Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
Berusaha


__ADS_3

Dara terapi dengan di temani oleh Jordan. Pria itu sengaja mengosongkan jadwalnya selama setengah hari untuk menemani wanitanya terapi.


Seperti saat ini, Jordan terus menyemangati Dara untuk terus berusaha untuk menggerakkan kakinya.


" Ayo Dara semangat. Jika kamu bisa menggerakkan kaki mu maka aku akan memberikan mu ciuman." Ucap Jordan dengan berteriak.


Sementara Dara sendiri hanya bisa mendesah pasrah saat mendengar pria itu yang mengatakan bahwa dia akan menciumnya jika Data terus saja bersemangat.


Lihatlah, bahkan saat ini mereka sudah menjadi pusat perhatian banyak orang.


" Dara, ayo semangat lagi. Aku akan--"


" Berhenti mengatakan hal uang tidak masuk akal. Aku sedang berusaha untuk berjalan, bukan meminta ciuman." Jawab Dara.


Bukannya berhenti, Jordan malas semakin menggoda wanita itu untuk bersemangat.


" Ayo Dara, langkahkan kaki indah mu. Kita akan pergi mengelilingi dunia jika kau bisa berjalan lagi. Aku akan membawamu pergi ke tempat yang indah kemanapun yang kau inginkan. Ayo semangat." Ucapnya lagi.


Melihat sepasang anak manusia itu membuat para dokter dan beberapa perawat yang ikut memantau perkembangan Dara hanya bisa tersenyum saja saat melihat Jordan yang begitu sangat antusias menemani Dara melakukan terapinya.


Awalnya mereka berpikir bahwa sepasang anak manusia itu adalah suami istri namun pada kenyataannya tidak sama sekali.


Dara sendiri mengatakan bahwa dia bukan istri dari pria bernama Jordan. Sementara Jordan sendiri mengatakan bahwa dia adalah calon suaminya.

__ADS_1


Entahlah, mereka tidak ingin memikirkan semua itu karena menurut mereka tidak ada urusannya dengan pekerjaan mereka.


Hanya saja Dara dan Jordan ini sangat menggemaskan sekali menurut mereka yang ada di sana.


" Dara, semangat ibu peri. Aku men--" Jordan yang tersadar dengan apa yang ingin dikatakannya membuat dirinya sadar dan tidak jadi mengatakan hal itu lagi.


" Jika sampai kamu mengatakan hal yang tidak masuk akal lagi, aku akan marah." Imbuh Dara.


Dia terus aja berlatih agar kedua kakinya bisa kembali berjalan lagi. Dara mencoba untuk mengabaikan Jordan karena dia tidak ingin lagi mendengar pria itu mengatakan hal-hal yang menurut saya tidak masuk akal seperti itu.


Biarkan saja dia mengatakan hal itu dan Dara tidak ingin mendengarnya walau masih tetap terdengar juga.


Di saat dia sedang menemani Dara, tiba-tiba saja ponselnya berdering dan itu panggilan masuk dari Maminya.


" Di mana pun kamu pulang sekarang. Lucas demam dan dia terus saja memanggil kamu. Mami tidak ingin tau, pulang sekarang!"


Tut!


Sambungan teleponnya langsung di putuskan begitu saja oleh Mami Sofia hingga membuat Jordan langsung menghampiri Dara untuk berpamitan padanya.


" Dara..."


" Ada apa?" Tanya Dara saat melihat wajah pria itu yang terlihat panik.

__ADS_1


" Maaf aku tidak bisa menemani mu sampai selesai. Aku harus pulang karena Lucas membutuhkan ku. Lucas demam dan dia terus saja memanggil ku. Nanti supir akan datang untuk menjemput mu. Sekali lagi maafkan aku Dara." Ucap Jordan dengan perasaan bersalahnya.


Sementara Dara sendiri dia cukup mengerti dan bahkan sangat mengerti dengan keadaan pria itu saat ini. Maka dia tidak melarang Jordan untuk pergi.


Lagi pula siapa Dara yang berhak melarang Jordan.


" Jangan pikirkan aku dulu. Aku bisa pulang naik taksi. Yang terpenting saat ini anak kamu dan titip salam dari ku untuknya."


" Tidak, kamu akan pulang bersama supir nanti. Terima kasih karena telah mengerti. Aku pulang ya." Dara menganggukkan kepalanya saat pria itu hendak pergi.


Jordan sudah berjalan untuk pergi meninggalkannya tapi dia kembali lagi dan itu membuat Dara heran.


" Ada apa lagi Jordan?" Tanya Dara.


Tanpa permisi Jordan mengecup kening Dara dan mengusap pipinya.


" Aku menyayangi mu Dara." Ucap Jordan.


Jantung Dara berdetak kencang saat Jordan mengecup keningnya dengan penuh kasih sayang dan perkataan pria itu yang mengatakan menyayanginya membuat Data semakin tidak karuan rasanya.


" Aku pergi." Akhirnya pria itu benar-benar pergi meninggalkan Dara di rumah sakit karena dia harus menemui putranya saat ini.


Lucas sangat membutuhkannya dan untuk itu Jordan harus pergi.

__ADS_1


Bersambung ❤️


__ADS_2