Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Hidup Baru Laura


__ADS_3

Laura dan Jeff di mana mereka tinggal nantinya. Apartemen yang sengaja mereka tempati atas pemberian dari dad Erlan. Awalnya mereka ingin menempati apartemen pemberian milik papinya Laura, tapi tidak jadi karena mereka ingin menghargai pemberian dad Erlan.


"Biarkan aku saja yang membereskannya. Kamu bersihkan diri saja biar aku yang membawa ini semua."


"Kita bereskan sama-sama kalau begitu. Lagi sini belum ada pembantu bukan? jadi biarkan kita bereskan bersama." ucap Laura yang yang ingin ikut membantu membereskan barang-barang mereka. Namun, Jeff kembali melarangnya dan lebih memilih untuk membersihkan diri.


"Oke, kita bergantian saja jika begitu. Kamu bersihkan saja dulu diri kamu biar aku yang memasak untuk makan malam kita. Aku sudah minta orang untuk menyiapkan bahan makanan di sini. Jadi biar aku yang memasaknya." akhirnya Laura mau untuk membersihkan dirinya sementara Jeff memasak makanan cepat saji yang tersedia di dalam kulkas mereka.


Sangking fokusnya Jeff dengan masakannya, Jeff sampai tidak sadar jika Laura sudah menunggunya sejak tadi di meja makan. Saat sadar ada Laura, Jeff ketika melihat tatapan wanita itu ke arahnya.

__ADS_1


"Hey, sejak kapan kamu berada di sini La?" tanya aja ketika melihat istrinya sedang duduk di meja makan. Sedangkan Laura sendirian yang tersenyum saja menanggapi apa yang Jeff tanyakan padanya.


"Sejak 2 menit yang lalu dan kamu masih saja fokus pada masakan. Aku tidak ingin mengganggu konsentrasi menjadi aku membiarkan saja sampai kamu selesai memasak. Lagi udah aku penasaran apa yang kamu masak hingga terlihat begitu fokus hingga tidak menyadari keberadaan aku di sini."


Jeff datang membawa pasta yang sudah jadi. Satu piring diletakkannya di depan Laura dan satu piring lagi miliknya. Dari apa yang Laura lihat pasta itu terlihat sangat lezat dan diharap memang benar-benar lezat seperti pemikirannya karena dari harum aromanya saja sudah menggugah selera.


Laura sudah langsung hendak menyantap pasta miliknya namun Jeff langsung melarang yang begitu saja dan itu membuatnya cukup kaget.


"Kamu belum berdoa. Tidak boleh makan sebelum berdoa. Kamu sendiri pernah mengatakannya padaku bahwa setiap apapun yang kita lakukan harus diberkati dengan rahmat Tuhan. Lalu kenapa kamu bisa melupakannya sekarang?" tanya Jeff pada istrinya ya sudah terlihat sangat tidak sabar untuk menyantap makan malam mereka.

__ADS_1


"Astaga, maafkan aku Tuhan. Aku sangat lapar hingga melupakanmu. Sudah cepat pimpin doanya sebelum kita makan." Laura menyuruh suaminya untuk memimpin doanya semoga mereka menyantap makanannya dan Jeff melakukannya dengan sangat baik. Dia berdoa baru setelahnya mereka makan.


Laura merasa bahagia karena dia bisa menyantap makanan sederhana seperti ini tapi terasa sangat puas karena suaminya sendiri yang memasak untuknya dan setelah mereka selesai, Jeff langsung mengambil tissu untuk memberitahukan sudut bibir istrinya yang kotor akibat bekas saus.


"Sorry," ucap Jeff ketika hendak membersihkan sudut bibir istrinya. Laura sendiri hanya bisa terpaku di tempatnya saat merasakan sudut bibirnya di bersihkan seperti itu. Bahkan dari jarak sedekat ini, Laura bisa merasakan bagaimana hembusan nafas Jeff yang menerpa wajahnya. Karena tidak ingin salah tingkah, Laura langsung mengalihkan wajahnya dan membuat suasana tiba-tiba saja tidak jadi romantis lagi akibat ulahnya.


"Hah, nafas kamu bau belum gosok gigi."


"What the hell! Are you sure I smell?" tanya Jeff yang merasa tidak percaya jika nafasnya bau seperti apa yang istrinya katakan.

__ADS_1


"Yes, im sure! Nafas kamu memang terasa bau. Sudah sana mandi, aku ayang akan membereskan bekas makan malam kita ini. Gosok gigi bersih agar tidak bau lagi!" Laura mendorong tubuh suaminya agar segera pergi untuk memberitahukan dirinya sebelum tidur.


...****************...


__ADS_2