Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
Mual


__ADS_3

Dara semakin mengalami banyak kemajuan setelah mendapat terapi dari suaminya. Dia tidak lagi merasa ketakutan dengan apa yang telah terjadi.


Seperti kemarin, jangan makan tidak tidur semalaman karena dia memikirkan keadaan istrinya. Jordan takut jika Dara kembali mimpi buruk, maka dia memilih untuk tidak tidur semalaman dan menemani istrinya sambil bekerja.


Pagi ini, Jordan ya sudah terbang lebih dulu dan dia membiarkan istrinya yang masih tertidur. Sementara Jordan sendiri, terus saja menatap wajah istrinya yang tertidur dalam damainya.



"Bahkan dirimu tidak terganggu sedikitpun dengan cahaya matahari pagi sayang." Jordan mengambil cangkir kopi miliknya sambil menikmati pemandangan indah di depannya saat ini.


Tak lama setelahnya, Jordan melihat bahwa ada pergerakan dari atas tempat tidur karena istrinya mulai terganggu dan terus dengan cahaya matahari pagi yang mulai menyengat wajahnya.


Bukannya bangun, Dara malah semakin menutup wajahnya dengan selimut.


Melihat hal itu membuat Jordan semakin gemas pada istrinya hingga tanpa sadar kakinya melangkah membawanya ke arah tempat tidur mereka.

__ADS_1


"Hey, Dara sayang. Ayo bangun." ucap Jordan sambil membelai wajah sang istri dan merapikan anak rambutnya yang mulai menutupi wajah cantiknya.


"Egh..." Dara menggeliat di atas tempat tidur hingga tanpa sadar selimut yang tadinya menutupi tubuh indahnya sudah turun hingga membuat Jordan bisa melihat apa yang yang ada di balik selimut tadi.


Dara sendiri yang baru saja membuka matanya tidak sadar sama sekali jika suaminya itu tengah menatap pada kedua benda kembar kesayangannya.


Sadar akan tatapan suaminya seperti itu membuat Dara yang baru saja terbangun dari tidurnya langsung mengikuti arah pandangan Jordan dan ternyata suaminya itu telah menatap ke arah benda pribadi.


"Ahk...mesum!" teriak Dara ketika mengetahui bahwa suaminya yang menatapnya sejak tadi.


"Sayang, ayo buka selimutnya. Kamu harus mandi dan bersiap karena ini sudah siang," ucap Jordan dengan menarik selimut sang istri.


Dara sendiri hanya menurunkan selimutnya sampai sebatas bawah matanya saja yang terlihat oleh Jordan.


"Iya, tapi pergi dulu biar aku mandi. Aku tidak ingin kamu disini jadi biarkan aku pergi dan mandi." ucap Dara yang sengaja mengusir suaminya.

__ADS_1


Dia tidak ingin terlihat oleh suaminya karena di balik selimutnya tadi Data bisa melihat bahwa di bagian dadanya tadi banyak ditinggalkan bekas jejak percintaan mereka. Jika ditanya siapa pelakunya maka jawabannya adalah Jordan karena memang pria itu yang melakukannya.


"Kenapa aku harus pergi? bukankah kita sudah suami istri?" tanya jawab dengan sengaja pada istrinya karena dia tahu bahwa wanita ini pasti akan kembali ke sawah padanya.


"Ya sudah, jika kamu tidak ingin pergi maka aku tidak akan mau mandi!" ucapnya dengan ketus.


Dara hendak kembali menutupi tubuhnya dengan selimut namun Jordan langsung mengangkat tubuhnya begitu saja hingga membuat Dara menjerit dengan apa yang suaminya lakukan.


"Ahk!" teriak Dara ketika tubuhnya diangkat begitu saja oleh suaminya. Bahkan saat ini dia tidak memakai apapun di tubuhnya hingga membuat Dara semakin merasa malu.


"Ah, sayang ayo turunkan aku. Aku bisa mandi sendiri." pinta Dara pada suaminya yang terus saja menggendongnya sampai ke dalam kamar mandi.


Bahkan yang Dara tidak habis pikir lagi saat dia di letakan di dalam bathub, Dara merasa bahwa dirinya kembali hidup setelah menyentuh air pagi ini.


"Sejak kapan kamu menyiapkan airnya?" tanya Dara pada suaminya.

__ADS_1


"Aku menyiapkannya sejak tadi sayang, jadi kamu bisa mandi sekarang,"


__ADS_2