Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
Kejutan


__ADS_3

William langsung menyiapkan kejutannya untuk Sarah ketika dia sudah pulang dari rumah sakit. Kali ini dia tidak memberitahukan kepada siapapun karena dia benar-benar ingin berjuang untuk Sarah. Dia ingin memperjuangkan wanita itu dan ingin menunjukkan adanya bahwa William pantas untuk bersamanya.


"Astaga, memikirkan ini semua membuat kepalaku ingin meledak." dengan keadaan yang saat ini.


Baru begini saja sudah membuatnya merasa frustasi. Lalu bagaimana jika urusan pernikahan mereka nanti.


"Kau harus tetap tenang untuk memikirkan semua ini William. Kau harus tetap menjaga kewarasanmu demi semua ini." ucapnya yang berusaha untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa semua ini bisa dilewatinya dengan mudah.


Tepat saat jam 05.00 sore, William langsung berdekatan bersama untuk menuju tempat acara. Kali ini dia sudah memberi pesan kepada cara untuk memakai gaun berwarna putih sesuai yang sudah dikirimkan ya ke rumah.


Sedangkan dir rumahnya, Sarah merasa bingung karena dia tidak tahu ke mana William akan membawanya.


"Sebenarnya ke mana dia ingin membawaku pergi? bahkan dia memintaku untuk berdandan seperti ini dan memakai gaun. Ya Tuhan, apa ini?" tanya Sarah ketika dia sedang melihat bahwa dirimu ketika memakai gaun yang William kirimkan.

__ADS_1


Bukan hanya gaun saja bahan pria itu juga mengirimkan sepatu yang sesuai dengan gaunnya.


"Terserah ke mana dia akan membawaku tapi yang pasti aku sudah menuruti keinginannya." ucap Sarah yang sudah siap dengan penampilannya sore ini.


"Waw, ternyata aku juga cantik. Tidak kalah cantik dengan istrinya Jordan." ucapnya lagi dengan begitu percaya diri.


Sebenarnya Sarah itu cantik, hanya saja karena dirinya tidak terbiasa memakai make-up makanya dia terlihat biasa saja.


"Apa malam ini kamu akan mengajakku pergi?" tanya Sarah ketika dia melihat William yang sudah berada di hadapannya saat ini.


William sendiri hanya terdiam menatap Sarah dengan penampilannya saat ini. Semua yang pakai wanita ini benar-benar sangat sempurna dan dia menyukainya.


"Kamu cantik Sarah," ucap William pada wanita itu, sementara Sarah sendiri hanya bisa menggelengkan kepalanya saja karena apa yang William katakan tidak sesuai dengan apa yang Sarah tanyakan.

__ADS_1


"Ya, terserahlah. Sekarang katakan padaku ke mana kamu akan membawaku." tanya Sarah pada William lagi karena hingga saat ini dia belum mendapatkan jawaban apapun dari pria ini ke mana dia akan membawanya pergi.


"Kita akan pergi ke suatu tempat dan kamu harus ikut denganku sekarang."


"Apa ini sebuah kejutan? jika ya maka aku belum tidak percaya ini. Kamu melamar ku dan sebentar lagi kita akan menikah. Apa ini salah satu kejutan untukku?" tanya Sarah pada William hingga membuat pria itu merasa bahwa apa yang dilakukannya saat ini sia-sia saja karena mungkin Sarah sudah mengetahui bahwa ini adalah kejutan untuknya.


"Sudahlah, jangan terlalu dipikirkan lagi. Yang terpenting saat ini aku akan membawa kamu pergi ke sebuah tempat." William langsung menarik tangan Sarah dengan lembut dan membawanya ke dalam mobil.


Di dalam mobil pun, William terus saja memegang tangan Sarah dan menciumnya seolah dia ingin menunjukan pada wanita itu jika dia begitu sangat mencintai wanita yang sedang bersamanya saat ini.


"Sebenarnya kita akan pergi kemana?" tanya Sarah yang masih penasaran kemana William akan membawanya saat ini.


"Menjemput kebahagiaan kita." jawabnya pada Sarah.

__ADS_1


__ADS_2