Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Heri Penikahan


__ADS_3

Hari ini adalah hari pernikahan Lucas dan juga Dahlia. Pagi tadi, setelah mengucapkan ijab kabul dengan begitu lancar, Lucas dan Dahlia, kini sudah sah menjadi pasangan suami istri.


Seperti saat ini, Lucas dan Dahlia menyerahkan seserahan atas pelanggan untuk sang kakak dan betapa kagetnya Farid ketika mendapatkan Hadian pelangkahan dari adik iparnya.


"Lucas, ini terlalu berlebihan. Aku tidak terlalu membutuhkan mobil seperti ini." Farid menolak hadiah yang telah Lucas berikan padanya. Entah mengapa dia merasa tidak enak ketika menerima hadiah itu. Menurutnya apa yang mereka berikan padanya terlalu berlebihan dan dia tidak pantas mendapatkan semua ini.


"Tidak apa-apa kak, kami memang memberikan ini untuk kakak, agar kakak tidak naik motor lagi saat mengajar di sekolah." jelas Lucas. Sebenarnya Dahlia juga tidak mengetahui jika dia akan memberikan satu buah mobil untuk kakak iparnya. Walau menurutnya itu mobil biasa tapi bagi keluarga Dahlia itu mobil yang mewah. Satu buah SUV berwarna putih, sungguh sangat gagah sekali untuk Farid.


"Jika begitu terima kasih Lucas." ucap Farid yang berterima kasih pada adik iparnya itu. Mereka kembali melanjutkan acara dengan berfoto keluarga. bahkan ada acara tersebut keluarga Dahlia melarang para tetangganya untuk membawa kado atau sumbangan apapun karena mereka memang tidak menerima jasanya. Terlebih lagi keluarga dari Lucas mengatakan bahwa mereka mengadakan pesta ini hanya untuk silaturahmi antar keluarga dan para tetangga saja.



Acara berlangsung sangat meriah, apalagi dengan segala seserahan yang dibawa keluarga mempelai pria untuk mempelai wanitanya. Bagian yang lebih mengesankan lagi adalah mas kawin yang Lucas berikan terhadap Dahlia. Dahlia hanya meminta mas kawin sederhana saja semampunya Lucas untuk memberikan itu, tapi Lucas memberikan satu set perhiasan berlian dengan satu buah mobil mewah juga untuk istrinya. Luar biasa sekali memang, dan yang lebih luar biasa lagi ketika makan bersama keluarga besar. Dahlia merasa malu dengan semua ini.

__ADS_1


Acara pernikahan keduanya di adakan dengan begitu mewah dan tidak ada yang boleh datang membawa hadiah atau sumbangan apa pun karena memang mereka tidak menerima sumbangan. Begitu juga dengan keluarga besar Lucas. Para tetangga hanya di perbolehkan untuk datang dan mengucapkan selamat atas pernikahan gadis baik hati di kampung mereka, yaitu Dahlia.


"Pergilah ke kamar, adzan sudah berkumandang. Kalian bisa istirahat lebih dulu." ucap ustadz Zaki pada anak dan menantunya.


Dahlia dan Lucas di bawa ke dalam kamar milik wanita itu oleh ibu Maryam, dan saat mereka berada di dalam kamar, Dahlia merasa canggung karena ini pertama kalinya Lucas dan Dahlia berduaan di dalam kamar seperti ini.


"Dahlia," panggil Lucas pada istrinya dan Dahlia langsung menjawabnya dengan lembut hingga membuat suaminya berdebar kencang.


"Bisa aku membukanya?" tanya Lucas lagi hingga membuat Dahlia bekas berhak melihat apa yang ada dalam dirinya saat ini karena mereka sudah sah menjadi sepasang suami istri.


Mendapatkan izin dari istrinya membuat Lucas memberanikan diri untuk membuka cadar dan penutup wajah Dahlia dengan kedua tangannya. Dan saat cadar Dahlia di buka, betapa kagetnya Lucas ketika melihat wajah istrinya menggambar sangat cantik. Jika ada yang mengatakan bidadari surga itu cantik maka Lucas akan menyatakan bahwa istrinya saat ini jauh lebih cantik. Hidung mancung, bibir yang tipis Semerah Cherry, sungguh semua ini benar-benar terlihat sangat sempurna hingga membuat Lucas mengucapkan asma Allah.


"Subhanallah, cantiknya kamu Dahlia." puji Lucas karena memang istrinya terlihat sangat luar biasa cantiknya. Apalagi ketika Lucas juga membuka kerudung istrinya karena dia merasa penasaran dengan kecantikan istrinya.

__ADS_1


Rambut hitam panjang Dahlia sudah terlihat di kedua mata Lucas dan itu membuatnya meras bahagia dan sangat beruntung bisa menikahi gadis secantik Dahlia.


"Masya Allah Dahlia, cantiknya kamu sayang," ucap Lucas yang membuat Dahlia merasa malu karena dia mendapatkan kata-kata sayang seperti itu dari suaminya. Dia tidak menyangka jika suaminya bisa mengatakan hal seperti itu dan itu benar-benar membuatnya merasa tersipu malu. Sadar dengan apa yang dikatakan yang membuat Dahlia malu, Lucas pun mengakhirinya dan memberikan perintah kepada istri untuk mengambil air wudhu karena mau sudah waktunya salat Dzuhur.


"Pergilah ambil wudhu kamu sayang, kita akan sholat berjamaah nantinya." Dahlia langsung pergi ke dalam kamar mandi setelah mendengar perintah dari suaminya.


Setelah Dahlia masuk ke dalam kamar mandi, Lucas langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur milik Dahlia. Dia sudah terlihat seperti orang gila saat ini apalagi ketika mengetahui dan melihat secara langsung bagaimana cantiknya wajah dengan dia. Sungguh, Lucas benar-benar tidak menyangka jika bisa menikahi gadis seperti Dahlia yang memiliki kepribadian yang sangat luar biasa.


"Ya Allah, aku benar-benar tidak menyangka jika bisa menikahi gadis seperti Dahlia. Jika ada yang mengatakan bahwa bidadari surga itu sangat cantik maka Dahlia jauh lebih cantik ya Allah." ucapnya lagi dengan senyuman yang terus terukir di wajahnya.


"Aku sudah gila, aku benang sudah gila ketika melihat kecantikan Dahlia. Istriku sangat cantik ya Allah." ucap Lucas lagi dan lamunannya terhenti ketika mendengar suara pintu kamar mandi yang terbuka dan itu adalah Dahlia yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"Sudah, kamu bisa bergantian." Lucas pun langsung berdiri dan pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya karena mereka akan sholat berjamaah.

__ADS_1


__ADS_2