Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Kisahku


__ADS_3

"Aku pulang," ucap Jeff saat dia sampai di apartemen. Tadi setelah dari rumah Laura dia langsung pulang ke apartemen. Banyak hal yang ingin diceritakannya pada mom Veni. Entah mengapa rasanya berat sekali untuk pergi meninggalkan Laura walau demi cita-citanya. Tapi bagaimanapun dia tetap harus pergi karena memang itu yang harus dilakukannya. Semakin cepat dia pergi makan semakin cepat kalau dia menyelesaikan semua itu dan datang pada awal. Dia akan datang melamar Laura nanti aja kita selesai dengan semua kegiatan yang di luar sana. Saat sampai di apartemen, Jeff langsung mencari keberadaan mom Veni yang berada di dalam kamarnya.


"Mom, boleh aku masuk?" tanya Jeff pada mom Veni saat dia sudah membuka pintu kamar wanita itu. Mom Veni yang sedang sibuk membereskan barang-barangnya langsung menganggukkan kepalanya untuk memberikan izin pada Jeff masuk ke dalam kamarnya. Jika sudah seperti ini dia tahu jika putranya pasti ingin menceritakan sesuatu padanya.


"Ada apa sayang?" tanya mom Veni. Dia tau ada hal yang ingin diceritakannya karena akhir-akhir itu memang Jeff lebih sering bercerita padanya tentang kehidupannya.


"Kenapa Daddy tidak berubah sedikitpun? itu terlalu egois menurutku. Daddy tidak ingin menceraikan mom, tapi dia tersenyum menyakiti hati mom. Lalu apa yang diinginkannya?" tanya Jeff yang merasa kasihan dengan mom Veni. Entah bagaimana cara dia menyikapi semua ini dengan segala pemikirannya.


"Jangan memikirkan apa pun tentang kami berdua. Kamu hanya perlu fokus pada diri kamu sendiri dan cita-cita kamu. Mom sudah lelah dengan semua ini jadi biarkan mom hidup bahagia dengan jalan yang mom pilih saat ini. Kamu tau Jeff, sekarang mom jauh lebih tenang hidup di luar rumah bersama kamu, jadi jangan memikirkan hal itu lagi. Sudahi semua ini karena mom tidak ingin membahasnya lagi." jelas mom Veni karena dia tidak ingin membahas tentang masalah ini lagi. Kehidupannya sudah tenang dan jauh lebih nyaman setelah keluar dari rumah itu.


"Lalu Jeff? Jeff tidak bisa kuliah di luar negeri dan meninggalkan mom sendirian di Singapura nantinya. Jika bisa-"


"Tidak sayang, no! Kamu harus tetap pergi ke luar negeri dan tunjukan pada mereka jika kamu bisa. Mom tidak masalah jika tinggal di Singapura karena mom jauh lebih baik sekarang. Setidaknya kamu bisa tunjukan pada mereka jika kamu bisa melewati semua ini. Tapi ingat, jangan pernah melepaskan apa yang kamu miliki dari Daddy kamu. Bagaimana pun itu hak kamu sayang. Mom tidak ingin kamu mengalah dari Johny. Jangan pernah mengalah untuk itu sayang." jelas mom Veni. Dia tidak ingin Jeff mengalah untuk Johny dan merelakan semua harta yang daddy-nya miliki. Bagaimana pun Jeff haus tetap mempertahankan semua itu karena memang haknya.

__ADS_1


"Jeff akan lakukan demi mom jika memang itu yang mom inginkan. Jeff akan berjuang untuk membuat mom bahagia dan bangga dengan pencapaian Jeff."


"Itu bagus sayang. Sekarang mandi dan bersihkan diri kamu. Sudah sore dan kita akan makan malam di luar nantinya."


"Oke mom," jawab Jeff.


***


Sedangkan di rumahnya, Laura juga sedang bersama keluarganya saat ini. Dia berada di dalam kamar kedua orang tuanya seperti biasanya karena dia akan cerita nantinya.


