
Mereka sudah bersiap-siap untuk melakukan perform hari ini apalagi tamu-tamu para siswa dari sekolah lain juga sudah datang memenuhi halaman sekolah jadi mereka memang sudah waktunya untuk mempertunjukkan penampilan terbaik mereka.
Sebelum naik ke atas panggung, Jeff masih sempat-sempatnya menggoda Laura yang sedang gugup.
"Hey, semua akan baik-baik saja jangan duduk seperti itu. Baru saya harus perform kamu sudah merasa gugup seperti ini lalu bagaimana jika kamu berjalan di altar nanti menuju ke arahku, mungkin kamu sudah pingsan,"
Plak!
"Dasar buaya! sudah sana naik dan berikan penampilan yang spektakuler. Aku ingin melihat seberapa besar rasa sombongmu itu!"
"Ingat janji kamu cantik!" Jeff pergi naik ke atas panggung dan sebelum dia pergi meninggalkan Laura dia masih sempat mencubit pipi gadis cantik itu hingga membuat sang pemilik raga merasa kesal dibuatnya.
Apa yang Jeff lakukan dilihat secara langsung oleh Stevan dan itu membuatnya merasa kesal. Andai saja waktu itu dia tidak gegabah maka mungkin dia masih bisa bersama Laura, tapi apa yang sudah terjadi tidak bisa diputar kembali bukan maka dia hanya bisa menerima dengan lapang dada, suatu kesalahannya dan keegoisan dirinya yang tidak bisa menahan amarah.
"Susahlah Steve, ayo kita duduk saja menikmati acara ini. Lagi pula tidak ada yang salah dengan semua itu, jadi ayo." Mereka pergi ke tempat di mana mereka harus duduk bersama siswa-siswa yang lainnya lagi.
Sedangkan Laura, sepanjang acara performnya Jeff, iya terus saja menatap ke arah pria itu yang terlihat sangat keren di atas panggung.
Laura bertepuk tangan serta memberikan semangat pada Jeff dari tempatnya saat ini.
__ADS_1
Laura sengaja memberikan kedua ibu jarinya untuk mengapresiasi penampilan Jeff yang keren, Namun, balasan dari laki-laki itu malam mmmebuat hanya terkejut bukan main.
"Love you," ucap Jeff dengan gerakan bibirnya saja dan itu di tangkap dengan jelas oleh Laura dan itu membuatnya semakin tidak percaya jika laki-laki itu bisa melakukannya.
"Astaga, benar-benar tipe buaya yang pantang menyerah. Terkadang aku heran dengan dirinya," ucap Laura yang melihat gerak-gerik Jeff yang terus saja melihat ke arahnya.
Mereka terus menikmati penampilan pentas seni yang Jeff berikan apa lagi dengan wajah tampan yaitu membuat para siswi dari sekolah lain menjadi histeris ketika melihatnya.
"Hais, kenapa mereka bisa menyukai laki-laki seperti ini. Mereka sampai berteriak seperti itu mengeluhkan namanya karena mereka tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya. Andai saja mereka mengerti dan mengetahui bagaimana sikap laki-laki itu maka mungkin mereka tidak akan histeris seperti ini. Tapi ya sudahlah, biarkan saja mereka seperti itu tapi aku tidak." ucapnya yang mencoba untuk biasa saja.
Jeff sudah selesai menampilkan penampilannya untuk siswa-siswi tersebut dan ketika dia turun dia tidak mendapatkan sepatah kata pun dari Laura.
"Tidak bisakah memberikan kepujian yang bisa membuatku bahagia? seharusnya kamu mengatakan bahwa aku itu keren bukan malah bersikap masam seperti itu." Laura hanya bisa memutar kedua bola matanya dengan malas ketika mendengar apa yang Jeff katakan. Lagi bola untuk apa lagi dia mendapatkan kata-kata pujian seperti itu darinya bukankah dia sudah mendapatkan banyak kata-kata pujian dan semangat dari para gadis-gadis yang berteriak sejak tadi. Bukankah itu sudah jauh lebih dari cukup?
