika retakan ruang terbuka, lalu Fai memasuki celah itu untuk mempersingakat.
Fai sudah di atas pucuk, dia memandang kawah gunung yang menyala-nyala dengan menelan liur seseolah ragu-ragu.
Jika dia masih di bumi mungkin ini pilihan tergila baginya, karena itu adalah lava yang menyala-nyala, hanya orang gila saja yang mau menyebur ke lava.
Tapi situasi Fai saat ini berbeda, dia sekarang berada di dunia fantasi jadi, apakah anda bercanda?
Dengan tubuh titanium dan sebuah sistem yang mendukung Fai apakah takut harus di pikiran?
Fai kemudian melepaskan semua bajunya sehinga adik laki-laki yang perkasa itu terlihat dengan sangat besar.
Kemudian..
"Sikat!"
Fai melompat dan terjun ke lava yang menyala-nyala.
"Ahgr sial brengsek!" Fai menangis ketika dia menceburkan tubuhhya ke dalam lava.
"Kulit kamu terkena suhu panas, tahan panas +4."
"Kulit kamu terkena lava panas, tahan panas +18."
"Meningkat +50."
"Meningkat +89."
"Meningkat +80."
"Meningkat...."
Walau Fai memilki tubuh titanium tapi hanya menahan rasa sakit itu saja, tapi ketika suhu panas dan dingin tubuh Fai belum di tingkatkan oleh sistem.
Tapi sekarang setelah melompat terjun bebas ahirnya ketahanan panas Fai meningkat.
Yang semula Fai merasakan panas sekarang menjadi santai seperti beredam air hangat.
Dia juga beredam di lava samabil tiduran, jika ada orang yang melihat ini, mungkin akan melotot matanya, apakah orang ini hantu?
Setelah berendam sedikit lama Fai dengan nekat mencoba meminum lava yang menyala-nyala.
"Gluk!"
Fai menelan lava itu, dan seketika dia merasakan tengorokan seperti mau terbakar dan lambungnya juga akan meleleh, tapi di saat itu bunyi "Bip" berdering di benaknya.
"Tengorokan dan lambung kamu terluka parah, perbaikan lambung dan tengorokan +10."
"Perbaikan lambung dan tengorokan +30."
__ADS_1
"Perbaikan lambung dan tengorokan +100."
"Perbaikan...."
"Hei! Selamat kamu meminum lava terus menerus memicu bakat baru, selamat kamu mendapatkan bakat melahap."
Pikiran Fai menjadi segar ketika mendengar bahwa sistem memicu bakat lagi yaitu bakat melahap.
Apa itu bakat melahap?
Menurut pengetahuan dari sitem bakat melahap adalah bakat yang bisa melahap semua materi dan ketika materi itu di lahap akan menjadi energi miliknya.
Bahkan ketika dia melahap energi sesuatu bisa menyimpan di tubuhnya dan menjadi kekutan sendiri.
Sebagai contoh jika Fai terkena sambaran petir lalu dia mengaktifkan bakat melahapnya, ketika petir itu mengenai angota Fai maka, petir itu akan di serap di simpan di dalam tubuhnya dan Fai juga bisa memuntahkan lagi petir itu.
Jika seperti ini adalah hal baik bagi Fai.
Setelah mendapat kan bakat itu tiba-tiba di kedua telapak tangan Fai ada simbol oval seperti telur dengan warna hitam.
Setelah ragu-ragu ahirnya dia mencoba meletak kan tanganya ke lava.
Dan benar saja ketika telapak tangan bersentuhan dengan lava, tiba-tiba lava itu tersedot.
Penemuan ini juga mengasikan karena di samping bisa melahap dengan angota mulut bakat ini juga bisa mengunakan telapak tangan sebagai media serap.
Tidak bisa di bayangkan jika bakat ini hanya bisa digunakan dengan memakai angota mulut, mungkin Fai akan menangis dan memarahi sistemnya.
Ada juga yang menarik dari bakat ini, ketika melahap susatu benda material dan energi tertentu itu bisa dapat di sintetis menjadi kekuatanya.
Sebagai contoh jika anda melahap racun makan akan di sintetis, dan anda akan mempunyai kekuatan racun juga.
Ini adalah rejeki nomplok bagi Fai, tapi itu saja, karena ada yang lebih mengejutkan lagi bagi Fai, yaitu ketika Fai melahap Lava, tiba-tiba kitab penyimpanan akan mencatat bakat itu, dan di modifikasi sedemikan rupa hinga kekuatan skill itu berkali lipat di tingkatkan.
Setelah di modifikasi dan di tingkatkan kekuatnya buku penyimpanan juga bisa mentransfer skill itu kepada orang lain.
Singkatnya kitab penyimpanan ini bisa mengirim dan mencabut bakat, sehinga Fai tidak khawatir ketika dia di masa depan memberikan bakat kepada orang lain dan orang lain tiba-tiba menghiantatinya maka Fai hanya menekan tombol cabut yang ada di bawah catatan skill di kitab penyimpanan.
Memikirkan itu Fai bahagia, karena jika Fai datang ke dunia ini tanpa ada sistem, cuma mempunyai bakat melahap itu tidak bisa masalah.
"Apakah aku sekarang mempunyai lebih dari satu jari emas?"
Tapi fai masih berterimakasih kepada sitem karena tanpa sistem dia tidak akan memicu bakat yang menentang.
Setelah selesai ber experimen mandi lava dia mengunakan langkah bayangan dan sudah tiba di pucuk gunung
Di atas gunung dia tanpa busana, lalu dengan skill pencipta kostum jubah dan topeng diablo muncul menutupi tubuh Fai.
"Bom!"
Fai kaget tanpa sadar menoleh ke arah suara itu.
Fai melihat ada sebuah petarungan di hutan, tapi Fai mengerutkan keningnya, karena Fai mengenal orang yang sedang bertarung.
Walau Fai tidak tahu namanya tapi dia pernah melihat.
__ADS_1