
Jeff terus saja diam karena dia tidak ingin membicarakan apa pun dengan Laura yang telah membuatnya kesal. Sejak obat tadi masuk ke dalam mulutnya dan di telan olehnya tadi.
"Apa?"
"Apa?" keduanya mengatakan hal yang sama dan serempak karena mereka sama-sama melihat satu sama lain hingga membuat mereka mengatakan hal seperti itu.
"His, kau ini. Aku tidak melihatmu,"
"Aku juga tidak mengatakan jika kamu melihatku, lalu kenapa kamu bisa mengatakan hal seperti itu?" tanya Jeff yang membuat Laura salah tingkah di buatnya.
"Ya Tuhan, aku udah ngerti dah habis pikir bisa datang ke tempat ini dan menemui pria sepertimu. Lagi pula seharusnya kamu berterima kasih padaku karena aku telah membantumu minum obat itu, jika tidak mungkin demamnya belum turun hingga saat ini." jawab Laura yang membuat Jeff terlihat kesal.
"Sekarang keluar dari kamarku karena aku ingin istirahat dan kau juga harus pulang ke rumahmu karena takut jika orang tuamu akan mencarimu nantinya. Jadi, pulang sekarang!"
"Kau mengusirku?" tanya Laura yang merasa tidak percaya bahwa dia di usir oleh Jeff seperti ini.
"Bukan aku mengusirmu, tapi kau masih menggunakan seragam seperti itu aku takut jika keluargamu mencarimu nantinya, jadi sebelum terjadi masalah lebih baik kau pulang saja dan terima kasih karena telah membantuku untuk menelan obat itu," jelas Jeff pada Laura dan membuat gadis itu mengerti lagi pula Jeff membutuhkan waktu untuk istirahat.
"Baik jika begitu, aku pulang dulu dan aku ingin aku minta maaf padamu, aku-"
__ADS_1
"Ya, aku tau. Seharusnya aku juga mau minta maaf padamu karena meninggalkan acara begitu saja. Tapi kau itu menyebalkan jadi karena aku terlalu besar maka aku pergi meninggalkanmu." ucap Jeff yang mengutarakan kekesalan hatinya terhadap gadis itu dan Laura mengerti.
"Teman?" tanya Laura yang mengulurkan tangannya untuk berjabatan tangan dengan Jeff.
Karena melihat ketulusan dari gadis itu membuat Jeff menerima uluran tangannya dan mau bersalaman.
"Teman," jawab Jeff. Akhirnya Laura berpamitan untuk pulang karena memang dia sudah selesai untuk menjenguk laki-laki itu dan dia juga merasa bahwa Jeff sudah baik-baik saja setelah minum obat tadi.
Laura berpamitan pada mom Veni Karena dia sudah selesai menjenguk Jeff. "Laura pamit Tante, makasih udah di kasih camilan, tau aja kalau Laura pulang sekolah itu lapar," ucapnya dengan lembut hingga membuat mom Veni tersenyum ketika mendengar apa yang Laura katakan.
Dia mengerti saat ini, jika gadis inilah yang disukai putranya dan dari apa yang dilihatnya Laura itu adalah gadis yang cantik dan juga baik hati. Jadi tidak ada yang harus dipermasalahkan lagi di sini karena dia menyetujuinya jika memang Jeff menyukai gadis ini.
"Iya Tante," jawab Laura yang berpamitan dan benar-benar pergi dari rumah itu. Setelah Laura pergi, mom Veni kembali melihat putranya yang masih berada di dalam kamar dan ketika mengetahui ada mom Veni masuk Jeff langsung merubah ekspresi wajahnya seperti semula. Jauh sebelum Laura datang untuk menjenguknya.
"Bagaimana? Apa sudah baikan?" tanya mom Veni sambil mengecek keadaan Putri dan Dia merasa bahwa suhu tubuhnya Jeff sudah jauh menurun dan itu berkat bantuan dari Laura tadi hingga Jeff bisa menelan obatnya.
"Aku sudah katakan jika aku baik-baik saja mom, mommy saja yang tidak percaya." gerutu Jeff pada mom Veni yang terlihat mempermainkannya seperti ini. Apalagi dengan senyumannya, itu membuat Jeff merasa di ejek oleh mommy-nya sendiri.
Jeff pergi meninggalkan mom Veni dan kembali ke atas tempat tidurnya dan mom Veni juga mengikutinya. Mom Veni terus saja mengikuti putranya karena dia ingin tahu seperti apa perasaan Jeff terhadap Laura.
__ADS_1
Jeff sengaja mengalihkan pandangannya karena dia tidak ingin melihat mom Veni karena dia tahu apa yang dipikirkan ibu sambungnya itu.
"Ayo cepat katakan apakah kamu menyukai Laura atau tidak. Tapi dari apa yang mom lihat sepertinya kamu memang menyukainya, hanya saja kamu tidak berani mengatakan hal itu atau memang Laura yang tidak mengerti?" Jeff bingung apakah dia harus ceritakan semua ini atau tidak pada mom Veni karena memang dia bingung apakah dia harus menceritakannya atau tidak.
"Mom, ayolah, jangan seperti ini. Jeff tidak menyukainya," jawab Jeff karena dia masih malu untuk mengatakan semua ini pada mom Veni tentang perasaannya.
"Oh ya? apa kamu yakin tidak menyukainya? Tapi mom lihat kamu menyukainya, hanya saja mungkin kamu kurang usaha saja,"
"Usaha apa mom? Jeff sudah mengatakannya jika Jeff menyukainya, hanya saja Laura yang terlihat tidak menyukai Jeff," adunya pada sang mommy. Dia mulai menceritakan apa yang di rasakan ya terhadap Laura dan mom Veni tersenyum untuk putranya.
"Nanti mom bantu pikirkan caranya, jadi kamu tenang saja, oke." ucap mom Veni yang membuat Jeff terlihat berpikir karena dia takut jika membuat Laura semakin menjauhinya nanti.
"Sudah tenang saja, sekarang tidur dan istirahat. Besok jika kamu sudah sehat lakukan aksimu oke," ucap mom Veni lagi sebelum pergi meninggalkan putranya di dalam kamar.
Cup...
"Cepat sehat anak ganteng mommy." mom Veni mengecup kening Jeff dan membantunya untuk istirahat.
__ADS_1