Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Gaun pengantin


__ADS_3

Hari adalah hari di mana mereka berdua datang ke butik untuk fitting baju pengantin. Dahlia dan Lucas pergi bersama dengan Laura karena tidak mungkin mereka pergi berdua di dalam mobil. Maka dari itu Laura harus ikut bersama kakak dan calon kakak iparnya.


"Tidak bisakah menghidupkan musik saja di dalam mobil ini? sejak keluar dari rumah kak Dahlia tadi tidak ada pembicaraan apapun di dalam mobil ini, jadi bisakah kita mendengarkannya?" tanya Laura yang penasaran dengan pasangan itu.


"Terlalu banyak bicara juga tidak Laura, jadi diam saja di tempatmu dan jangan sampai mengotori mobil!" Laura hanya mencebik saja ketika mendengar apa yang kakaknya katakan. Dia tidak menyangka jika Lucas akan mengatakan hal seperti ini.


Sedangkan Dahlia sendiri juga tidak menyangka jika Lucas memiliki sikap yang sangat dingin seperti itu. Entah mengapa rasanya


"Lucas, tidak boleh bicara seperti itu dengan adik kamu," tegur Dahlia karena dia tidak ingin Lucas berbicara kasar dengan Laura. Apalagi itu adiknya sendiri. Dahlia ingin bukan hanya dengan Laura saja, dengan yang lain juga dia ingin Lucas berbicara dengan baik dan benar. Tidak kasar seperti itu.

__ADS_1


"Oh, oke iya, maafkan kakak Laura," ucap Lucas yang meminta maaf pada adiknya. Tidak ingin berbicara kasar lagi dengan mereka semua.


Mendengar kata maaf dari kakaknya membuat Laura menatap tidak percaya untuk itu. Jelas dia kaget karena semuanya tidak pernah di lakukan kakaknya.


"Hah, iya kak." jawab Laura dengan gugup. Walau Lucas sudah meminta maaf padanya, tapi tetap saja rasanya aneh.


Mereka cukup takjub ketika melihat yang datang adalah seorang wanita yang memakai cadar seperti ini dan bersama seorang pengusaha terkenal. Siapa yang tidak mengenal Lucas Brussels, jadi mereka semua menyambut kedatangan calon mempelai ke butik mereka.


"Silahkan sebelah sini mbak," sambut mereka ketika Dahlia mengucapkan salam pada mereka semua.

__ADS_1


"Ah terima kasih," jawab Dahlia. Mereka mulai memilih pakaian yang akan di gunakan Dahlia nantinya sampai pilihannya dan juga Lucas jatuh pada gaun berwarna putih yang sangat indah sekali ketika di pakai oleh Dahlia. Tapi ada satu kejadian di mana cadar Dahlia terbuka secara tidak sengaja hingga membuat Lucas berdiri mematung di tempatnya ketika dia melihat wajah cantik Dahlia untuk pertama kalinya.


"Astaghfirullah," ucap Dahlia ketika kain penutup wajahnya terbuka dan Lucas dengan cepat membantunya untuk kembali menutupnya. Bukan hanya Lucas saja yang terpesona, bahkan mereka yang menjamu Dahlia di butik serta Laura juga terpaku ketika melihat kecantikan yang Dahlia miliki. Persis seperti bidadari dengan wajah yang sangat cantik.


"Maaf, aku tidak bermaksud kurang ajar Dahlia. Aku hanya ingin membantu kamu saja," ujar Lucas karena dia takut jika Dahlia berpikir yang tidak-tidak tentangnya nanti.


"Tidak apa-apa, terima kasih karena telah membantuku." Dahlia kembali memakai cadarnya setelah di bantu oleh Lucas. Sedangkan Lucas sendiri jantungnya masih berdebat kencang karena memikirkan kecantikan milik Dahlia tadi. Sungguh benar-benar sebuah kesempurnaan yang membuatnya tidak bisa berpikir dengan baik lagi.


"Astaghfirullah, aku tidak boleh memikirkan hal seperti ini. Maafkan aku ya Allah," ucap Lucas karena dia merasa sangat berdosa sekali setelah memikirkan wajah Dahlia yang sangat cantik luar biasa.

__ADS_1


__ADS_2