"Tidak ada. Hanya ingin cerita saja," Jelas Laura. Dia datang ke kamar kedua orang tuanya karena ingin membicarakan hubungan dirinya dan juga Jeff. Bagaimana pun dia sudah merasa nyaman dengan pria itu jadi jika dia ditinggalkan nanti Laura tidak yakin dia bisa melewatinya.


"Apa?" tanya Jordan karena dia tahu banyak hal yang ingin diceritakan Laura pada mereka berdua.

__ADS_1


"Ini tentang aku dan juga Jeff. Ujian kami tinggal seminggu lagi dan setelah itu dia langsung berangkat ke Amerika. Kami akan berpisah dan untuk itu dia meminta pada Laura untuk sabar melewati ini semua. Jeff bilang dia melakukan semuanya demi cita-citanya dan juga demi Laura. Jeff ingin membuktikan pada keluarganya bahwa dia bisa sukses di luar sana tanpa bantuan dari mereka. Lebih jelasnya lagi dia ingin membalas budi atas apa yang selama ini mom Veni lakukan untuknya. Jeff bilang dia ingin membanggakan mom Veni yang ingin melihatnya sukses melebihi keluarganya. Nanti, jika Jeff pergi ke Amerika maka mom Veni akan kembali ke Singapura dan tinggal di sana." terlihat Dara mengalami nafas dengan berat karena dia tahu seperempat apa cobaan wanita itu. Dulu saja saat Antoni menyelingkuhinya dia tidak sekuat itu dan bahkan Jordan begitu banyak berjuang untuk mendapatkan hatinya. Lalu bagaimana dengan wanita itu yang bisa kuat dan tegar menghadapi masalah ini. Dia merelakan suaminya bermain di luar sana bersama wanita lain dan bahkan yang lebih parahnya lagi dia membesarkan anak suaminya dari wanita lain. Luar biasa sekali bukan?


Jika itu Dara, dia akan mengatakan bahwa dia tidak sanggup untuk semua itu. Tapi nyatanya ada seorang wanita yang begitu sanggup menahan beban hidup yang dijalaninya.


"Jadi maksud kamu bagaimana? apa kamu juga ingin ikut kuliah di luar negeri?" tanya Jordan karena dia ingin tahu bagaimana jawaban putrinya tentang semua ini.


"Laura tidak tahu. Laura tidak ingin meninggalkan mami dan papi jika kalian keberatan untuk ini."


"Bagaimana menikah muda? Kamu dan Jeff menikah muda saja."


"What?" pekik Laura ketika mendengar jawaban dari papinya. Rencananya dia hanya ingin bercerita saja tapi bagaimana bisa pria itu mengatakan padanya untuk menikah dengan Jeff. Usianya masih 17 tahun dan Jeff 18 tahun. Lalu bagaimana bisa mereka menikah.


"Kenapa terkejut? sekarang papi tanya sama kamu, apa kamu sanggup hidup di sini dan ditinggal Jeff selama 3 atau 4 tahun? Jika bisa maka lakukan. Tapi jika tidak-"

__ADS_1


"Jangan mengatakan hal yang tidak tidak sayang! Putri kita masih sangat kecil dan usianya masih 17 tahun. Itu bukan usia yang pas untuk menikah. Tidak, aku tidak akan mengizinkan untuk menikah muda karena menikah muda itu tidak mudah. Terkadang yang dewasa saya sulit untuk memahami pasangan mereka lalu bagaimana bisa Laura akan menikah muda."


"Tapi ini satu-satunya jalan untuk menyatukan mereka berdua. Menikah tidak ada salahnya, dan aku kedua anak ini bisa melewati semua bersama. Sudah, jangan terlalu banyak memikirkan hal itu lagi. Kita akan bicarakan semuanya dengan keluarga besar kita. Jika mereka semua setuju dan anak-anak setuju kenapa tidak. Bukankah halal lebih baik?" tanya Jordan yang membuat kedua wanita itu terdiam dan tidak bisa mengatakan apapun lagi setelah mendengar penjelasannya.


__ADS_2