Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
Siluman Capung


__ADS_3

" Seharusnya melawannya tadi Dara. Lagi boleh kenapa kamu takut dengan siluman capung seperti itu. Tubuhnya saja sudah kurus kering seperti itu. Jika itu tadi Mami, sudah mami pukul kepalanya dengan tas kulit buaya buntung ini." Tunjuknya pada tas yang tengah dipegangnya saat ini.


Mami Sofia sudah terlanjur kesal pada calon menantunya itu yang tidak bisa melawan sama sekali.


" Dara bukan takut Mami, hanya saja kita tidak perlu meneladani wanita seperti itu. Untuk apa bicara dengannya. Lebih baik pergi dan menghindar itu jauh lebih baik. Meladeninya sama saja kita ikut tersesat dengan dirinya." Ucap Dara.


Dia tidak ingin bertemu ataupun berhubungan apapun lagi dengan Lia. Wanita itu sudah menghancurkan rumah tangganya dan Dara merasa bahwa ini adalah anugerah untuknya bisa terlepas dari suami seperti Antoni.


" Tapi seharusnya kamu bisa melawan. Setidaknya beri dia paham bahwa kamu itu bukan lagi wanita lemah yang bisa di tindasnya sesuka hati " Dara tersenyum.


Dia menggandeng lengan calon ibu mertuanya.


" Sudah lah Mi, ayo kita membawa Lucas bermain. Mami sudah mengomel sejak tad."


" Kau ini, jika aku tidak mengomel kau tidak akan paham. Seharusnya kau paham Dara."

__ADS_1


" Iya, nanti Data pahami ya Mi." Jawabnya.


Akhirnya mereka pergi ke tempat bermain anak-anak di mana Lucas bisa bermain dengan leluasa.


" Mami, ayo cepat Kuta bermain. Lucas ingin bermain di sama Mi." Ajak anak kecil itu.


Dia dia sangat bersemangat. Bukan hanya itu saja, Lucas akan terlihat begitu bahagia karena bisa ditemani bermain oleh Dara. Anak kecil itu benar-benar sudah merasa nyaman akan kehadiran sang ibu pengganti.


Begitu juga dengan Dara, dia yang begitu menantikan selama masa penikahannya bersama Antoni dulu merasa bahagia karena bisa menemani Lucas bermain seperti ini.


Seolah dia tengah merasakan bagaimana pekerjaan seorang ibu yang di sibukkan dengan urusan seperti ini.


" Lucas tidak akan jatuh karena Lucas akan melindungi mami. Lucas menjadi anak yang baik dan anak yang hebat untuk mami. Lucas berjanji bahwa Lucas akan menjadi anak yang bisa membanggakan mami. Ayo semangat mami." Entah mengapa rasanya Dara merasa tersentuh dengan perkataan Lucas yang mengatakan bahwa dia ingin membahagiakan nya.


Lucas juga ingin menjadi anak yang hebat untuknya. Apa sebegitu berartinya kah Dara untuk Lucas?

__ADS_1


Apakah dia harus mulai mencintai Jordan demi Lucas?


" Jika begitu kapan ingin mulai sekolah?" Tanya Dara.


Lucas terdiam, dia takut dengan yang namanya sekolah karena dia takut jika di katakan tidak punya ibu lagi. Trauma itu begitu mendalam hingga membuatnya takut dengan yang namanya sekolah.


" Lucas trauma dengan sekolah Dara. Dia selalu di kucilkan dan di jauhi karena tidak memiliki ibu." Ujar Mami Sofia.


Mendengar penjelasan dari calon ibu mertuanya membuat Dara merasa miris. Sakit sekali hatinya saat mendengar bahwa anak sekecil itu mendapatkan bullying dari daerah sekitarnya. Apalagi anak seusia Lucas harus mengalami trauma dengan sekolah hanya karena tidak memiliki ibu.


" Lucas takut jika mereka mengatakan Lucas tidak punya ibu?" Anak pintar itu menganggukkan kepalanya.


Tatapan polosnya membuat Dara ingin membantu anak itu agar keluar dari traumanya.


" Sekarang Lucas sudah punya mami bukan?" Lucas kembali menganggukkan kepalanya karena dia meras bahagia karena sudah memiliki Dara di dekatnya.

__ADS_1


" Jadi, maki akan mengantarkan Lucas sekolah. Mami juga akan menemani Lucas di sekolah agar tidak ada lagi yang berani mengatai Lucas tidak punya ibu."


Bersambung ❤️


__ADS_2