"Masih kurang kah? sejak tadi aku melihat sisi-sisi itu berteriak ke arahmu dan begitu terpesona akan penampilanmu itu lalu untuk apa lagi mendapatkan ucapan dariku?" tanya Laura. Dia tidak percaya dengan Jeff yang meminta perhatian lebih darinya seperti itu.
__ADS_1
"Itu dari mereka, bukan dari kamu!"
"Lah, apa bedanya? lagi pulang menurutku itu sama saja mereka juga cantik dan-"
"Tapi tidak secantik kamu! tidak bisakah membuka matamu Laura bahwa aku ingin menyukaimu. Kau tau, ini adalah pertama kalinya aku tampil di depan banyak orang bahkan kedua orang tuaku saja pun tidak mengetahui jika aku bisa bermain musik m Karena dirimu aku mau melakukan semua ini dan tampil di depan banyak orang. Lalu apa yang kudapatkan? bahkan ucapan selamat saja pun tidak kudapatkan darimu. Sudahlah, aku sudah selesai!" Jeff pergi begitu saja meninggalkan Laura Karena dia sudah terlanjur kesal dengan gadis itu. Entah mengapa rasa sulit sekali mencari perhatian dari Laura. Banyak hal yang sudah dilakukan tetapi tidak bisa menarik perhatian dari gadis itu sama sekali.
Jeff merasa bahwa apa yang dilakukannya saat ini sia-sia saja, jadi dia pergi meninggalkannya daripada harus berada di sana dan bertahan dengan semua itu. Setidaknya dia sudah menampilkan penampilan terbaiknya yang tidak pernah ditunjukkan kepada orang lain jika dia itu bisa bermain musik.
Melihat Jeff yang pergi seperti itu membuat Laura merasa panik, apalagi penampilan lagi yaitu penampilan featuring mereka.
"Jeff, hey kamu mau ke mana?" Laura mengejar laki-laki itu dan dia kalah karena Jeff sudah pergi meninggalkan sekolah dengan mobilnya.
"Astaga, kenapa dia baper sekali? seharusnya dia tidak seperti itu." ucapnya yang mulai merasa panik karena dia tidak tahu apa yang harus dilakukannya lagi setelah ini. Di saat Laura merasa paling tiba-tiba saja Marcel datang ke arahnya dan mendorong kepalanya.
"Hey!" pekiknya dengan kencang ketika kepalanya didorong oleh Marcel seperti itu.
"Apa? aku tidak menyangka jika kau ini benar-benar bodoh dalam segala hal. Seharusnya kau tahu jika dia itu menyukaimu. Jika tidak menyukainya tidak bisa kah membuatnya senang hanya dengan kata-kata selamat atas penampilannya. Astaga, kau ini benar-benar payah Laura. Dia melakukan semua ini untukmu dan aku lihat dia itu benar-benar menyukaimu, lalu apa yang kau lakukan padanya? sudahkah kau berterima kasih dengannya? Aku rasa tidak!" ucap Marcel yang langsung pergi meninggalkan saudari sepupunya begitu saja. Bukan hanya Jeff saja yang merasa kesal, tapi dia juga merasa kesal dengan sikap Laura yang seperti itu.
"Hey, kenapa kalian semua pergi? apa salahku?" tanya Laura yang masih belum paham dengan kesalahan yang telah diperbuatnya. Dia mulai panik yang tidak tahu harus melakukan apalagi setelah ini karena perform sudah akan dimulai lagi sebentar lagi. Apa dia harus mengambil rencana cadangan dengan tampil sendirian tanpa Jeff bersamanya?
__ADS_1
"Hais, aku harus menyelesaikan semua ini sendirian tanpa bantuannya dan setelah ini nanti aku akan bicara padanya," akhirnya Laura memilih untuk menyelesaikan semua ini sendirian dan nantinya dia baru akan bicara dengan Jeff.