Di Cerai Karena Lumpuh

Di Cerai Karena Lumpuh
S2. Bekal


__ADS_3

Jeff merasa sudah jauh lebih baik maka dari itu dia mengatakan pada mom Veni bahwa dia akan pergi ke sekolah dan pagi ini, Jeff sudah hendak berangkat ke sekolah, Namun, mom Veni menghentikannya saat itu juga


"Sayang tunggu dulu," panggil mom Veni yang menghentikan Jeff begitu saja ketika melihat putranya ingin pergi sekolah.


"Apa lagi mom? Jeff bisa terlambat jika begini terus," ucapnya pada sang mommy karena dia takut terlambat nantinya.


"Bawa ini dan berikan yang ada hatinya ini untuk Laura dan satunya untuk kamu,"


"What?" pekik Jeff ketika mengetahui bahwa dia akan membawa bekal ke sekolah. Dia tidak mungkin membawa bekal seperti itu ke sekolah. Mau di taruh di mana wajahnya jika sampai membawa bekal seperti itu.


"Iya sayang, bawa ini ke sekolah kamu dan berikan yang satu untuk Laura. Jadi ayo bawa ini semua dan hati-hati oke," akhirnya Jeff membawa kedua kotak bekal itu ke sekolah karena mom Veni yang memintanya.


Ketika sampai di sekolah, Jeff hampir saja terlambat dan dia tidak sempat memberikan bekal itu untuk Laura, jadi dia menahannya saja untuk makan siang nantinya.


Laura sendiri tersenyum tipis ketika melihat Jeff yang sudah masuk ke sekolah. Itu artinya laki-laki itu sudah sehat, terbukti dengan kehadirannya di sekolah ini.

__ADS_1


"Apa yang kau lihat?" tanya Jeff ketika melihat Laura yang terus saja menatapnya sejak tadi.


"Aku melihat seorang bayi yang sedang demam dan memakai piyama hitam, itu terlihat sangat menggemaskan sekali. Apalagi ketika dia-"


"Duduk dan berhenti bergosip!" ucap gurunya ketika dia masuk ke dalam kelas masih sja ada anak muridnya yang bergosip. Jeff sendiri langsung duduk di tempat duduknya dan mengikuti mata pelajaran menyebalkan itu walau dia juga malas untuk mendengarkan penjelasannya.


Setelah merasa bosan dengan mata pelajaran itu, akhirnya jam istirahat tiba dan saat itu juga Jeff meletakan kedua kotak bekal itu di meja belajar Laura.


"Apa ini?" tanya Laura ketika dia di berikan sebuah kotak bekal yang ada bentuk hatinya dan ketika dia membukanya, Laura terlihat sangat bahagia ketika mengetahui apa isinya.



Jeff sendiri juga langsung duduk di kursi yang berada di depan meja belajar Laura dan dia juga membuka kotak bekal miliknya.


__ADS_1


"Waw, bekal kita sama, apa kamu membelinya?" tanya Laura yang benar-benar terlihat sangat bahagia dengan bekal yang dibawa Jeff untuknya. Apalagi ketika bekal mereka sama dan hanya beda topingnya saja.


"Makan saja dan jangan banyak bicara. Lagi pula ini buatan mommy ku, jadi katakan terima kasih padanya karena nasi goreng terbaik adalah buatan tangannya." jelas Jeff pada Laura.


"Oke, nanti telpon Tante Veni ya, aku mau bilang makasih sama bekalnya. Kayaknya enak nih," Laura sudah ingin menyantap makan siangnya namun di hentikan oleh Jeff.


"Auh..." pekik Laura ketika tangannya di pukul oleh Jeff.


"Baca doa dulu dan berkati makananmu. Kau ini benar-benar ya," sindir Jeff. Karena malu, akhirnya Laura membawa doa sebelum dia makan bekal buatan mommy-nga Jeff.


Keduanya sama-sama menyantap bekal makan siang mereka yang di buat langsung oleh mom Veni.


"Ini benar-benar enak sekali, rasanya memang sangat luar biasa lezatnya," ucap Laura karena memang dia merasakan jika nasi goreng itu sangat enak.


"Aku sudah mengatakannya jika nasi goreng buatan mommy ku yang terbaik dan kau harus membayar mahal untuk ini,"

__ADS_1


"Cih, dasar perhitungan!" umpat Laura pada Jeff ketika mendengar bahwa dia harus membayar makanan itu.


__ADS_2