
" Ada apa?" Tanya Dara pada Jordan saat melihat pria itu yang tiba-tiba langsung ingin pergi setelah mendapatkan telepon dari seseorang yang tidak diketahui olehnya.
" Sebentar saja oke. Aku akan kembali secepatnya." Ucap Jordan.
Dia mengusap pipi wanita itu sebelum pergi meninggalkannya. Baru saja kemarin dia menghadapi Antoni dan hari Jordan menghadapi masalah baru lagi.
" Hati-hati. Aku takut jika Lucas bangun dan dia akan menanyakan Papinya."
" Iya, aku akan cepat pulang dan bertemu dengan Lucas. Tolong jaga Lucas untukku sebentar saat aku di luar." Anggukan kepala dari Dara sudah menjawab semuanya.
Melihat Dara yang bisa menerima itu membuat Jordan langsung pergi.
Dia menuju rumah Dara karena di sana kembali terjadi keributan hingga membuatnya harus pergi ke sana secepatnya.
Brak!
Jordan langsung membanting untuk mobilnya begitu saja saat dia sampai di rumah Dara.
Dia sudah melihat bahwa ada beberapa orang yang membuat keributan di sini.
__ADS_1
" Ada apa ini?" Tanya Jordan langsung menghampiri para pekerjanya.
" Ini Pak, mereka datang ke sini dan membuat keributan. Mereka mengatakan bahwa mereka juga anak dari ibunya mbak Dara." Ujar sang mandor.
Dia juga sudah lelah menghadapi mereka yang memberontak di sini. Sejak tadi dia sudah berusaha untuk mengatakan pada mereka bahwa mereka tidak tahu di mana tempat tinggal Dara saat ini karena memang kenyataannya seperti itu.
Tapi tetap saja mereka terus memaksanya dan ingin meminta alamat tempat tinggal Dara saat ini dan mengatakan bahwa mereka juga memiliki hak atas rumah ini.
" Bicara denganku bukan dengan mereka. Aku bos mereka di sini jadi bicara denganku." Ucap Jordan dengan wajah sombongnya.
Jordan sangat menyukai sekali orang-orang seperti ini karena dia bisa bersikap sombong di hadapan mereka.
Menyedihkan sekali mereka-mereka ini memperebutkan harta yang tidak seberapa ini. Bahkan rumah Dara ini saja tidak semahal mobil yang di naiki olehnya. Lalu bagaimana bisa mereka memperebutkannya.
" Kemarin Antoni yang datang ke sini dan mengatakan bahwa dia memiliki hak atas rumah ini. Lalu hari ini kalian juga datang ke sini untuk meminta hak kalian atas rumah ini. Sebenarnya siapa yang pantas dan berhak atas rumah ini?" Tanya Jordan dengan raut wajahnya yang terlihat mengejek mereka yang memperebutkan hal yang tidak seberapa itu.
Rumah kotak seperti ini diperebutkan oleh banyak orang?
" Sekarang aku tanya pada kalian semua. Saat ibu kalian dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal oleh dokter aku tidak melihat kalian satupun di sana. Oh, mungkin kalian belum mengetahui kabarnya saat ibu kalian masuk ke rumah sakit. Lalu saat ibu kalian dimakamkan apa kalian juga ada di sana? tidak kawan, salah satu diantara kalian tidak berasa dan aku tidak melihat kalian di sana. Jadi bagaimana bisa anak yang tidak mengetahui dan tidak menghadiri acara pemakaman orang tuanya tanpa kabar yang jelas tiba-tiba saja datang dan mengatakan bahwa mereka berhak atas rumah yang pernah ditempati ibu mereka. Apa itu masuk akal?" Tanya Jordan.
__ADS_1
Pertanyaan yang diberikan Jordan menampar harga diri mereka hingga jatuh ke dasar jurang.
Memang benar, Jordan mengatakan hal yang sebenarnya karena dia tidak melihat salah satu dari mereka saat acara pemakaman ibunya Dara.
" Kami sedang sibuk dan kami tidak bisa menghadirinya." Jawab seorang wanita yang memakai kalung emas 2 lapis di lehernya.
Wanita itu maju ke depan Jordan seolah ditengah menantangnya saat ini.
" Oh begitu? tidak bisa menghadiri acara pemakaman orang tua kalian sendiri? aku rasa kalian masih tinggal di kota yang sama dengan ibu kalian jadi rasanya tidak mungkin jika kalian tidak bisa menghadiri acara pemakamannya bukan? satu hal lagi, soal rumah ini katakan berapa yang harus ku bayar atas uang kalian yang berada di rumah ini. Jika kalian terbukti menyumbangkan harta kalian untuk membangun rumah ini atau membelinya maka aku akan menggantinya dua kali lipat. Tapi jika tidak, aku tidak akan memberikan kalian sepeserpun dari harta ku."
" Kau terlalu sombong. Lagi pula siapa kau berani mengatakan hal seperti itu pada kami. Apa hak mu di sini?" Tanya wanita itu lagi.
" Hak, untuk saat ini aku memang tidak memiliki hak apapun atas rumah ini tapi setelah nanti aku mencapai tujuanku maka aku berhak atas tempat ini. Aku bahkan sudah membeli 3 blok rumah di sampingnya untuk membangun rumah ini menjadi rumah yang jauh lebih mewah. Aku tidak akan membiarkan Dara tinggal di tempat yang sempit." Ucap Jordan dengan penuh kesombongan yang sangat luar biasa.
" Katakan pada kami di mana Dara!"
" Dara berada di tempat yang aman. Dia tidak perlu menghadapi orang-orang seperti kalian yang tidak ada gunanya di dunia ini."
Bersambung ❤️
__ADS_1