Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Hidup Baru


__ADS_3

Jeff benar-benar memulai kehidupannya yang baru tanpa bayang-bayang keluarganya lagi. Kemarin setelah mendapatkan dua buah tamparan di wajahnya dia terlihat jauh lebih diam dan tidak banyak bicara lagi. Seperti saat ini, bahkan ketika di sekolah pun dia tidak banyak berbicara dengan siapapun dan itu membuat Laura merasa heran akan perubahan sikap dan perilaku Jeff.


"Kenapa?" tanya Laura yang merasa penasaran dengan keadaan pria itu. Dia apartemen Jeff.


"Nothing. Hanya sedikit merasa lelah dengan kehidupan. Terkadang aku berpikir kenapa kehidupan begitu sangat menggelikan. Aku terlahir dari rahim wanita malam, lalu Daddy yang sering bermain dengan banyak wanita di luar sana. Aku bahkan tumbuh dan besar di tangan orang yang sama sekali tidak memiliki ikatan darah denganku. Mom Veni, aku pernah membencinya dan tidak menganggapnya ada karena aku tidak mengetahui kenyataan yang sebenarnya. Jika saja aku mengetahui semua yang lebih awal maka tidak akan pernah membenci wanita yang telah berjuang untuk membesarkanku. Wanita yang tidak pernah mengeluh dengan keadaannya dan wanita tidak pernah meninggikan suaranya bahkan ketika aku mengatakan bahwa aku membencinya. Sekarang, wanita itu pula yang menjadi tempatku baru pulang di kala aku merasa lelah."


Jeff mulai menceritakan tentang apa yang dialaminya selama ini pada Laura. Menurutnya kehidupan Laura itu sangat sempurna dan berbanding terbalik dengan kehidupan kehidupan yang dijalaninya selama ini. Entah bagaimana caranya menjelaskan pada Laura bahwa dia merasa malu dengan kehidupan keluarga Laura yang begitu sempurna dan saling menyayangi. Bahkan yang dia tidak ada habis pikir adalah, saat mengetahui bahwa mereka tinggal satu rumah dengan saudara sepupu tanpa adanya rasa iri dan dengki seperti yang terjadi di dalam rumahnya.


"Kenapa begitu? Jika mom Veni tidak pernah mempermasalahkan semua itu kenapa harus diungkit lagi. Mungkin cara mom Veni mencintai kamu itu yang terbaik walau kamu tidak lahir dari rahimnya setidaknya berikan yang terbaik untuknya sebagai seorang ibu. Tunjukan padanya jika pengorbanannya selama ini tidak sia-sia karena telah membesarkanmu dengan penuh cinta dan kasih sayang."


"Tapi La-"

__ADS_1


"Sudah ayo ikut. Mami mengundangmu untuk makan siang di rumah. Ayo pulang ke rumahku dan kita akan makan siang bersama. Eh iya, aku ingin mengatakan terima kasih atas cincin ini. Mami bila cincinnya cantik dan dia menyukainya. Begitu juga dengan mama Sarah, katanya selera kamu bagus dan ini harganya mahal. Aku jadi merasa tidak pantas ketika memakai cincin ini. Apa ini memang mahal?" tanya Laura pada Jeff.


"Jangan membahasnya lagi. Sekarang ayo pulang. Bukankah kau mengajakku untuk pulang?" ajak Jeff pada Laura karena dia tidak ingin dari sini kembali membahas tentang cincin yang telah dipakainya. Jeff tidak pernah merasa keberatan sama sekali memberikan hal itu untuk. Lagi gula uang itu adalah uang tabungannya sendiri jadi dia tidak takut dengan siapapun jika ada yang mengatakan bahwa cincin itu hasil uang orang tuanya.


"His, kamu menyebalkan." jawab Laura. Akhirnya Mereka pergi meninggalkan sekolah karena memang jam pelajaran sudah selesai. Keduanya berada di motor yang sama karena Laura di bonceng oleh Jeff. Keduanya terlihat sangat bahagia sekali dengan apa yang mereka lakukan saat ini. Benar-benar terlihat sangat senang tanpa merasa beban sama sekali.


Deg!


"Aku akan memelukmu setiap hari seperti ini sampai sekolah kita berakhir dan kamu akan pergi keluar negeri. Aku akan menghabiskan waktu bersamamu setiap harinya untuk melampiaskan rasa rinduku sebelum mendengar terjadi."


"Kenapa mengatakan hal seperti itu?" tanya Jeff karena dia merasa tidak tega meninggalkan Laura sendirian di sini. Entah kenapa rasanya berat sekali untuk pergi ke luar negeri dan meninggalkan Laura. Dia ingin terus berada di sini bersama wanita itu, tapi dia juga harus pergi untuk melanjutkan pendidikannya agar bisa menjadi pria yang hebat untuk Laura nantinya.

__ADS_1


"Tidak ada, sekolah kita hanya tinggal satu minggu saja dan setelahnya semua selesai dan saat semuanya selesai itu artinya kebersamaan kita belum selesai. Aku apa meneruskan pendidikanku di sini sementara kamu di luar negeri. Jadi-"


Citt ...


Laura kaget saat Jeff tiba-tiba saja mengerem mendadak hingga membuatnya hampir terjungkal.


"Hey, hati-hati!" pekik Laura karena dia merasa kaget.


"Maaf, aku kurang fokus. Lagi pula kenapa harus membahasnya saat ini? aku tidak ingin berbahasa sekarang jadi aku mohon hentikan semua ini dan kita akan bicarakan nanti. Aku pergi kuliah ke luar negeri untuk dirimu karena aku ingin memantaskan diriku bersanding dengan wanita yang aku cintai. Jadi aku mohon jangan membuatku merasa terbebani dengan semua ini. Aku pergi meninggalkanmu untuk mencapai cita-citaku, bukan meninggalkanmu begitu saja Laura. Tolong mengerti keadaanku saat ini. Bukan hanya kau saja, tapi mom Veni juga menjadi alasan terbesarku untuk bisa sukses dan menunjukkan pada mereka semua bahwa aku bisa sukses tanpa bantuan dari Daddy. Aku ya benar akan menunjukkan pada mereka bahwa aku bisa hidup tanpa bantuan dari mereka. Terutama Daddy! Aku ingin dia tau jika aku bukan kak Johny yang selalu berlindung di balik nama besarnya. Itu janjiku!"


"Maka berjanjilah padaku untuk tidak melihat wanita lain. Jika kamu berani melakukannya maka aku akan mengadukanmu pada papi!" ancam Laura.

__ADS_1


__ADS_2